Banjir di Ponorogo, Paksa Ratusan Warga Mengungsi

Chandra Iswinarno | Suara.com

Kamis, 07 Maret 2019 | 14:09 WIB
Banjir di Ponorogo, Paksa Ratusan Warga Mengungsi
Petugas BPBD Ponorogo siapkan perahu karet untuk evakuasi warga di Jenes, Ponorogo. [TIMES Indonesia]

Suara.com - Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menyebabkan jalan utama di kota tersebut ditutup.

Bahkan, banjir akibat luapan air Sungai Paju yang masih merendam sejumlah kawasan permukiman, memaksa warga mengungsi ke tempat yang aman.

Proses evakuasi terhadap warga terdampak banjir, dilakukan gabungan petugas dan relawan dari BPBD, Banser NU dan Pemuda Muhammadiyah menggunakan perahu karet.

Petugas gabungan tersebut menyisir rumah-rumah yang tergenang guna menjemput warga untuk diajak mengungsi.

Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ponorogo, setidaknya 10 kecamatan terdampak banjir.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Ponorogo Imam Basori mengatakan ada dua lokasi pengungsian yang disediakan BPBD Ponorogo, yakni Masjid Agung Ponorogo dan Pendapa Kabupaten Ponorogo.

Lebih lanjut, Imam mengemukakan dari data sementara, jumlah pengungsi di Masjid Agung ada 429 orang. Dengan rincian 105 laki-laki dan 324 perempuan. Di antaranya terdapat 35 balita dan 14 lansia.

Sementara itu, pengungsi yang berada di Pendapa Kabupaten Ponorogo sebanyak 20 orang, dengan rincian 12 perempuan dan 8 laki-laki, 2 di antaranya balita.

"Itu masih data jam 06.00 WIB. Dan ini masih berpotensi bertambah. Kami masih menyisir," kata Imam, Kamis (7/3/2019).

Banjir di Ponorogo diakibatkan tingginya curah hujan yang mengguyur sejak Rabu (6/3/2019) malam hingga dini hari. Air mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 23.00 WIB dan ketinggian air mencapai satu meter di lokasi yang terdampak paling parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banjir Bandang Terjang Madiun, Ratusan Warga Mengungsi

Banjir Bandang Terjang Madiun, Ratusan Warga Mengungsi

News | Rabu, 06 Maret 2019 | 12:24 WIB

Duduki Alquran, Ma Abud Sempat Ajak Ngobrol Anak Sekolah di Masjid Agung

Duduki Alquran, Ma Abud Sempat Ajak Ngobrol Anak Sekolah di Masjid Agung

News | Kamis, 17 Januari 2019 | 16:50 WIB

Tanah di Ancol Amblas, 6 KK Diungsikan

Tanah di Ancol Amblas, 6 KK Diungsikan

News | Senin, 19 November 2018 | 15:16 WIB

Kawasan Jabodetabekpunjur Terbesar Kedua di Dunia Setelah Tokyo

Kawasan Jabodetabekpunjur Terbesar Kedua di Dunia Setelah Tokyo

Bisnis | Selasa, 17 April 2018 | 09:13 WIB

Pemerintah Gelar Program Kota Tanpa Kumuh di 11.067 Kelurahan

Pemerintah Gelar Program Kota Tanpa Kumuh di 11.067 Kelurahan

Bisnis | Jum'at, 30 Juni 2017 | 19:14 WIB

Terkini

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

10 Fakta Ilmuwan Nuklir AS yang Tewas Misterius: Raib saat Mendaki hingga Konspirasi UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:08 WIB

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

Menggugat Algoritma, Prof Harris Arthur: Hukum Harus Lampaui Dogmatisme Klasik

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:07 WIB

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

Dipolisikan karena Tuduhan Penistaan Agama, JK: Ceramah di UGM Adalah Tentang Perdamaian

News | Sabtu, 18 April 2026 | 18:06 WIB

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

Tepis Tudingan Penistaan Agama, JK Putar Video Konflik Poso dan Maluku: Itu Sejarah Kekejaman

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:52 WIB

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

Kontraktor Nuklir AS Hilang Tanpa Jejak, Publik Tuding Negara Pelakunya

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:38 WIB

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:24 WIB

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

Misteri Tewasnya 11 Ilmuwan Nuklir AS, Trump Berharap Kebetulan, FBI Bongkar Fakta Ini

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:16 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Lebanon, Kemlu: Semua Pihak Harus Menahan Diri

News | Sabtu, 18 April 2026 | 17:12 WIB

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:56 WIB

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

Bukan karena Iran dan AS Damai, Ini Sebab Selat Hormuz Dibuka Kembali

News | Sabtu, 18 April 2026 | 15:54 WIB