Pejabat Banyak Absen dan Umrah, Rapat Tarif MRT Jakarta Ditunda

Reza Gunadha | Stephanus Aranditio
Pejabat Banyak Absen dan Umrah, Rapat Tarif MRT Jakarta Ditunda
Rapat DPRD DKI Jakarta membahas tarif MRT diskors hingga waktu yang tidak ditentukan, karena sejumlah kepala dinas terkait belum hadir di ruang rapat, Senin (25/3/2019). [Suara.com/Stephanus Aranditio]

"Rapat harus dihadiri kepalanya, saya tidak mau ekornya doang. Saya saja ketua DPRD langsung yang mimpin rapat."

Suara.com - Rapat DPRD DKI Jakarta membahas tarif MRT diskors hingga waktu yang tidak ditentukan, karena sejumlah kepala dinas terkait belum hadir di ruang rapat, Senin (25/3/2019). Beberapa ada yang diwakilkan dan ada juga yang sedang umrah.

Sidang pemimpin gabungan ini sejatinya dijadwalkan pukul 13.00 WIB, namun pemimpin rapat dan fraksi juga belum datang.

Rapat baru dimulai sekitar Pukul 14.30 WIB, saat pemimpin rapat, yakni Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, memasuki ruangan serbaguna lantai 3 Gedung DPRD DKI.

Saat rapat dimulai, Pras memanggil satu per satu peserta rapat. Namun ada beberapa yang tidak hadir dan diwakilkan, sehingga ia menskors rapat hingga waktu yang tidak ditentukan.

"Rapat harus dihadiri kepalanya, saya tidak mau ekornya doang. Saya saja ketua DPRD langsung yang mimpin rapat, kalau begini, rapat saya skors," kata Prasetyo saat memimpin rapat.

Adapun yang belum hadir adalah Kepala Bapeda (diwakilkan), Kepala BPKD (diwakilkan), Kepala BPRD (umrah), Kepala BP BUMD (diwakilkan, Kepala Diskominfotik (diwakilkan karena lagi di Singapura), dan Dirut Jakpro (belum hadir).

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS