Dampak Banjir Bandang Sentani, Ratusan Warga Kampung Adat Ini Mengungsi

Chandra Iswinarno

Rabu, 20 Maret 2019 | 12:44 WIB
Dampak Banjir Bandang Sentani, Ratusan Warga Kampung Adat Ini Mengungsi
Kondisi Kampung Adat Yoboi yang terendam kenaikan muka air Danau Sentani pasca banjir bandang menerjang Kabupaten Jayapura pada Sabtu (17/3/2019). [Jubi.co.id]

Suara.com - Dampak Banjir Bandang Sentani yang terjadi pada akhir pekan lalu, masih dirasakan 742 warga Kampung Adat Yoboi di Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua.

Mereka terpaksa mengungsi karena kampungnya terrendam akibat kenaikan muka air Danau Sentani pada Selasa (19/3/2019). Warga Yoboi mengungsi ke Kampung Kehiran yang juga terletak di Distrik Sentani.

Kepala Kampung Adat Yoboi Zefanya Wally mengatakan tinggi muka air Danau Sentani terus naik sejak banjir bandang menerjang Kabupaten Jayapura.

Hal tersebut terjadi karena hujan terus mengguyur Sentani, ibukota Kabupaten Jayapura, pada Minggu hingga Selasa, hingga berdampak pada tinggi muka air Danau Sentani yang naik semakin cepat.

"Air naik semakin cepat. Dalam dua hari saja, air sudah naik dari setinggi betis menjadi setinggi dada orang dewasa. Kami terpaksa meninggalkan kampung kami, mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Wally seperti dilansir Jubi.co.id - jaringan Suara.com, Rabu (20/3/2019).

Wally menjelaskan 742 jiwa warga yang mengungsi terdiri dari 123 keluarga yang menempati 62 unit rumah di Kampung Yoboi.

Tokoh masyarakat Kampung Yoboi Alberth Tokoro mengatakan telah mengantisipasi kenaikan muka air Danau Sentani sejak Minggu (17/3/2019) lalu.

"Pada hari kedua pasca banjir bandang (Senin-Red), barang-barang itu sudah kami ungsikan ke rumah kerabat di Kampung Kehiran. Sebagian warga Yoboi sudah mengungsi sejak Senin. Saya hanya (datang ke Yoboi untuk) memastikan rumah kami dalam kondisi kokoh berdiri, walaupun setengah tinggi bangunannya terendam air," katanya.

Untuk diketahui banjir bandang yang terjadi pada akhir pekan lalu melanda Kabupaten Jayapura dan mengakibatkan puluhan warga tewas serta puluhan lainnya hilang. Hingga saat ini, ribuan warga masih berada di pengungsian.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Air Dunia, Menteri Basuki Ajak Milenial Jaga Lingkungan dan Air

Hari Air Dunia, Menteri Basuki Ajak Milenial Jaga Lingkungan dan Air

Bisnis | Rabu, 20 Maret 2019 | 12:08 WIB

Wagub Papua Minta Warga Hentikan Aktivitas di Cagar Alam Cycloop

Wagub Papua Minta Warga Hentikan Aktivitas di Cagar Alam Cycloop

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 11:08 WIB

Dampak Banjir Bandang Sentani, Pelaksanaan UN SMA Diundur

Dampak Banjir Bandang Sentani, Pelaksanaan UN SMA Diundur

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 10:41 WIB

Empat Korban Banjir Sentani Kembali Teridentifikasi TIM DVI

Empat Korban Banjir Sentani Kembali Teridentifikasi TIM DVI

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 19:03 WIB

Pencarian Korban Hilang Banjir Sentani, Polisi Kerahkan 15 Anjing Pelacak

Pencarian Korban Hilang Banjir Sentani, Polisi Kerahkan 15 Anjing Pelacak

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 14:11 WIB

Terkini

Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK

Gara-gara Kue, Ketua DPRD Bone Diduga Aniaya Staf PPPK

Sulsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:14 WIB

Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'

Waspada! KPAI Ungkap Anak Indonesia Kini Terjebak 'Industri Kecemasan' dan 'Candu Digital'

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:11 WIB

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

Alarm Diabetes Indonesia: Skrining BPJS Belum Mampu Menjangkau Jutaan Kasus Tersembunyi?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:10 WIB

Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG

Sekolah Masih Kekurangan Guru, PGRI Tolak Anggaran Pendidikan Dipangkas demi MBG

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:07 WIB

Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone

Lawan Hama Wereng, Petani Boyolali Andalkan Teknologi Drone

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 08:00 WIB

Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4

Kasus TPPU Memasuki Babak Baru: Eks Jampidsus Masuk Daftar Panggil, Kejagung Terbitkan Sprindik ke-4

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:58 WIB

BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini

BUMI Hingga BULL Jadi Saham Rekomendasi di Tengah Gejolak Minyak, Cek IHSG Hari Ini

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB

Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan

Revisi UU Pemilu Harus Perkuat Demokrasi, Bukan Sekadar Ubah Aturan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB

Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman

Sepatu On Cloud Ori Apakah Dijual di Shopee? Begini Cara Membeli Produk Asli yang Aman

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:47 WIB

IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk

IU Tunda Konser dan Perilisan Album Baru, Imbas Kondisi Kesehatan Memburuk

Your Say | Kamis, 23 Juli 2026 | 07:40 WIB

×