Surat Terbuka untuk Ridwan Kamil Desak Akhiri Perdagangan Daging Anjing

Pebriansyah Ariefana, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 21 Maret 2019 | 15:38 WIB
Surat Terbuka untuk Ridwan Kamil Desak Akhiri Perdagangan Daging Anjing
Ridwan Kamil (Suara.com/Rambiga)

Suara.com - Koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) membuat surat terbuka untuk Guernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Dalam surat itu, DMFI mendesak agar Ridwan dapat bertindak tegas mengakhiri perdagangan daging anjing di Jawa Barat yang menjadi pemasok daging anjing terbesar di Pulau Jawa.

Surat terbuka itu disampaikan melalui akun Instagram @jakartaanimalaidnetwork. Ada banyak resiko yang ditimbulkan dari penjualan daging anjing, oleh karena itu DMFI mendesak Ridwan Kamil segera mengeluarkan aturan tegas untuk mengakhiri perdagangan daging anjing.

“Kami berharap Bapak sebagai Gubernur Provinsi Jawa Barat memberi perhatian terhadap resiko-resiko yang ditimbulkan oleh perdagangan daging anjing yang dapat mengancam kesehatan dan kesejahteraan manusia dan hewan,” tulis akun @jakartaanimalaidnetwork seperti dikutip Suara.com, Kamis (21/3/2019).

Dalam akun itu dijelaskan, pada 2018 DMFI bekerja sama dengan Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan DKI Jakarta menggelar workshop mengenai adanya hubungan antara perdagangan daging anjing dan penyebaran virus rabies yang mematikan. Dalam workshop ini dhadiri oleh perwakilan pemerintah daerah di Pulau Jawa, namun hanya perwakilan dari Pemprov Jawa Barat yang tidak bisa hadir.

Terlebih, dari hasil riset yang dilakukan membuktikan bahwa Jawa Barat merupakan sumber terbesar pemasok daging anjing untuk seluruh Pulau Jawa. Hal ini pun dapat mengancam status bebas rabies dari wilayah itu.

“Provinsi Jawa Barat adalah sumber terbesar pemasok daging anjing untuk seluruh Pulau JawaSetiap harinya, anjing-anjing ini dijual dari Jawa Barat ke seluruh Jawa, termasuk Jakarta dan Yogyakarta,” ungkapnya.

Berbagai upaya telah dilakuka DMFI untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya perdagangan anjing kepada Pemprov Jawa Barat, namun tidak mendapatkan respon positif. Melalui surat terbuka, DMFI meminta agar Ridwan Kamil bisa menanggapi fenomena maraknya perdagangan daging anjing di wilayahnya.

“Sejauh ini, kami mendapat tanggapan dari staf Kantor Gubernur Jawa Barat yang kurang tepat sasaran dengan inti permasalahan. Kami mohon bantuannya untuk mengakhiri & mengambil TINDAKAN NYATA untuk melarang perdagangan daging anjing di wilayah Jawa Barat SEGERA!” tegasnya.

Surat terbuka yang diunggah ke Instagram itu juga turut me-mention akun Instagram Ridwan Kamil yakni @ridwan kami, Presiden Joko Widodo @jokowi, akun resmi Kementerian Pertanian @kementerianpertanian dan akun resmi Kementerian Kesehatan @kemenkes_ri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Patahan Terumbu Karang di Kawasan Geopark Ciletuh Diambil untuk Dijual

Patahan Terumbu Karang di Kawasan Geopark Ciletuh Diambil untuk Dijual

Jabar | Kamis, 21 Maret 2019 | 11:33 WIB

Orang-orang Cemara Jaya, Sepenggal Cerita Desa yang Terancam Lenyap

Orang-orang Cemara Jaya, Sepenggal Cerita Desa yang Terancam Lenyap

Liks | Kamis, 21 Maret 2019 | 08:05 WIB

Upaya Rehabilitasi, KLHK Tanam Ratusan Pohon di Bogor

Upaya Rehabilitasi, KLHK Tanam Ratusan Pohon di Bogor

News | Senin, 18 Maret 2019 | 16:32 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×