Tanggapi Surat Penolakan Pondok Buntet, Fadli Zon Mengaku Heran

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Sabtu, 02 Maret 2019 | 16:11 WIB
Tanggapi Surat Penolakan Pondok Buntet, Fadli Zon Mengaku Heran
Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Fadli Zon. [Suara.com/Ria Rizki]

Suara.com - Beredarnya surat yang menyatakan penolakan kedatangan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Cirebon, Jawa Barat, ditanggapi Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Fadli Zon.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut mengaku heran dengan adanya surat penolakan tersebut, karena Sandiaga sama sekali tidak memiliki rencana untuk mengunjungi pondok pesantren tersebut.

"Saya sudah dengar penjelasan dan mendapat pesan itu dan pak Sandiaga sudah jawab memang tidak ada rencana untuk ke ponpes di Cirebon itu, jadi bagaimana mau ditolak padahal tidak ada rencana gitu," kata Fadli di Sekretariat Nasional (Seknas) Prabowo - Sandiaga, Jalan HOS Cokroaminoto, Jakarta Pusat, Sabtu (2/3/2019).

Dalam surat pernyataan penolakan itu disebutkan alasannya penolakan kedatangan Sandiaga, karena mayoritas masyarakat Pondok Buntet sudah menyatakan dukungannya untuk Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin.

Menanggapi hal tersebut, Fadli mengaku memahami latar belakang surat penolakan tersebut. Namun, ia meyakini suara masyarakat saat ini lebih banyak untuk memilih Prabowo - Sandiaga pada Pilpres 2019.

"Jadi ada yang memilih 01, ada yang memilih 02, dan itu hak setiap masyarakat. Kami yakin yang memilih 02 akan jauh lebih besar," katanya.

Sebelumnya, Surat penolakan kedatangan cawapres nomor urut 02 dibuat pada tanggal 28 Februari 2019 dan ditandatangani pimpinan Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Buntet Pesantren Cirebon, KH Adib Rofiuddin.

Dalam surat tersebut, tertulis empat poin yang disampaikan sebagai respon kedatangan Sandiaga ke Pondok Buntet Pesantren.

1. Menolak kedatangan Sandiaga Uno ke Pondok Buntet Pesantren, karena berpotensi memicu kerawan sosial.

baca juga

2. Kami segenap keluarga besar Pondok Buntet Pesantren telah sepakat untuk mendukung pasangan Capres - Cawapres nomor urut 01 Ir H Joko Widodo - Prof KH Maruf Amin.

3. Menghimbau kepada seluruh warga Pondok Buntet Pesantren agar turut serta menjaga marwah dan martabat Pondok Buntet Pesantren sebagai pesantren yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama.

4. Meminta kepada pihak Polres Kabupaten Cirebon untuk tidak memberikan izin kepada Sandiaga Uno dan Tim Suksesnya untuk memasuki wilayah Pondok Buntet Pesantren sebagai antisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PPP Sebut Pendukung Prabowo - Sandiaga di NTB Terus Berkurang

PPP Sebut Pendukung Prabowo - Sandiaga di NTB Terus Berkurang

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 00:05 WIB

Keluarga Sandiaga Dukung Jokowi - Ma'ruf, TKN: Pilihan Tepat

Keluarga Sandiaga Dukung Jokowi - Ma'ruf, TKN: Pilihan Tepat

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 19:50 WIB

Jadi Pendukung Jokowi, Kunjungan Sandiaga Ditolak Ponpes di Cirebon

Jadi Pendukung Jokowi, Kunjungan Sandiaga Ditolak Ponpes di Cirebon

News | Jum'at, 01 Maret 2019 | 19:27 WIB

Ma'ruf Amin Tuding Sandiaga Contek Idenya soal Wisata Halal di Bali

Ma'ruf Amin Tuding Sandiaga Contek Idenya soal Wisata Halal di Bali

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 18:22 WIB

Jatuh Sakit, Sandiaga Mau Ajak Zulhas Lari Pagi Rutin

Jatuh Sakit, Sandiaga Mau Ajak Zulhas Lari Pagi Rutin

News | Kamis, 28 Februari 2019 | 19:24 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×