4 Fakta Pembobolan ATM Kerabat Prabowo Subianto yang Beraksi 50 Kali

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 18 Maret 2019 | 23:55 WIB
4 Fakta Pembobolan ATM  Kerabat Prabowo Subianto yang Beraksi 50 Kali
Ramyadjie Priambodo, tersangka kasus skimming saat menyamar jadi perempuan. (dok.polisi)

Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya menangkap Ramyadjie Priambodo atas kasus skimming atau pembobolan Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Ramyadjie sendiri merupakan kerabat jauh dari capres nomor urut 02 Prabowo Subianto.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan Ramyadjie telah diamankan oleh petugas pada 26 Februari 2019 lalu di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan. Penangkapan Ramyadjie didasari atas laporan korban yang ditindaklanjuti.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan banyak fakta-fakta mengejutkan di balik aksi kejahatan yang dilakukan oleh kerabat Prabowo. Berikut Suara.com merangkumnya untuk Anda.

1.   Kerabat Jauh Prabowo Subianto

Awalnya, Ramyadjie diduga merupakan keponakan dari Prabowo. Namun, persepsi itu segera ditepis oleh Badan Pemenangan Prabowo-Sandi. Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Andre Rosiade menyebut Ramyadjie hanyalah kerabat jauh Prabowo.

“Pertama yang bersangkutan bukan keponakan Pak Prabowo, tapi kerabat jauh," kata Andre.

2.   Nyamar Jadi Wanita Berhijab

Dalam melancarkan aksinya melakukan pembobolan uang nasabah bank swasta, Ramyadjie kerap kali menyamar menjadi wanita berhijab untuk mengelabui aksinya.

Penyamaran Ramyadjie terungkap melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV yang dipasang di lokasi ATM yang menjadi sasaran pembobolan Ramyadjie di Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan. Ramyadjie menutupi wajahnya dengan masker dan mengenakan hijab selayaknya wanita.

“Ada masker dan ada juga kerudung seperti hijab. Dia (Ramyadjie) menggunakan itu berhijab kemudian kayak perempuan sehingga kalau dilihat dari CCTV seperti perempuan," kata  Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

3.   Simpan Mesin ATM di Apartemen

Saat dilakukan penangkapan Ramyadjie di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Selatan, pihak kepolisian menemukan mesin ATM di dalam kamar apartemennya. Namun, mesin ATM itu dalam keadaan non-aktif.

“Penyidik menemukan mesin ATM di kamarnya,” ungkap Argo.

Alasan Ramyadjie menyimpan mesin ATM di kamar apartemennya adalah untuk mempelajari kelemahan mesin ATM. Meski demikian, pihak kepolisian belum mengetahui darimana Ramyadjie mendapatkan mesin ATM itu.

4.   Beraksi 50 Kali

Ramyadjie ternyata sudah 50 kali melakukan pembobolan uang nasabah bank. Target wilayah yang menjadi sasaran pembobolan dilakukan di Tangerang Selatan dan Jakarta Selatan.

“Setelah kita ungkap semua bahwa pelaku ini sudah 50 kali narik ATM,” ujar Argo.

Dalam penangkapan yang dilakukan, pihak kepolisian juga mengamankan uang tunai sebesar Rp 300 juta di kamar apartemennya. Uang itu diduga sisa dari hasil melakukan kejahatan pembobolan uang nasabah bank.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Jilbab, Kerabat Prabowo Subianto Ini Gondol Mesin ATM ke Apartemennya

Pakai Jilbab, Kerabat Prabowo Subianto Ini Gondol Mesin ATM ke Apartemennya

News | Senin, 18 Maret 2019 | 19:07 WIB

Gerindra: Ramyadjie Priambodo yang Bobol ATM adalah Kerabat Jauh Prabowo

Gerindra: Ramyadjie Priambodo yang Bobol ATM adalah Kerabat Jauh Prabowo

News | Minggu, 17 Maret 2019 | 17:22 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB