Dampak Banjir Bandang Sentani, Pelaksanaan UN SMA Diundur

Chandra Iswinarno

Rabu, 20 Maret 2019 | 10:41 WIB
Dampak Banjir Bandang Sentani, Pelaksanaan UN SMA Diundur
Kompleks persekolahan Advent di Doyo Baru dipenuhi lumpur pasca banjir bandang yang melanda Kabupaten Jayapura, Papua. [Jubi.co.id]

Suara.com - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA di Kota Sentani dan Doyo Baru yang berada di daerah terdampak banjir bandang di Kabupaten Jayapura, Papua diundur.

Pengunduran jadwal penyelenggaraan UN tersebut dilakukan setelah rapat koordinasi kepala sekolah.

"Hasil rapat kordinasi kepala sekolah tanggal 19 Maret, pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang seharusnya mulai dilakukan pada tanggal 18 dipindahkan ke jadwal USBN susulan," kata Kepala Sekolah SMA Advent Doyo Baru Harold Oijaitou seperti dilansir Jubi.co.id - jaringan Suara.com, Rabu (20/3/2019).

Dalam pertemuan para kepala sekolah dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura diputuskan beberapa sekolah yang bisa melaksanakan ujian sesuai jadwal, dapat melaksanakan tanpa harus menunggu jadwal susulan.

Sementara itu, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dijadwalkan pada 25 Maret 2019 untuk SMA dan 1 April 2019 untuk SMK, jika masih belum dapat digelar sesuai jadwal, maka akan dilaksanakan pada jadwal UNBK susulan.

Peserta UNBK ini harus didaftarkan kembali sesuai dengan jumlah yang terdaftar pada UNBK utama.

"Semua sekolah yang terdampak banjir kemarin diminta mendata peserta didik masing-masing, termasuk yang meninggal dunia untuk dilaporkan pada dinas pendidikan," lanjutnya.

Beberapa sekolah di Kota Sentani hingga Doyo Baru dilaporkan terdampak banjir bandang. Dampak tersebut dirasakan di SMA Advent Doyo Baru yang bangunannya rusak dan terrendam banjir. Sedangkan, SMAN 1 Sentani terrendam banjir dan dipenuhi lumpur.

"Memang kelas X dan XI diliburkan minggu ini karena semua ruang kelas rencananya digunakan untuk ujian. Tapi karena kondisi banjir ini, ujian akan mengikuti jadwal susulan,” ujar Jenny Mangeka, guru SMAN 1, Sentani.

Untuk diketahui Banjir Bandang pada akhir pekan lalu melanda Kabupaten Jayapura yang mengakibatkan puluhan warga tewas dan puluhan lainnya hilang. Hingga saat ini, ribuan warga masih berada di pengungsian.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPA Generasi: Ujian Nasional untuk Siswa Tak Perlu Dipaksakan Ada

LPA Generasi: Ujian Nasional untuk Siswa Tak Perlu Dipaksakan Ada

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 22:22 WIB

Empat Korban Banjir Sentani Kembali Teridentifikasi TIM DVI

Empat Korban Banjir Sentani Kembali Teridentifikasi TIM DVI

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 19:03 WIB

Sandiaga Mau Hapus UN, Jusuf Kalla: Bahaya untuk Kualitas Pendidikan

Sandiaga Mau Hapus UN, Jusuf Kalla: Bahaya untuk Kualitas Pendidikan

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 17:44 WIB

Pencarian Korban Hilang Banjir Sentani, Polisi Kerahkan 15 Anjing Pelacak

Pencarian Korban Hilang Banjir Sentani, Polisi Kerahkan 15 Anjing Pelacak

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 14:11 WIB

Update Banjir Bandang Sentani, 89 Orang Tewas, 74 Orang Hilang

Update Banjir Bandang Sentani, 89 Orang Tewas, 74 Orang Hilang

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 12:23 WIB

Terkini

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

KPK Akan Telusuri Aliran Uang Rp 3,5 Miliar dari Waskita Karya ke Ketum Hipmi Akbar Buchari

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:21 WIB

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 17:08 WIB

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:59 WIB

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite

Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer

Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:45 WIB

Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini

Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:40 WIB

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB