- Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis malam (12/3/2026).
- Peristiwa penyerangan terjadi di Menteng, Jakarta Pusat, setelah Andrie menyelesaikan kegiatan podcast di kantor YLBHI.
- Pelaku menyiramkan cairan kimia saat korban melintas dengan motor, menyebabkan kepulan asap putih dan reaksi panas hebat.
Suara.com - Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada Kamis (12/3/2026) malam.
Peristiwa mengerikan ini menimpa Andrie tepat setelah dirinya merampungkan kegiatan podcast di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Menteng, Jakarta Pusat.
Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, aksi penyerangan tersebut terjadi saat Andrie tengah melintas dengan sepeda motor di sebuah persimpangan jalan.
Suasana jalan yang awalnya tenang mendadak mencekam ketika sepeda motor yang diduga dikendarai pelaku bersama satu orang lain melaju dari arah berlawanan.
Secara tiba-tiba, pelaku diduga menyiramkan cairan kimia berbahaya ke arah tubuh Andrie dan langsung tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.

Seketika itu juga, kepulan asap putih yang pekat muncul dari bagian tubuh dan pakaian korban sebagai tanda reaksi keras dari zat korosif tersebut.
Lantaran rasa panas yang tak tertahankan, Andrie langsung turun dari motor dan berusaha melepaskan pakaian yang ia kenakan.
"Allahu Akbar!" teriak Andrie dengan suara yang sangat histeris.
Andrie juga berupaya mencari bantuan dari warga sekitar, yang mulai menyadari adanya kegaduhan.
Baca Juga: CCTV di Salemba Disisir, Polisi Buru Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus
"Tolong, tolong!" rintihnya berulang kali sambil memegangi bagian tubuh yang terkena siraman air keras.

Menyadari bahaya yang menimpanya, Andrie sempat memberikan peringatan kepada orang-orang di sekitarnya agar tidak terkena paparan cairan tersebut.
"Air keras, air keras!" pekiknya di tengah kondisi yang sangat darurat.
Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian tampak panik dan segera berlarian untuk berusaha memberikan pertolongan pertama kepada Andrie.
Sementara beberapa warga yang lain tampak berusaha membantu mengejar pelaku yang mencelakai Andrie.