Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme

Bernadette Sariyem, Muhammad Yasir

Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:24 WIB
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Dia disiram air keras oleh sosok misterius seusai podcast antimiliterisme di kantor YLBHI, Kamis (12/3/2026) malam. [Suara.com]
baca 10 detik
  • Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras pada Kamis malam setelah selesai *podcast* di YLBHI Jakarta Pusat.
  • Serangan tersebut menyebabkan luka bakar kimiawi 24% dan melukai area vital seperti mata korban.
  • Peristiwa ini dianggap ancaman terhadap demokrasi serta upaya membungkam kritik terhadap isu militerisme di Indonesia.

Suara.com - Dunia aktivisme dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia kembali diguncang oleh aksi teror yang sangat brutal. Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh orang misterius pada Kamis (12/6) malam.

Untuk diketahui, selain sebagai aktivis HAM di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus kerap membahas bahaya militerisme di Indonesia.

Serangan oleh orang tak dikenal alias OTK pada Kamis larut malam ini tidak hanya melukai fisik korban secara serius, tetapi juga dipandang sebagai ancaman nyata terhadap demokrasi dan kebebasan berpendapat di Tanah Air.

Peristiwa mengerikan ini terjadi di tengah suasana ibu kota yang mulai sepi, sesaat setelah Andrie Yunus menyelesaikan tanggung jawab profesionalnya sebagai pembela HAM.

"Serangan tersebut mengakibatkan luka bakar kimiawi yang fatal di sekujur tubuh korban, yang kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit," kata Dimas Bagus Arya, Koordinator KontraS, Jumat (13/3/2026).

Kronologi Kejadian: Teror Usai Podcast di YLBHI

Kejadian bermula ketika Andrie Yunus baru saja selesai melakukan perekaman siniar atau podcast di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI), Jalan Pangeran Diponegoro, Pegangsaan, Kecamatan Menteng,  Jakarta Pusat.

Topik yang dibahas dalam podcast tersebut sangat sensitif dan krusial bagi kondisi sosiopolitik saat ini, yakni bertajuk 'Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia'. Kegiatan tersebut rampung pada sekitar pukul 23.00 WIB.

Namun, suasana diskusi intelektual itu berubah menjadi tragedi ketika Andrie beranjak meninggalkan lokasi.

baca juga

Tanpa peringatan, pelaku yang hingga kini masih dalam penyelidikan, menyiramkan cairan kimia berbahaya atau air keras ke arah tubuh Andrie.

"Serangan ini diduga kuat telah direncanakan dengan matang, mengingat pelaku memilih waktu dan lokasi yang spesifik setelah korban menyuarakan isu-isu kritis mengenai militerisme," kata Dimas.

Akibat serangan mendadak tersebut, Andrie Yunus mengalami luka serius yang melingkupi area vital.

"Cairan asam tersebut mengenai tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian yang paling mengkhawatirkan adalah bagian mata," jelas Dimas.

Segera setelah peristiwa itu, rekan-rekan dan pihak keamanan di lokasi langsung melarikan Andrie ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Kondisi Medis: Luka Bakar Mencapai 24 Persen

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 13:20 WIB

YLBHI Desak Jaminan Hak Berserikat dan Kekuatan Eksekusi Hukum dalam RUU PPRT

YLBHI Desak Jaminan Hak Berserikat dan Kekuatan Eksekusi Hukum dalam RUU PPRT

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:27 WIB

Ketika Helm Baja Menjadi Senjata: Saatnya Memulangkan Brimob ke Posnya

Ketika Helm Baja Menjadi Senjata: Saatnya Memulangkan Brimob ke Posnya

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 20:00 WIB

Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?

Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 03:31 WIB

YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal

YLBHI Ingatkan TNI Soal Rencana Kirim 8.000 Pasukan ke Gaza: Tanpa Mandat PBB Bisa Ilegal

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 17:25 WIB

Terungkap! Bukan Air Keras, Ini Jenis Cairan yang Disiramkan ke Pelajar di Cempaka Putih

Terungkap! Bukan Air Keras, Ini Jenis Cairan yang Disiramkan ke Pelajar di Cempaka Putih

News | Kamis, 12 Februari 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

×