Aturan Belum Ada, Pemkot Depok Minta Warga Tak Gunakan Kantong Plastik

Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 01 Maret 2019 | 21:58 WIB
Aturan Belum Ada, Pemkot Depok Minta Warga Tak Gunakan Kantong Plastik
Orang membawa barang dengan kantong plastik. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Kota Depok, Jawa Barat mengimbau warganya untuk tidak mengunakan kantong plastik. Namun imbauan tersebut ternyata belum tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang pelarangan menggunakan kantong plastik.

Wali Kota Depok Mohammad Idris menjelaskan, sebenarnya Perda sampah atau pengolahan sampah di Kota Depok sudah ada. Hanya saja untuk pelarangan penggunaan kantong plastik itu belum dibuat.

"Perda pengelolaan sampah Kota Depok kita sudah punya. Kita lihat apakah direvisi atau membuat khusus perda larangan pengunaan kantong plastik tersebut. Kalau menurut saya Perda pengelolaan sampah itu direvisi, namun ditambah adanya larangan pengunaan kantong plastik. Sebab, kalau khusus menyulitkan Pemerintah Kota Depok," kata Idris, Jumat (1/3/2019).

Sementara Wakil Ketua Umum Aprindo, D Yuvlinda Susanta mendukung langkah Pemerintah Kota Depok dalam pengurangan kantong plastik di 400 ritel kurang lebih di kota tersebut.

"Langkah ini berdasarkan rekomendasi KLHK, alasanya kantong plastik berbayar ini untuk mengurangi pengunaan kantong plastik. Dan cendrung konsumen meminta lebih kantong plastik, kalau dikasih harga orang akan berpikir dua kali, dipakai atau tidak," jelas Yuvlinda.

Yuvlinda pelarangan penggunaan kantong plastik sebagai edukasi masyarakat mengurangi pengunaan sampah plastik. Atau alternatif lainya, masyarakat membawa kantong belanja yang ramah lingkungan yang bisa berkali-kali digunakan.

"Sebenarnya kita hargai kantong supaya maysarakat membawa kantong belanja sendiri, gak usah beli. Nanti kita pasang baner sosialisasi untuk membawa kantong belanja sendiri," katanya.

Masih di lokasi, Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) Kota Depok Kania Parwanti mengatakan, pengurangan kantong plastik di Kota Depok sudah dideklarasikan.

Langkah pengurangan pengunaan kantong plastik Pemerintah Depok kata Kania, tidak bisa sendiri. Maka itu Pemerintah Kota Depok merangkul dinas DLHL dan Aprindo, serta masyarakat.

"Kami merangkul Aprindo karena pengunaan kantong plastik banyak di ritel-ritel," ucapnya.

Kontributor : Supriyadi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aprindo Canangkan Kantong Plastik Tidak Gratis, YLKI: Menyesatkan

Aprindo Canangkan Kantong Plastik Tidak Gratis, YLKI: Menyesatkan

Bisnis | Jum'at, 01 Maret 2019 | 15:57 WIB

Kurangi Penggunaan Plastik, Limbahnya Bisa Bahayakan Kesehatan Lho!

Kurangi Penggunaan Plastik, Limbahnya Bisa Bahayakan Kesehatan Lho!

Health | Rabu, 16 Januari 2019 | 19:05 WIB

Denda Rp 25 Juta Tak Masuk Akal, Larangan Penggunaan Plastik Dikaji Ulang

Denda Rp 25 Juta Tak Masuk Akal, Larangan Penggunaan Plastik Dikaji Ulang

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 11:04 WIB

Terkini

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:37 WIB

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:51 WIB

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:50 WIB

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:57 WIB

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:50 WIB

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:36 WIB

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:04 WIB

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:56 WIB

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:00 WIB