Bantah Suap Rommy Masuk ke PPP, Arsul Minta Dahnil Buktikan Omongannya

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari
Bantah Suap Rommy Masuk ke PPP, Arsul Minta Dahnil Buktikan Omongannya
Ketua Umum PPP Romahurmuziy memakai rompi tahanan saat berjalan keluar usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (16/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Arsul menyebut kalau kasus suap yang menimpa Rommy tersebut tidak ada sangkut paut dengan kepentingan politik partai.

Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani merespons ucapan Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak yang menyebut kalau mantan Ketum PPP Romahurmuziy atau Rommy dijebak kasus suap karena kepentingan politik. Arsul menyebut kalau kasus suap yang menimpa Romy tersebut tidak ada sangkut paut dengan kepentingan politik partai.

Arsul menegaskan bahwa dirinya tidak ingin ikut terjebak ke dalam pusaran 'dijebak' yang diucapkan Romy seusai ditetapkan sebagai tersangka atas kasus suap jual beli jabatan di Kemenag. Lagipula dirinya membantah kalau ada aliran dana ke tubuh partai dari kasus Rommy.

"Saya tidak ingin masuk atau berada dalam perdebatan benar atau tidaknya itu benar jebakan," kata Arsul di Bogor, Jawa Barat, Rabu (20/3/2019).

Arsul menjawab soal sindiran Dahnil yang menyebut Rommy terjebak karena kepentingan politik. Menurutnya tidak ada hubungan antara apa yang dilakukan Rommy dengan partai.

Arsul menjelaskan memang partai membutuhkan biaya akan tetapi tidak besar. Apabila PPP herus menggelar acara, partai berlambang kakbah tersebut biasa menyelenggarakannya di asrama haji. Terlebih jika harus diadakan di hotel, para peserta acara itu yang membiayai sendiri terkait dengan akomodasi acara.

Bahkan Arsul menegaskan kalau para calon anggota legislatif (caleg) yang berasal dari PPP harus membiayai pencalegannya dari kantong sendiri. Dengan begitu, Arsul membantah jika Rommy tersangkut kasus suap karena untuk menyuntikan dana ke partainya.

"Ya dibuktikan saja silahkan saya rekening-rekening itu sudah kita diminta KPK dan itu kita berikan, itu terbuka," pungkasnya.

Untuk diketahui, Rommy sempat merasa telah dijebak dalam pusaran kasus korupsi. Menilai hal itu, Dahnil Anzar Simanjuntak sepakat kalau Rommy 'dijebak', tetapi dijebak oleh kepentingan politiknya.

Dahnil menjelaskan kalau dirinya sangat paham jika Rommy terjebak dengan biaya yang harus dimiliki demi menjalankan kepentingan politiknya. 

"Saya percaya mas Rommy dijebak, saya percaya, mas Rommy dijebak oleh jabatan politiknya. Oleh tanggung jawabnya untuk membiayai kegiatan politiknya. Jadi mas Rommy emang dijebak," kata Dahnil di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Senin (18/3/2019).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS