Empat Kecamatan di Gunung Kidul Diterjang Banjir dan Tanah Longsor

Dwi Bowo Raharjo

Sabtu, 09 Maret 2019 | 10:48 WIB
Empat Kecamatan di Gunung Kidul Diterjang Banjir dan Tanah Longsor
Ilustrasi banjir. [Antara]

Suara.com - Banjir dan tanah longsor terjadi di empat kabupaten di Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penyebabnya karena hujan deras dengan durasi cukup lama mengguyur daerah tersebut pada Rabu (6/3) hingga Kamis (7/3).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunung Kidul, Edi Basuki mengatakan banjir dan tanah longsor terjadi di Kecamatan Gedangsari, Nglipar, Semin, dan Ngawen. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir dan tanah longsor yang menerjang empat kecamatan tersebut.

BPBD mengimbau kepada warga di sekitar aliran Sungai Oya untuk selalu memantau perkembangan debit air.

"Hal ini diharapkan menjadi perhatian serius, sebab Sungai Oya saat ini menjadi sungai rawan banjir di Gunung Kidul. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi," kata Edi seperti dilansir Antara, Sabtu (9/3/2019).

Edi menerangkan, berdasarkan laporan yang masuk ke BPBD Gunung Kidul, ada 104 Kepala Keluarga (KK) di empat kecamatan terdampak longsor dan banjir. Rincian tanah longsor terjadi di 27 titik sedangkan 63 rumah yang terendam banjir.

Puluhan rumah tersebut diantaranya tergenang banjir. Sebagian yang lain tergenang luapan sungai Oya.

Rumah yang terkena luapan Sungai Oya paling banyak terjadi di Kecamatan Ngawen. Dikarenakan rumah-rumah tersebut berada tidak jauh dari bantaran Sungai Oya. Sementara rumah yang tergenang banjir lebih banyak terjadi di Kecamatan Semin dan Nglipar.

Akibat banjir dan longsor tersebut ada sebanyak kurang lebih 60 KK mengungsi. Sementara di Padukuhan Krinjing, Desa Mertelu Kecamatan Gedangsari, satu ekor sapi dan 13 ekor ayam milik salah satu warga bernama Sumpono dinyatakan hanyut terbawa luapan sungai.

Selain mengungsi di balai padukuhan, rumah, dan toko, para warga atau korban terdampak banjir dan tanah longsor mengungsi di rumah warga yang terdekat. Hingga kini BPBD bersama petugas gabungan masih terus melakukan pendataan di empat kecamatan terdampak.

baca juga

Wakil Bupati Gunung Kidul, Immawan Wahyudi bersama Kepala Pelaksana BPBD turun langsung ke lapangan melakukan pemantauan dampak longsor dan banjir di empat kecamatan terdampak.

"Awalnya menolak untuk direlokasi, Kemarin satu persatu warga terdampak saya datangi, dan berbicara dengan mereka. Akhirnya mau direlokasi," kata Immawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

15 Kabupaten di Jatim Terendam Banjir, BPBD: Madiun Paling Parah

15 Kabupaten di Jatim Terendam Banjir, BPBD: Madiun Paling Parah

News | Kamis, 07 Maret 2019 | 15:56 WIB

Perjalanan Politik Tukang Las di Gunungkidul Jadi Caleg PKS

Perjalanan Politik Tukang Las di Gunungkidul Jadi Caleg PKS

News | Sabtu, 02 Maret 2019 | 20:00 WIB

Hore! Gunung Kidul Bakal Ada Wifi Gratis

Hore! Gunung Kidul Bakal Ada Wifi Gratis

Tekno | Rabu, 13 Februari 2019 | 11:00 WIB

Balita Tewas Tertimpa Longsor Ketika Tidur Pulas Bersama Sang Ibu

Balita Tewas Tertimpa Longsor Ketika Tidur Pulas Bersama Sang Ibu

News | Sabtu, 09 Februari 2019 | 09:01 WIB

Terkini

Kanwil BPN Jatim Digeledah KPK, ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Kanwil BPN Jatim Digeledah KPK, ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

News | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki

Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

vivo Pad6 Pro Bawa Layar 4K 144Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

vivo Pad6 Pro Bawa Layar 4K 144Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

Apakah Shio Macan Hoki di Bulan Oktober 2026? Cek Peruntungan Lengkapnya

Apakah Shio Macan Hoki di Bulan Oktober 2026? Cek Peruntungan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 08:30 WIB

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:30 WIB

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:22 WIB

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:10 WIB

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:02 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

×