LSI Denny JA: Golput di Pilpres 2019 Rugikan Jokowi - Ma'ruf

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Selasa, 19 Maret 2019 | 17:16 WIB
LSI Denny JA: Golput di Pilpres 2019 Rugikan Jokowi - Ma'ruf
Peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloman. (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyebut kalangan dari golongan putih atau golput di Pemilu 2019 bisa merugikan pasangan capres dan cawapres. Dalam survei terbaru LSI Denny JA, pasangan yang paling dirugikan adalah Capres dan Cawapres nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin.

Peneliti LSI Denny JA, Ikrama Masloman mengatakan banyaknya masyarakat yang golput akan merugikan kubu Jokowi - Ma'ruf lantaran keunggulan meraka dalam survei di berbagai kalangan. Jokowi Maruf diketahui mengungguli Prabowo - Sandiaga diberbagai segementasi pemilih.

Ikrama menerangkan, keunggulan Jokowi - Maruf Amin dalam survei bisa dilihat mulai dari segementasi pemilih kalangan wong cilik, milenial, dan emak-emak.

Dalam segmentasi yang unggul, peluang Jokowi - Ma'ruf besar kemungkinan lebih dirugikan jika pemilih golput.

"Bukan hanya itu, pasangan Jokowi-Ma'ruf juga dirugikan dalam segmen pemilih milenial. Pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul 22,0 persen dalam segmen pemilih milenial. Jokowi-Ma'ruf unggul 56,5 persen dari pasangan Prabowo - Sandiaga yang hanya 34,5 persen," kata Ikrama di Kantor LSI Denny JA, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019).

"Untuk pemilih emak-emak, pasangan Jokowi-Ma'ruf juga dirugikan. Karena segmen ini Jokowi-Ma'ruf unggul 31,0 persen dari persentase Jokowi-Ma'ruf unggul 61,0 persen dan Prabowo-Sandi hanya 30,0 persen," ujarnya.

Meski demikian, pada segementasi pemilih pelajar pasangan Jokowi - Maruf yang kalah unggul dari Prabowo - Sandiaga justru tidak mendapat banyak kerugian jika pemilih kalangan tersebut golput. Sebaliknya, kerugian akan dialami Prabowo - Sandiaga yang unggul 45,4 persen dari pasangan Jokowi - Ma'ruf yang hanya 36,1 persen.

Ikrama menilai, meski Jokowi - Maruf saat ini unggul dalam hasil survei. Namun besarnya kemungkinan golput di berbagai segementasi pemilih ditambah militannya pendukung Prabowo - Sandiaga dapat berakibat menggerus suara pada saat pemilihan yang akan beralngsung pada 17 April 2019 mendatang.

"Jokowi - Ma'ruf dirugikan jika golput banyak terjadi di segmen minoritas, milenial, wong cilik, dan muslim moderat (NU dan lainnya). Prabowo-Sandi dirugikan jika golput banyak terjadi di segmen kalangan terpelajar dan muslim dari FPI, HTI, jaringan PKS dan lainnya," tandas Ikrama.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siti Nurbaya Minta Jajarannya Jaga Stabilitas Pemilu 2019

Siti Nurbaya Minta Jajarannya Jaga Stabilitas Pemilu 2019

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 16:20 WIB

Tuduh KPU Amburadul Kelola DPT Pemilu, BPN: Ini Menjurus kepada Kecurangan

Tuduh KPU Amburadul Kelola DPT Pemilu, BPN: Ini Menjurus kepada Kecurangan

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 14:08 WIB

Atas Nama Persahabatan, Politikus Golkar Ini Dukung Prabowo - Sandiaga

Atas Nama Persahabatan, Politikus Golkar Ini Dukung Prabowo - Sandiaga

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 12:52 WIB

Jelang Pemilu, Kinerja DPR Dipastikan Tak Surut Sama Sekali

Jelang Pemilu, Kinerja DPR Dipastikan Tak Surut Sama Sekali

DPR | Selasa, 19 Maret 2019 | 09:09 WIB

Penghitungan Suara Pilpres Disepakati Paling Awal

Penghitungan Suara Pilpres Disepakati Paling Awal

News | Senin, 18 Maret 2019 | 19:09 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×