PKS Bantah Emak-emak Kampanye Hitam Terhadap Jokowi Seorang Kader

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Rabu, 06 Maret 2019 | 12:25 WIB
PKS Bantah Emak-emak Kampanye Hitam Terhadap Jokowi Seorang Kader
Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera atau PKS membantah emak-emak kampanye hitam yang terekam kamera video mendiskreditkan Capres Joko Widodo atau Jokowi ialah kader PKS. Bantahan itu juga sekaligus menjawab pakaian yang digunakan emak-emak tersebut yang mirip dengan logo PKS.

Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan ibu-ibu tengah berbicara layaknya seseorang yang tengah berkampanye. Dari warna pakaian yang digunakan ibu-ibu itu, terlihat seperti kader PKS.

Ketua Advokasi DPP PKS Agus Otto menegaskan, bahwa ibu-ibu tersebut tidak terdaftar sebagai kader PKS.

"Itu bukan kader PKS," kata Agus kepada Suara.com, Rabu (6/3/2019).

Dalam video berdurasi 45 detik itu, ibu-ibu tersebut terlihat mengenakan pakaian seperti seragam PKS. Hal itu diperkuat dengan logo yang terdapat dalam pakaian ibu-ibu itu seperti logo PKS.

Saat dikonfirmasi, Agus menyatakan, jika pakaian yang digunakan ibu-ibu tersebut bukanlah seragam yang biasa digunakan oleh kader PKS.

Meskipun PKS telah memberikan bantahan, namun pengguna media sosial banyak yang berasumsi jika ibu-ibu itu merupakan kader PKS.

Menanggapi hal itu, Agus tidak berkomentar banyak.

"Itu bukan seragam PKS. Asumsi tidak bisa dijadikan dasar," tegas dia.

baca juga

Untuk diketahui, video amatir yang merekam adegan ibu-ibu berpakaian beratribut mirip lambang salah satu partai politik, tengah berkampanye ke rumah warga viral di media sosial pada Selasa (5/2/2019).

Dalam video tersebut, tampak emak-emak menyebut Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Ma'ruf Amin akan menghapus mata pelajaran ilmu agama di sekolah-sekolah kalau mereka menang Pilpres 2019.

Video itu sendiri tampak direkam secara sembunyi-sembunyi. Dalam video tersebut, emak-emak itu sedang menjelaskan layaknya seseorang yang tengah berkampanye.

"Bukannya kita mau ini... Kita kan kalau memilih Prabowo itu kan kita pikirkan nasib agama kita, anak-anak kita, walaupun kita yang tidak menikmati, tapi besok 5 tahun 10 tahun mendatang," ujar emak-emak itu dalam video tersebut.

Kemudian dirinya mengatakan, apabila Jokowi - Ma'ruf Amin terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, banyak program yang malah merugikan umat Islam, terutama generasi muda.

"Apakah kita mau kalau pendidikan agama di sekolah dihapuskan oleh Jokowi bersama ini... itu kan salah satunya programnya mereka," ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: PKS Canangkan 1 Maret Hari Poligami Nasional, Benarkah?

CEK FAKTA: PKS Canangkan 1 Maret Hari Poligami Nasional, Benarkah?

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 11:25 WIB

Ternyata, Fransisca Santa Clause Pernah Bikin Geger Wisuda UGM

Ternyata, Fransisca Santa Clause Pernah Bikin Geger Wisuda UGM

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 13:27 WIB

Mengenal Lebih Dalam Fransisca Santa Clause, Caleg PKS Viral karena Nama

Mengenal Lebih Dalam Fransisca Santa Clause, Caleg PKS Viral karena Nama

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 13:08 WIB

PKS dan Gerindra Sudah Sepakat, HNW: Bola Panas Cawagub DKI Ada di Anies

PKS dan Gerindra Sudah Sepakat, HNW: Bola Panas Cawagub DKI Ada di Anies

News | Senin, 04 Maret 2019 | 16:08 WIB

Disebut Lebih Dekat ke Jokowi, PKS: Sikap Kami Sudah Jelas

Disebut Lebih Dekat ke Jokowi, PKS: Sikap Kami Sudah Jelas

News | Senin, 04 Maret 2019 | 11:50 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×