Berapa Kali Sandiaga Uno Sebut 'Di Bawah Prabowo - Sandi'?

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 18 Maret 2019 | 11:22 WIB
Berapa Kali Sandiaga Uno Sebut 'Di Bawah Prabowo - Sandi'?
cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno di debat ketiga Pilpres 2019. (Suara.com/Arief Hermawan)

"...JKN di bawah Prabowo - Sandi akan diteruskan, BPJS akan disempurnakan. Kita panggil putra putri terbaik bangsa, kita minta hitung jumlahnya. Karena untuk pelayanan kesehatan prima, negara tidak boleh pelit..."

4. Pelayanan kesehatan prima

Sandiaga Uno akan mencari akar permasalahan BPJS Kesehatan dalam 200 hari kerja dan memberikan pelayanan kesehatan prima.

"...di bawah Prabowo - Sandi, dalam 200 hari pertama, kita cari akar permasalahan. Kita hitung jumlahnya berapa. Kita berikan pelayanan kesehatan yang prima..."

5. Latar belakang keuangan Sandiaga Uno

Di momen ini, Sandiaga Uno mengklaim bahwa BPJS Kesehatan bakal lebih baik di pemerintahannya nanti. Ini tak terlepas dari latar belakang Sandiaga.

"BPJS akan lebih baik di bawah Prabowo - Sandi, karena kita mengerti akar permasalahannya. Kebetulan latar belakang saya keuangan..."

6. Kolaborasi kekuatan budaya

Sandiaga Uno berjanji bakal meningkatkan anggaran dan wewenang untuk mengkolaborasikan seluruh kekuatan budaya yang dimiliki Indonesia.

"...di bawah Prabowo - Sandi, kita akan tingkatkan, bukan hanya anggaran, tapi wewenangnya juga untuk mengkolaborasi seluruh kekuatan (budaya) yang kita miliki..."

7. Letupan ekonomi di samping lestarikan budaya

Selain melestarikan budaya, Sandiaga Uno berjanji pemerintahannya nanti akan menciptakan letupan-letupan ekonomi untuk membuka lapangan kerja.

"...Indonesia menang di bawah Prabowo - Sandi bukan hanya bisa melestarikan budaya kita, tapi bisa juga menciptakan letupan-letupan ekonomi yang akan membuka lapangan kerja untuk anak muda kita..."

8. Keseimbangan pembangunan manusia dan budaya

Bukan cuma infrastruktur, Sandiaga Uno berjanji pemerintahannya bakal menyeimbangkan pembangunan manusia dan budaya.

"...sekarang kita lihat prioritas ada di infrastruktur. Ke depan, di bawah Prabowo - Sandi, kita akan seimbangkan pembangunan manusia dan budaya, juga harus menjadi prioritas..."

9. Kurikulum ala Prabowo - Sandi

Dalam momen ini, selain menghapus Ujian Nasional, Sandiaga Uno menjanjikan kurikulum pendidikan yang fokus terhadap pembangunan karakter dan budi pekerti.

"...di bawah Prabowo - Sandi, kita pastikan kurikulum kita fokus kepada hal esensi dan akan membangun karakter, budi pekerti, tentunya juga membangun peserta didik yang memiliki akhlakul karimah..."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ma'ruf Amin Dinilai Sukses Menjawab Keraguan Publik di Debat Cawapres

Ma'ruf Amin Dinilai Sukses Menjawab Keraguan Publik di Debat Cawapres

News | Senin, 18 Maret 2019 | 10:08 WIB

Debat Cawapres Usai, Kubu TKN Mengaku Sangat Puas

Debat Cawapres Usai, Kubu TKN Mengaku Sangat Puas

News | Senin, 18 Maret 2019 | 01:50 WIB

Meme Kocak Ibu Lis yang Disebut Sandiaga Uno saat Debat Cawapres 2019

Meme Kocak Ibu Lis yang Disebut Sandiaga Uno saat Debat Cawapres 2019

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 23:10 WIB

CEK FAKTA: Sandiaga Klaim BPJS Hentikan Biaya Pengobatan Kanker, Benarkah?

CEK FAKTA: Sandiaga Klaim BPJS Hentikan Biaya Pengobatan Kanker, Benarkah?

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 23:10 WIB

Terkini

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:43 WIB

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:30 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:23 WIB

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

×