Timses Prabowo: UN Tak Menggembirakan dan Tidak Mencerahkan

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Kamis, 21 Maret 2019 | 16:07 WIB
Timses Prabowo: UN Tak Menggembirakan dan Tidak Mencerahkan
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak (kemeja putih). (Suara.com/Novian Ardiansyah)

Suara.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak menganggap penerapan ujian nasional (UN) di dunia pendidikan Indonesia tidak menggembirakan bagi peserta didik. Peserta didik kata dia, kerap merasa khawatir saat mendengar UN.

Dahnil berujar, dari kekhawatiraan itu pula akhirnya para siswa menempuh jalan pintas untuk mencontek agar dapat meraih hasil maksimal dalam UN.

"UN bagi kita tidak menggembirakan, setiap hari anak-anak kita kalau mendengar kata UN itu banyak hal yang tidak menggembirakan, membangun kebudayaan ketidakjujuran," kata Dahnil saat Diskusi Kedai Kopi, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2019).

"Jadi rame-rame nyontek, bahkan diorganisir oleh sekolah, bahkan lebih besar diorganisir oleh kepala daerah dan sebagainya. Ini ada tradisi yang kemudian terpupuk dan menjadi berbahaya," Dahnil menambahkan.

Untuk itu pasangan Prabowo - Sandiaga akan menghapus UN jika terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden pada pemerintahan berikutnya.

Menurut BPN Prabowo - Sandiaga, pendidikan harus menuju tiga tahapan, yakni harus menggembirakan, mencerahkan, dan memajukan. Oleh karenanya Prabowo - Sandiaga ingin UN digantikan dengan sistem pendidikan melalui penelusuran minat dan bakat.

"Anak- kita enggak semua anak-anak kita suka matematika. Jadi prinsip dasarnya mencerahkan itu tidak ada anak yang bodoh, semua anak-anak pintar. Bedanya adalah ada anak-anak yang pintar matematika, ada anak-anak yang pintar bahasa Inggris, ada yang pintar bahasa Arab, ada yang pintar seni dan sebagainya," tutur Dahnil.

"Ketiga memajukan, pendidikan kita itu harus membawa instrumen kebudayaan dan teknologi dalam satu tarikan napas. Eksistensi kebudayaan Indonesia hadir, teknologi, sains juga hadir secara bersamaan," lanjut Dhanil.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei Litbang Kompas Elektabilitas Menurun, Ma'ruf Akan Dorong TKN dan TKD

Survei Litbang Kompas Elektabilitas Menurun, Ma'ruf Akan Dorong TKN dan TKD

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 04:30 WIB

Dipepet Prabowo, Jokowi Jadikan Hasil Survei Litbang Kompas sebagai Koreksi

Dipepet Prabowo, Jokowi Jadikan Hasil Survei Litbang Kompas sebagai Koreksi

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 20:55 WIB

Setelah Keponakan, Jubir BPN: Batin Saya Lihat JK Ikut Dukung Pak Prabowo

Setelah Keponakan, Jubir BPN: Batin Saya Lihat JK Ikut Dukung Pak Prabowo

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 20:11 WIB

Prabowo - Sandi Akan Beberkan Masalah di Era Jokowi saat Kampanye Terbuka

Prabowo - Sandi Akan Beberkan Masalah di Era Jokowi saat Kampanye Terbuka

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 18:54 WIB

Sandiaga Akan Hapus UN, Mendikbud: Mau Pakai Istilah Lain Boleh

Sandiaga Akan Hapus UN, Mendikbud: Mau Pakai Istilah Lain Boleh

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 16:20 WIB

Terkini

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

Bukan Pegasus, Mengenal LIMS: Teknologi Penegak Hukum yang Dipakai Menyadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:35 WIB

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Hindia Acungkan Tiga Jari di AMI Awards, Musisi Lain Ikut Bersolidaritas!

Video | Jum'at, 06 November 2026 | 21:30 WIB

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

Bakal Jadi Kado 5 Abad, Jakarta Ajukan Kebun Raya Mangrove Pertama di Kamal Muara

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:27 WIB

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

Panglima TNI Angkat Bicara Soal Dugaan Seskab Teddy Diperiksa POM TNI

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:24 WIB

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

Soleman Ponto Sebut Tim Khusus Polri Belum Memadai, Desak BAIS dan BIN Usut Penyadapan Presiden

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:14 WIB

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

Jenazah Prajurit Korban Helikopter Mi-17 Berhasil Dievakuasi, Dimakamkan di Trenggalek

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:11 WIB

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:10 WIB

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Miskonsepsi Frugal Living: Romantisasi Kemiskinan di Balik Nasihat Hemat

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

Demokrat Cetak Kemenangan Terbesar di Pemilu Sela AS, Donald Trump Tantrum

News | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

Bukan Sekadar Mengejar Juara, Marching Band Rorotan Siap Tunjukkan Prestasi di Kejurnas FYBI 2026

Bukan Sekadar Mengejar Juara, Marching Band Rorotan Siap Tunjukkan Prestasi di Kejurnas FYBI 2026

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 21:00 WIB

×