Cinta Terlarang Peracik Sianida, Bunuh Suami Setelah Sebulan Berselingkuh

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 06 Maret 2019 | 13:03 WIB
Cinta Terlarang Peracik Sianida, Bunuh Suami Setelah Sebulan Berselingkuh
Persekongkolan perempuan berinisial IS (40) dan lelaki selingkuhannya SU (40) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, untuk menghabisi nyawa sang suami Mistoyo akhirnya terbongkar. [Beritajatim]

Suara.com - Meski baru satu bulan menjalin perselingkuhan, perempuan berinisial IS (40) lebih memilih bersama kekasih gelapnya berinisial SU (40) ketimbang suaminya, Mistoyo (45). Bahkan, IS mau menuruti perintah SU untuk membunuh suaminya dengan racun sianida.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Tego S. Marwoto menceritakan kisah perselingkuhan berawal ketika SU berkenalan dengan IS yang sedang bermain ke rumah saudaranya.

"Mereka berkenalan saat IS main ke rumah saudaranya di Talango. Saat itu tetangga SU mengenalkan IS ke SU. Kemudian SU meminta nomor HP IS, dan hubungan mereka berlanjut,” kata Tego seperti dikutip Beritajatim.com, Rabu (6/3/2019).

Meski baru berjalan 1 bulan, namun api asmara tampaknya telah membakar mereka berdua. Bahkan mereka mengaku sudah pernah melakukan hubungan intim 1 kali di rumah IS.

“IS dan SU ini sama-sama sudah berkeluarga dan punya anak. SU punya anak satu, berumur 15 tahun,” ujar Tego.

Meski tercatat sebagai warga Talango, namun sehari-harinya, SU tinggal di Cipondoh, Tangerang. Ia membuka toko sembako di situ. SU tinggal bersama istri dan anaknya.

“Perselingkuhan antara IS dan SU tetap berlanjut, meski mereka tinggal berjauhan. Bahkan mereka berdua sepakat untuk membunuh Mistoyo, suami IS, yang dianggap sebagai penghalang cinta mereka,” ucap Tego.

Kisah cinta terlarang itupun berakhir di penjara. IS dan SU sama-sama harus mendekam di tahanan Mapolres Sumenep, dengan dugaan melakukan pembunuhan berencana.

“Mereka sama-sama dijerat pasal 338 subsider 340 KUHP, dengan ancaman pidana mati, atau seumur hidup, atau hukuman penjara 20 tahun,” terangnya.

baca juga

Diketahui, Mistoyo, warga Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep ditemukan tewas pada 13 Desember 2018 lalu. Mistoyo pertama kali ditemukan Hasiatun, anaknya, dalam kondisi kejang-kejang dan tidak sadarkan diri. Hosiatun yang melihat ayahnya kejang-kejang, langsung berteriak memanggil Haris, yang masih saudaranya. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Batang-batang menggunakan mobil milik Haris. Namun nyawa korban tidak tertolong.

Di hadapan penyidik, IS akhirnya mengakui perbuatannya, bahwa dialah yang membubuhkan racun sianida ke minuman suaminya. Saat itu suaminya meminta dibuatkan minuman berupa susu, fanta merah, dan telur. IS kemudian membubuhkan sianida, kemudian mengaduknya, dan menyajikan pada suaminya.

Sumber: Beritajatim.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Besok Jalani Rehab, Polisi Serahkan Andi Arief ke BNN

Besok Jalani Rehab, Polisi Serahkan Andi Arief ke BNN

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 22:20 WIB

Eljon Manik, Tewas di Tempat Sampah Gara-gara Kumpul Kebo

Eljon Manik, Tewas di Tempat Sampah Gara-gara Kumpul Kebo

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 18:40 WIB

Minta Direhab, Demokrat: Andi Arief Pengguna, Tak Ada Kaitan Mafia Narkoba

Minta Direhab, Demokrat: Andi Arief Pengguna, Tak Ada Kaitan Mafia Narkoba

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 16:57 WIB

Modus Dibantu Jadi Kaya, Keluarga Miskin Tumbalkan Anak buat Dukun Cabul

Modus Dibantu Jadi Kaya, Keluarga Miskin Tumbalkan Anak buat Dukun Cabul

News | Selasa, 05 Maret 2019 | 16:14 WIB

Wajah Diedit Jadi Bintang Porno, Sopir Pemeras Anak-anak Dibekuk Polisi

Wajah Diedit Jadi Bintang Porno, Sopir Pemeras Anak-anak Dibekuk Polisi

News | Senin, 04 Maret 2019 | 21:26 WIB

Terkini

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:42 WIB

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:31 WIB

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:10 WIB