Klarifikasi Tokopedia soal Admin Retweet 'Pulangkan Jokowi ke Solo'

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Jum'at, 22 Maret 2019 | 14:28 WIB
Klarifikasi Tokopedia soal Admin Retweet 'Pulangkan Jokowi ke Solo'
Ilustrasi logo Tokopedia (YouTube/Google Play).

Suara.com - Terkait tindakan admin Twitter @TokopediaCare yang me-retweet 'Pulangkan Jokowi ke Solo', pihak Tokopedia menilai itu merupakan aktivitas pihak yang tak bertanggung jawab.

"Setelah melakukan investigasi lebih lanjut, kami mendapati bahwa aktivitas tersebut berasal dari pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh SUARA.com, Jumat (22/3/2019).

Kini, pihak Tokopedia mengatakan tengah bekerja sama dengan pihak Twitter untuk menghapus kicauan serta mengamankan akun, sekaligus melakukan investigasi lebih lanjut.

"Saat ini, kami sedang bekerja sama dengan pihak Twitter, menghapus tweet dan mengamankan akun, sekaligus terus melakukan investigasi lebih lanjut," kata Nuraini Razak.

Selain itu, Tokopedia menegaskan netralitasnya, tidak berpihak serta tidak menjurus kepada pandangan politik apa pun. Mereka menghargai pilihan setiap masyarakat Indonesia.

"Kami juga ingin menegaskan bahwa Tokopedia merupakan perusahaan teknologi Indonesia yang menghargai pilihan setiap masyarakat Indonesia. Namun sebagai institusi, Tokopedia selalu netral dan tidak berpihak pada pilihan atau pandangan politik apapun," ujar Nuraini Razak.

Sebelumnya diberitakan, admin jejaring sosial Twitter @tokopediacare diduga me-retweet kicauan yang menyerukan untuk memulangkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi ke kota asalnya, Solo, Jawa Tengah.

Hasil retweet akun resmi layanan customer care Tokopedia tersebut tepergok oleh sejumlah warganet. Meski retweet itu disinyalir sudah dihapus, jejak digitalnya disebarkan oleh warga Twitter.

Dalam jejak digital tersebut, kicauan dari warga Twitter pengguna akun @CakKhum yang menyerukan warganet untuk me-retweet cuitannya untuk melancarkan perjalanan Jokowi ke Solo.

"Kita tes nih yang ingin pulangkan JKW ke Solo. Retweet, kalau tembus 10 ribu retweet Insya Allah lancar perjalanannya ke Solo #17AprilGoodByeJokowi," cuit akun @CakKhum.

Akun @CakKhum juga menyelipkan tautan artikel di sebuah laman media daring (dalam jaringan--RED) dengan judul 'Gerindra: Insyaallah Jokowi akan Kita Pulangkan ke Solo'.

Nah, di bagian atas akun tersebut, terselip notifikasi bahwa akun TokopediaCare telah ikut me-retweet kicauan tersebut.

"TokopediaCare Retweet," demikian tertulis di notifikasi tersebut.

Jejak digital akun TokopediaCare diduga retweet pulangkan Jokowi ke Solo. [Twitter]
Jejak digital akun TokopediaCare diduga retweet pulangkan Jokowi ke Solo. [Twitter]

Sejumlah warganet ramai-ramai mempertanyakan maksud dari aksi retweet yang dilakukan oleh admin TokopediaCare sebagai akun layanan pelanggan Tokopedia.

"Balas donk @tokopediacare Apa maksudnya me-retweet ini????? Sejak kapan Toped turun ke politik? Soalnya udah mulai viral beritanya," kicau akun @kalenopi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Admin TokopediaCare Tepergok Retweet 'Pulangkan Jokowi ke Solo'?

Admin TokopediaCare Tepergok Retweet 'Pulangkan Jokowi ke Solo'?

News | Jum'at, 22 Maret 2019 | 13:28 WIB

Terkini

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global

News | Senin, 13 April 2026 | 16:02 WIB

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:47 WIB

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

Iran Keras soal AS Blokade Selat Hormuz: Kalau Mereka Melawan Kami Melawan, Kami Tidak Tunduk!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:44 WIB

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

Demokrasi RI Ternyata Masih 'Sakti', Survei LSI Buktikan Publik Masih Menaruh Kepercayaan Penuh!

News | Senin, 13 April 2026 | 15:43 WIB

Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI

Prabowo Temui Putin di Tengah Krisis Global, Pakar: Langkah Krusial Amankan Energi RI

News | Senin, 13 April 2026 | 15:39 WIB

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

Viral Dulu Baru Ditangani? Pramono Anung Akui Keluhan Warganet Bikin Kinerja Pemprov Ngebut

News | Senin, 13 April 2026 | 15:29 WIB

Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS

Langit Indonesia Dijual? Sjafrie Sjamsoeddin Bakal Teken Akses Bebas untuk Militer AS

News | Senin, 13 April 2026 | 15:28 WIB

Soal Dugaan AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Sukamta: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Soal Dugaan AS Bebas Akses Wilayah Udara Indonesia, Sukamta: Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

News | Senin, 13 April 2026 | 15:24 WIB

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

11 Ribu Warga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos 2026, Ini Penjelasan Kemensos

News | Senin, 13 April 2026 | 15:17 WIB

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

Isu Fusi NasDem-Gerindra Mencuat, Saan Mustopa: Sebagai Ide tentu Dipertimbangkan, Itu Hal Biasa

News | Senin, 13 April 2026 | 15:02 WIB