Maruf Disindir Bawa Contekan, TKN: Sandiaga Lebih Parah Bawa Gadget

Agung Sandy Lesmana, Muhammad Yasir

Senin, 18 Maret 2019 | 16:49 WIB
Maruf Disindir Bawa Contekan, TKN: Sandiaga Lebih Parah Bawa Gadget
Debat Maruf Amin dan Sandiaga Uno. [Youtube]

Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ace Hasan Syadzily mengklaim secarik kertas yang dibawa Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin saat debat ketiga hanya berisi soal pertanyaan. Ace menepis tudingan kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang menyebut Ma'ruf Amin membawa contekan saat berdebat dengan Sandiaga Uno.

Ace menuturkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun tidak tidak melarang kandidat untuk membawa alat tulis kerja (ATK). Ace lantas mempersoalkan Sandiaga Uno yang justru menurutnya menggunakan gadget saat debat ketiga, Minggu (17/3) semalam.

"Kalau secarik kertas sih bahannya sangat-sangat terbatas. Yang lebih parah ya pakai gadget lah yang dapat memuat data lebih banyak lagi," tutur Ace kepada wartawan, Senin (18/3/2019).

Lebih lanjut, Ace menilai yang terpenting bukanlah secarik kertas yang dibawa Ma'ruf Amin saat melontarkan pertanyaan kepada Sandiaga Uno di debat ketiga. Melainkan, sejauhmana pertanyaan yang disampaikan Ma'ruf Amin tersebut mampu dijawab oleh Sandiaga Uno.

"Jawaban Pak Sandi terlihat muter-muter tak karuan. Tidak menyentuh pada substansi yang dipertanyakan. Artinya memang Pak Sandi tidak memiliki kemampuan untuk menjawab instrumen monitoring dana transfer pendidikan ke daerah," ungkapnya.

Sebelumnya, Juru Bicara BPN Prabowo - Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean mengkritik penampilan Maruf Amin yang membawa secarik kertas saat menjalani debat ketiga cawapres. Ferdinand menilai Ma'ruf Amin tidak paham masalah bangsa hingga harus menggunakan contekan.

"Waduhhhh...!! Sekedar bertanya saja harus dititip oleh pihak lain dengan membaca..! Sudahlah, tak pantas..!!," tulis Ferdinand dalam akun Twitter pribadinya @Ferdinand_Hutahaean pada Minggu (17/3/2019).

"Aduhhh..! Pak..! Itu Bang Sandi lagi ngomong, didengerin pak, jangan fokus ke contekan..!!," sambungnya.

Ferdinand pun merasa malu dengan apa yang dilakukan Maruf Amin selama debat. Pasalnya, menurut Ferdinand, Maruf Amin hanya sibuk melihat catatan yang dibawanya.

baca juga

"Malu ahh kalau bangsa punya Wakil Presiden seperti itu..!! Kita butuh yang bisa kerja, paham masalah dan bukan yang disuruh ngebacain titipan keprekan..!!," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Debat Versi BPN: Sandiaga Menang 4-1 dari Maruf Amin

Hasil Debat Versi BPN: Sandiaga Menang 4-1 dari Maruf Amin

News | Senin, 18 Maret 2019 | 16:10 WIB

Marak Akun Fitnah Ibu Lis, BPN: Kalian akan Diburu Cawapres Maruf Amin

Marak Akun Fitnah Ibu Lis, BPN: Kalian akan Diburu Cawapres Maruf Amin

News | Senin, 18 Maret 2019 | 15:39 WIB

Salah Sebut, Inikah Sosok Ibu Lis yang Dimaksud Sandiaga Uno?

Salah Sebut, Inikah Sosok Ibu Lis yang Dimaksud Sandiaga Uno?

News | Senin, 18 Maret 2019 | 14:33 WIB

Balas Tudingan Erick Thohir, Kubu Prabowo: Kartu Prakerja Tak Layak Ditiru

Balas Tudingan Erick Thohir, Kubu Prabowo: Kartu Prakerja Tak Layak Ditiru

News | Senin, 18 Maret 2019 | 14:05 WIB

Kode Sandiaga Uno saat 'Infrastruktur Langit' Maruf Amin Ditertawakan

Kode Sandiaga Uno saat 'Infrastruktur Langit' Maruf Amin Ditertawakan

News | Senin, 18 Maret 2019 | 13:07 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×