Sekjen FUI: Jika Salah Pilih Pemimpin di Pilpres 2019 Habislah Umat Islam

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 01 Maret 2019 | 20:59 WIB
Sekjen FUI: Jika Salah Pilih Pemimpin di Pilpres 2019 Habislah Umat Islam
Aksi apel siaga umat di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al Khathath menyebut umat Islam di Indonesia akan musnah jika salah memilih Capres dan Cawapres di Pemilu 2019. Pernyataan tersebut disampaikan Khathath saat orasi dalam aksi Apel Siaga Umat di depan kantor KPU, Jakarta Pusat.

Al-Khattath juga menyerukan kepada massa aksi untuk memilih Presiden hasil Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Itjima Ulama 2018. Secara tidak langsung, ia meminta masyarakat untuk pilih Prabowo Subianto - Sandiaga Uno pada 17 April mendatang.

"Jika salah memilih pemimpin habislah umat Islam. Karena itu pilihlah Pemimpin hasil Fatwa MUI dan Itjima Ulama" ujar Khathath saat orasi di atas mobil komando depan gedung KPU, Jumat (01/03/2019).

Khathath kemudian mengajak massa aksi untuk memutihkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mengenakan pakaian serba putih dan mengawal jalannya proses Pemilu.

Aksi apel siaga umat di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Suara.com/Fakhri Fuadi)
Aksi apel siaga umat di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Anggota Persatuan Alumni (PA) 212 itu juga menyamakan aksi yang dilakukan 1 Maret tersebut dengan serangan di Jogja melawan tentara Belanda.

Ia juga mengatakan Pemilu harus dikawal dengan semangat jihad fisabilillah agar kemenangan umat muslim tidak diserobot antek asing.

"Hari ini mengingatkan kita pada serangan umum 1 Maret di Jogja melawan belanda. Hari ini mudah-mudahan semangat kita adalah semangat jihad fisabilillah agar negara kita tidak diambil antek2 asing," kata Khathath.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telat Saat Audiensi, Komisioner KPU Minta FUI Datang Lagi Rabu Besok

Telat Saat Audiensi, Komisioner KPU Minta FUI Datang Lagi Rabu Besok

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 19:28 WIB

Masyarakat Diskusi Agama di Ruang Terbuka, Ketua KPU: Ada Bumbu Politiknya

Masyarakat Diskusi Agama di Ruang Terbuka, Ketua KPU: Ada Bumbu Politiknya

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 19:01 WIB

Minta Data WNA yang Memiliki e-KTP, KPU Surati Dukcapil

Minta Data WNA yang Memiliki e-KTP, KPU Surati Dukcapil

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 18:05 WIB

Audiensi dengan KPU, FUI Minta Pemilu Tanpa Kecurangan

Audiensi dengan KPU, FUI Minta Pemilu Tanpa Kecurangan

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 16:51 WIB

Terkini

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

Habib Rizieq Tuding 'Jenderal Baliho' Pengaruhi Prabowo Soal Yaman, Dudung: Tidak Usah Didengerin!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 07:44 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB