Baru 4 Bulan Dipenjara, Siswanto Kabur dari Lapas Tulungagung

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 12 Maret 2019 | 13:55 WIB
Baru 4 Bulan Dipenjara, Siswanto Kabur dari Lapas Tulungagung
Petugas Lapas Tulungagung saat menunjukan diduga lokasi napi kabur. (Suarajatimpost.com/ist)

Suara.com - Heri Siswanto (25), terdakwa dikabarkan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Tulungagung, Jawa Timur, Senin (11/2/2019). Cara napi kasus pencurian itu saat melarikan diri dari penjara itu masih belum terungkap. Padahal, Lapas Tulungagung ini memiliki sistem keamanan yang tinggi. Tercatat ada 16 kamera pengawas atau CCTV yang terpasang, beberapa pos pantau, dan penjagaan yang ketat di gerbang utama Lapas.

Dedi Nugroho, Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas II B Tulungagung menduga napi tersebut melarikan diri di antara pukul 10.00 hingga pukul 14.00 WIB.

“Dugaan sementara, pelaku kabur dengan memanjat pagar dan genting di dekat Pos 1 sebelah timur Lapas,” kata Dedi seperti dikutip dari Suarajatimpost.com--jaringan Suara.com, Selasa (12/3/2019)

Kini, pihak Lapas pun tengah memburu pelaku yang seharusnya masih berada di tahanan sekitar kurang lebih 1 tahun 2 bulan lagi.

“Pelaku di Lapas sini, baru 4 bulan ini sejak desember pindahan dari Lapas Kediri. Saat ini kita sudah koordinasi dengan Polres Tulungagung maupun Kediri soal kejadian tersebut,” paparnya.

Lebih lanjut, Dedi menjelaskan, apabila pelaku ditemukan tidak akan ada sanksi tambahan, sehingga ia berharap pelaku lekas menyerahkan diri.

“Hukuman tambahan tidak ada, hanya saja jumlah hari saat ia kabur itu tidak terhitung di masa tahanan, sehingga nanti jika pelaku masuk di Lapas baru akan dihitung lagi masa tahanannya,” jelasnya.

Diduga kuat pelaku melarikan diri, ke arah Kediri sehingga bilamana ada masyarakat yang melihat atau curiga terhadap seseorang yang bergelagat mencurigakan diharapkan segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat.

“Pelaku merupakan, terdakwa kasus pencurian dengan 3 LP. Saat keluar kabur dari Lapas kondisi rambut pelaku masih pendek atau gundul, dengan tinggi badan sekitar 160 centimeter dengan BB (berat badan) sekitar 60 Kilogram,” paparnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buat Onar Di Warkop Hamidah, Napi Kabur dari Penjara Tewas Diamuk Warga

Buat Onar Di Warkop Hamidah, Napi Kabur dari Penjara Tewas Diamuk Warga

News | Rabu, 26 Desember 2018 | 18:07 WIB

150 Narapidana Berhasil Kabur dari Penjara Brazil

150 Narapidana Berhasil Kabur dari Penjara Brazil

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 08:16 WIB

Pukul Sipir, 14 Tahanan di Rutan Medan Kabur

Pukul Sipir, 14 Tahanan di Rutan Medan Kabur

News | Senin, 02 November 2015 | 04:03 WIB

Bermodal Papan Selancar, Bang Napi Kabur Dari Penjara Pulau

Bermodal Papan Selancar, Bang Napi Kabur Dari Penjara Pulau

News | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 06:47 WIB

Tiga 'Polwan' Seksi Goda Sipir, Puluhan Napi Kabur

Tiga 'Polwan' Seksi Goda Sipir, Puluhan Napi Kabur

News | Senin, 09 Februari 2015 | 06:51 WIB

Terkini

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:12 WIB

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Minggu, 20 September 2026 | 23:01 WIB

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:52 WIB

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 22:43 WIB

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi

Bogor | Minggu, 20 September 2026 | 22:35 WIB

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Dua Legenda Liverpool Sambangi Jakarta, Antusiasme Fans Indonesia Bikin Sami Hyypia Terkejut

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 22:24 WIB

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

×