PKS Sebut Tukang Las di Gunungkidul Layak Jadi Caleg

Bangun Santoso

Minggu, 03 Maret 2019 | 08:15 WIB
PKS Sebut Tukang Las di Gunungkidul Layak Jadi Caleg
Ihsan Lahardi, tukang las di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, jadi Caleg untuk DPRD setempat dari PKS. [Suara.com/Sri Handayani]

Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Gunungkidul, Ari Siswanto, menilai tukang las di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang bernama Ihsan layak menjadi calon anggota legislatif atau caleg.

Selain sebagai kader lama, Ihsan juga dinilai telah banyak berjuang untuk PKS. Terutama di Dewan Pimpinan Cabang atau DPC PKS Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul.

"Pak Ihsan Lahardi itu selain beliau tukang las, di sisi lain kan beliau itu kader lama. Banyak berjuang untuk DPC Panggang, sehingga beliau layak untuk kita caleg-kan," kata Ari ketika dihubungi wartawan, Minggu (3/3/2019).

Menurut Ari, kondisi ekonomi Ihsan yang cukup sulit tak menjadi masalah bagi PKS. Partai berlambang padi dan bulan sabit itu memberikan bantuan dana. Mulai dari pencetakan stiker, kunjungan, hingga pembiayaan saksi-saksi. Tak hanya Ihsan, semua caleg PKS diperlakukan sama.

"Intinya kalau kami mencoba meyakinkan pak Ihsan, beliau punya peluang yang sama dengan yang lain. Kapasitas beliau sebagai tukang las itu saya kira tidak jadi hambatan untuk melenggang di Kantor DPRD, dan itu sangat terbuka," ujar Ari.

Keberadaan Ihsan sebagai pendatang juga tak menjadi masalah. Ia telah tinggal selama 20 tahun di Gunungkidul dan beridentitas sebagai warga wilayah tersebut. Bahkan Ihsan telah diakui sebagai tokoh lokal. Jaringan keluarga istrinya yang asli Gunungkidul, Tupilah, juga bisa digerakkan. Ihsan juga dinilai telah memiliki jaringan di kalangan tukang las di wilayahnya.

Kapasitas keagamaan juga menjadi penilaian partai berbasis Islam tersebut. Ihsan dinilai memiliki kemampuan membaca Alquran (qiroah) yang baik. Ia juga sering mengisi pengajian di berbagai wilayah.

"Ketokohan beliau itu memang layak walaupun memang kita kompetitif sekali, di Dapil 5 kan hampir kekuatannya itu sama. Tidak ada yang paling menonjol, tidak ada yang paling rendah," ujarnya lagi.

Ari mendukung langkah Ihsan yang melakukan kampanye dari pintu ke pintu. Sebagai caleg baru, hal ini penting dilakukan untuk membentuk opini publik dan membuatnya lebih dikenal. Ihsan diharapkan akan mampu mendukung Dapil 5 mencapai target dua kursi dari total sembilan kursi yang diperebutkan.

baca juga

Kontributor : Sri Handayani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sabtu Malam, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas sampai 1,3 Kilometer

Sabtu Malam, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas sampai 1,3 Kilometer

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 00:07 WIB

Siasat Kampanye Tukang Las yang Jadi Caleg Pemilu 2019 di Gunungkidul

Siasat Kampanye Tukang Las yang Jadi Caleg Pemilu 2019 di Gunungkidul

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 02:05 WIB

Perjalanan Politik Tukang Las di Gunungkidul Jadi Caleg PKS

Perjalanan Politik Tukang Las di Gunungkidul Jadi Caleg PKS

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 20:00 WIB

Modal Semangat, Tukang Las di Gunungkidul Maju Jadi Caleg

Modal Semangat, Tukang Las di Gunungkidul Maju Jadi Caleg

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 19:00 WIB

Di Yogyakarta, Terjadi High Demand untuk New Toyota Veloz!

Di Yogyakarta, Terjadi High Demand untuk New Toyota Veloz!

Otomotif | Jum'at, 01 Maret 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:53 WIB

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:52 WIB

'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur

'Hanya Saya yang Berani Ngomong!' Cak Imin Sebut PBNU Periode Ini Paling Gagal dan Mundur

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:36 WIB

Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko

Buron Sejak 2025, Bos Kresna Life Michael Steven Akhirnya Diringkus di Maroko

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:33 WIB

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

Arahan Zulhas: Sekolah Elit Tak Perlu MBG, Fokus ke yang Benar-Benar Butuh

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:30 WIB

Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor

Akademisi UI Soroti Penangkapan Dokter Tifa, Sebut Ada Sinyal Intimidasi ke Rektor

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:25 WIB

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

Megawati, Sinta Wahid, hingga Romo Magnis Berkumpul di Menteng, Ada Apa?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:07 WIB

Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas

Viral Ajudan Danrem Lari Tanpa BIB di Jogja Marathon, Korem 072 Sebut Nomor Diduga Terlepas

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:58 WIB

Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027

Biar Tak Bolak-balik, Banggar DPR Langsung Getok Persetujuan Pagu Anggaran 7 Kemenko untuk 2027

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:58 WIB

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

Respon Cepat Aduan, Kemnaker Pastikan Aturan Outsourcing 2026 Bakal Direvisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:36 WIB