Tahan Emosi, Paramedis Gambarkan 'Sungai Darah' di Masjid Christchurch

Rendy Adrikni Sadikin

Selasa, 19 Maret 2019 | 17:32 WIB
Tahan Emosi, Paramedis Gambarkan 'Sungai Darah' di Masjid Christchurch
Warga lintas agama di Christchurch Selandia Baru memberi pelukan kepada warga Muslim di depan Masjid Al Noor yang menjadi lokasi penembakan massal pada Jumat (15/3/2019). [AFP/ Michael Bradley]

Suara.com - Petugas paramedis menghadapi pemandangan bak 'sungai darah' yang keluar dari masjid saat mereka membantu korban serangan teroris di Selandia Baru.

Begitu banyak jenazah di lantai. Saking banyaknya, petugas paramedis sampai tidak bisa mendorong tandu ke dalam gedung untuk menyelamatkan korban yang terluka.

Adalah petugas ambulans Christchurch, Paul Bennet dan beberapa koleganya yang beranjak ke Masjid Al Noor, lokasi tewasnya 42 orang karena aksi biadab teroris.

Ketika dikawal masuk masjid oleh polisi bersenjata, Paul Bennet melihat pemandangan seperti sungai darah yang mengalir dari dalam masjid.

Sambil menahan tangis, Paul Bennet mengisahkan pemandangan paling menakutkan yang pernah dihadapinya. Di dua lokasi yakni Masjid Al Noor dan Masjid Linwood, tercatat ada 50 korban jiwa dan 50 lainnya luka-luka.

Berbicara untuk kali pertama sejak serangan biadab tersebut pada Jumat (15/3/2019), Paul Bennet mengatakan kepada reporter: "Kami berupaya untuk membawa masuk tandu ke masjid, tapi tidak bisa. Sebab, banyak jenazah di dalam sana."

"Akhirnya kami terpaksa menumpuk di atas tandu. Dan, orang-orang itu terluka. Banyak sekali darah. Darah itu mengalir bagaikan sungai dari masjid. Ini adalah pemandangan yang tidak akan pernah Anda lupakan," ujar Paul Bennet disergap emosi yang menyelimutinya.

Untuk diketahui, penembakan di Selandia Baru menewaskan 50 orang. Sementara 50 lainnya luka-luka, dan 30 di antaranya masih dalam perawatan.

Pelaku teror penembakan itu dilakukan oleh Brenton Tarrant, warga Australia yang menganut ideologi supremasi kulit putih Neo Nazi.

Pemuda berusia 28 tahun itu langsung didakwa melakukan pembunuhan massal, dalam persidangan yang digelar hari Sabtu (16/3) akhir pekan lalu.

Sementara keluarga Brenton sendiri menegaskan, pemuda itu layak dihukum mati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ISIS Sebar Seruan Aksi Balas Dendam atas Teror di Masjid Selandia Baru

ISIS Sebar Seruan Aksi Balas Dendam atas Teror di Masjid Selandia Baru

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 16:27 WIB

Australia Khawatir Ada Aksi Balas Dendam ISIS dan Al Qaeda

Australia Khawatir Ada Aksi Balas Dendam ISIS dan Al Qaeda

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 15:13 WIB

Dubes Australia: Orang Seperti Fraser Anning Tak Pantas Jadi Senator

Dubes Australia: Orang Seperti Fraser Anning Tak Pantas Jadi Senator

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 13:53 WIB

Pesan Menyentuh Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru untuk Pelaku

Pesan Menyentuh Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru untuk Pelaku

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 13:29 WIB

Terkini

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:05 WIB

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:04 WIB

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:03 WIB

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 23:06 WIB

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:36 WIB

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

×