Sabtu Malam, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas sampai 1,3 Kilometer

Reza Gunadha

Minggu, 03 Maret 2019 | 00:07 WIB
Sabtu Malam, Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas sampai 1,3 Kilometer
Abu vulkanik terpantau bergerak ke arah barat, diamati dari Pos Ngepos Srumbung, Sabtu (2/3/2019) pagi. [Dok. Media Center BPPTKG]

Suara.com - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi menyebutkan Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran pada Sabtu (2/3/2019) malam.

Melalui akun twitter, BPPTKG menyebutkan luncuran awan panas itu terjadi pada pukul 20.45 WIB, dengan jarak luncur 1.350 meter mengarah ke Kali Gendol.

Sebelumnya, pada 2 Maret 2019 sejak pukul 00.00-18.00 WIB, BPPTKG mencatat 9 kali awan panas guguran keluar dari Gunung Merapi. Jarak luncur maksimum 2000 meter ke arah Kali Gendol.

Berdasarkan pengamatan BPPTKG dari Pos Pengamatan Gunung Merapi (PGM) Kaliurang, Sabtu malam, dilaporkan visual gunung teraktif di Indonesia itu berkabut.

Angin di gunung tersebut bertiup tenang dengan suhu udara mencapai 23,2 derajat Celcius, kelembapan udara 83 persen RH, dan tekanan udara hingga 916,0 hpa.

Menurut analisis morfologi kubah lava Gunung Merapi yang terakhir dirilis BPPTKG, volume kubah lava gunung api itu mencapai 461.000 meter kubik, dengan laju pertumbuhan 1.300 meter kubik per hari.

Kubah lava masih stabil dengan laju pertumbuhan masih rendah, rata-rata kurang dari 20.000 meter kubik per hari.

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada, dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

baca juga

Sehubungan dengan kejadian guguran awan panas guguran dengan jarak luncurnya semakin jauh, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Warga di kawasan itu juga diminta mewaspadai bahaya lahar hujan, terutama saat terjadi hujan di sekitar puncak Gunung Merapi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Modal Semangat, Tukang Las di Gunungkidul Maju Jadi Caleg

Modal Semangat, Tukang Las di Gunungkidul Maju Jadi Caleg

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 19:00 WIB

Pasca Guguran Awan Panas, Beberapa Lokasi Terkena Hujan Abu Gunung Merapi

Pasca Guguran Awan Panas, Beberapa Lokasi Terkena Hujan Abu Gunung Merapi

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 10:45 WIB

Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer, Warga Diminta Waspada

Merapi Semburkan Awan Panas Sejauh 2 Kilometer, Warga Diminta Waspada

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 10:22 WIB

Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Berpotensi Hujan Abu

Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 2 Km, Berpotensi Hujan Abu

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 07:08 WIB

Di Yogyakarta, Terjadi High Demand untuk New Toyota Veloz!

Di Yogyakarta, Terjadi High Demand untuk New Toyota Veloz!

Otomotif | Jum'at, 01 Maret 2019 | 21:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×