Dipepet Prabowo, Jokowi Jadikan Hasil Survei Litbang Kompas sebagai Koreksi

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 20 Maret 2019 | 20:55 WIB
Dipepet Prabowo, Jokowi Jadikan Hasil Survei Litbang Kompas sebagai Koreksi
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menjadikan hasil survei terkait Pemilu 2019 sebagai bahan koreksi dan evaluasi Tim Kampanye Nasional (TKN). Termasuk hasil survei yang baru dikeluarkan Litbang Kompas.

Hasil survei Litbang Kompas menunjukkan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mulai mengejar elektabilitas pasangan Jokowi - Ma'ruf. Dari hasil survei tersebut, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf sebesar 49,2 persen dan Prabowo - Sandiaga 37,4 persen.

"Saya kira semua survei kita lihat sebagai bahan koreksi, sebagai bahan evaluasi untuk mendorong bekerja lebih baik lagi," ujar Jokowi di kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

Jokowi menyebut semua hasil survei yang merilis elektabilitas Jokowi - Ma'ruf termasuk survei Litbang Kompas menjadi bahan untuk evaluasi.

Hasil survei tersebut juga akan dijadikan sebagai bahan untuk memacu untuk bekerja merebut dukungan masyarakat agar memilih Jokowi - Ma'ruf.

"Ya survei kan banyak sekali kan ada berapa, mungkin ada lebih dari 10. Semuanya kita pakai untuk evaluasi, untuk koreksi, untuk memacu bekerja lebih baik lagi," ucap Jokowi.

Terkait hasil survei litbang Kompas yang menunjukkan elektabilitasnya menurun, Jokowi mengajak seluruh relawan dan pendukung untuk terus bekerja keras menjelang Pemilu 2019.

"Kalau saya hasil (survei) yang baik justru akan melemahkan kita, jadi tidak waspada. Hasil survei yang tidak baik atau kecil bisa mendorong memicu seluruh relawan kader untuk bekerja lebih militan lagi," tandasnya.

Untuk diketahui, Litbang Kompas merilis hasil survei elektabilitas kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden periode Maret 2019. Hasilnya, Capres - Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno mulai mengejar elektabilitas Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin.

baca juga

Elektabilitas Jokowi - Maruf Amin pada bulan Maret sebesar 49,2 persen sedangkan Prabowo - Sandiaga 37,4 persen. Adapun responden yang memilih untuk merahasiakannya sebesar 37,4 persen.

Jika dibandingkan dengan hasil survei litbang Kompas yang dilakukan pada Oktober 2019, perubahan terjadi pada elektabilitas keduanya. Jokowi - Maruf Amin mendapatkan 52,6 persen yang artinya, elektabilitas keduanya turun 3,4 persen.

Kenaikan justru terjadi pada elektabilitas Prabowo - Sandiaga. Pada Oktober, elektabilitas keduanya sebesar 32,7 persen yang artinya Prabowo - Sandiaga mendapatkan tambahan sebesar 4,8 persen. Pada Oktober 2019, responden yang memilih untuk merahasiakan jawabannya sebesar 14,7 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berikan Semangat ke Caleg PDIP, Jokowi: Tinggal Kerja di Lapangan

Berikan Semangat ke Caleg PDIP, Jokowi: Tinggal Kerja di Lapangan

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 20:37 WIB

Setelah Keponakan, Jubir BPN: Batin Saya Lihat JK Ikut Dukung Pak Prabowo

Setelah Keponakan, Jubir BPN: Batin Saya Lihat JK Ikut Dukung Pak Prabowo

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 20:11 WIB

Prabowo - Sandi Akan Beberkan Masalah di Era Jokowi saat Kampanye Terbuka

Prabowo - Sandi Akan Beberkan Masalah di Era Jokowi saat Kampanye Terbuka

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 18:54 WIB

Berlangsung Tertutup, Jokowi Beri Penguatan ke Caleg PDIP DKI Jakarta

Berlangsung Tertutup, Jokowi Beri Penguatan ke Caleg PDIP DKI Jakarta

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 18:02 WIB

Jubir Prabowo: Kapan Jokowi Jenguk Romi? Jangan Habis Manis Sepah Dibuang

Jubir Prabowo: Kapan Jokowi Jenguk Romi? Jangan Habis Manis Sepah Dibuang

News | Rabu, 20 Maret 2019 | 17:32 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×