Pelajar di Depok Diringkus Usai Menganiaya Sahrul Maulana Hingga Tewas

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 28 Februari 2019 | 20:12 WIB
Pelajar di Depok Diringkus Usai Menganiaya Sahrul Maulana Hingga Tewas
ilustrasi jenazah

Suara.com - Seorang pelajar berinisial M (16) berhasil diringkus anggota Buru Sergap (Buser) Polsek Bojonggede. Remaja tersebut diduga merupakan pelaku penganiyaan terhadap korbanya bernama Sahrul Maulana (19), hingga tewas, pada Minggu (24/2/2019) lalu.

Kanit Reskrim Polsek Bojonggede Iptu Jajang Rahmat mengatakan pelaku diamankan di kediamannya daerah Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.

"Tempat kejadian di Kafe Neti Jalan Raya Arco, Tajur Halang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Pelaku M baru kita amankan, totalnya ada enam orang pelaku," kata Rahmat, Kamis (28/2/2019).

Rahmat menerangkan, Sahrul Maulana meninggal dunia karena mengalami penganiyaan oleh enam pelaku antara lain, DMP (16), CHM (16), VU (16), PA (16), LA (16), dan M (16). Hampir semua pelaku, kata Rahmat, merupakan warga Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok dan masih berstatus pelajar kelas 1 SMA.

Lebih jauh Rahmat mengatakan, aksi penyerangan pelaku ini berawal ketika kelompok korban terlebih dahulu menyerang kelompok pelaku di daerah Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari.

"Tak terima, kelompok pelaku menyerang secara tiba-tiba ke kelompok korban," katanya.

Setelah berselang beberapa hari, pihak kelompok pelaku mengirim pesan duel melalui Whatapps (WA) di depan Kafe Neti. Di sanalah kata dia, korban langsung dikeroyok hingga celurit menembus punggung korban hingga tembus paru-paru sampai meninggal.

Atas kejadian itu enam pelaku dikenakan Pasal 170 ayat 3 yo 351 ayat 3 jo UU Darurat No 12 tahun 1991 ancaman hukuman 17 tahun penjara.

Barang bukti yang diamankan sebilah samurai, lima celurit, dan dua unit motor Honda Supra Fit B 6547 ZEH dan Honda Supra X 125 tanpa plat nomor warna hitam.

baca juga

“Sudah enam saksi telah kita mintai keterangan dalam kasus ini” katanya.

Kapolsek Bojonggede Kompol Agus Koster Sinaga mengatakan, peristiwa tawuran terjadi ketika korban Sahrul Maulana bersama teman-temannya sedang berada depan Kafe Steak Neti.

Tiba-tiba datang para pelaku menggunakan dua sepeda motor berjumlah enam orang masing-masing langsung membawa senjata tajam langsung menyerang korban dan membacok korban dibagian tubuh belakang korban.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tega, Nurhadi Rekam Penganiayaan Balita Lalu Kirim Video ke Mantan Istri

Tega, Nurhadi Rekam Penganiayaan Balita Lalu Kirim Video ke Mantan Istri

News | Jum'at, 22 Februari 2019 | 09:40 WIB

Tanggap Banjir dan Tanah Longsor, Wawali Depok Dibantu Komunitas

Tanggap Banjir dan Tanah Longsor, Wawali Depok Dibantu Komunitas

Otomotif | Kamis, 10 Januari 2019 | 10:00 WIB

Pengakuan Mengejutkan Pengeroyok ABG hingga Tewas di Depok

Pengakuan Mengejutkan Pengeroyok ABG hingga Tewas di Depok

News | Selasa, 06 November 2018 | 13:49 WIB

Diperiksa 13 Jam, Bekas Anak Buah Nur Mahmudi Pilih Bungkam

Diperiksa 13 Jam, Bekas Anak Buah Nur Mahmudi Pilih Bungkam

News | Kamis, 13 September 2018 | 06:47 WIB

Terkini

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

Perwakilan Massa Mahasiswa Akhirnya Diterima Pimpinan DPR, Audiensi Digelar Tertutup

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:35 WIB

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

Alasan KPK Minta Tambahan Anggaran ke DPR Rp898 Miliar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:21 WIB

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Sampaikan Tiga Tuntutan di DPR, Soroti Ekonomi hingga Supremasi Sipil

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:20 WIB

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

Mahasiswa Trisakti Melawan! Tuntut MBG Dihentikan Sementara dan Evaluasi Total

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:11 WIB

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

Polda Metro Jaya Ungkap Alasan Jemput Paksa Roy Suryo dan dr Tifa

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:02 WIB

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

Pro Kontra MBG: Mahasiswa Jakarta Demo Minta Setop, Warga Jambi Minta Lanjut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:59 WIB

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:51 WIB