KLHK Apresiasi Khusus Semangat Konservasi Alam Profesor Alikodra

Fabiola Febrinastri

Selasa, 26 Maret 2019 | 09:18 WIB
KLHK Apresiasi Khusus Semangat Konservasi Alam Profesor Alikodra
Penghormatan kepada Prof. Dr. Ir. Hadi S. Alikodra, MS., di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019). (Dok : KLHK)

Suara.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), yang diwakili Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Wiratno, menghadiri penghormatan kepada Prof. Dr. Ir. Hadi S. Alikodra, MS., di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019). Wiratno, yang mewakili Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, memberikan apresiasi khusus terhadap kiprah gemilang profesor dalam mendukung upaya konservasi sumber daya alam.

Pada kesempatan itu, Wiratno menyampaikan bahwa kiprah Prof. Alikodra selama 45 tahun, yaitu sejak tahun 1974, telah memberikan peran yang penting bagi kemajuan ilmu konservasi.

"Bukan waktu yang pendek untuk selalu konsisten mengajarkan dan mengerjakan hal-hal terkait konservasi dan lingkungan," katanya.

Prof. Alikodra pernah berperan sebagai birokrat pada Kementerian Lingkungan Hidup, sampai menjadi Staf Ahli Menteri LH Bidang Teknologi Lingkungan Hidup, anggota Dewan Riset Nasional, serta Wakil Ketua Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedal). Selain bekerja sebagai pengajar pada almamaternya, Prof. Alikodra juga mengajar sebagai dosen tamu pada UIN, USU, dan UI.

Tak kurang dari 10 Doktor dari IPB, 3 Doktor pada UIN, 11 Doktor dari UI, dan 7 Doktor dari USU yang lahir dari bimbingannya.

Prof. Alikodra telah menulis 16 buku, mulai dari Dasar-Dasar Pengelolaan Satwa Liar (1990) sampai buku tentang Moral dan Etika Konservasi Alam, termasuk Ecosophy; Etika bagi Penyelamatan Biodiversity dan Lingkungan Hidup. Selain itu, tak kurang dari 29 tulisan pada jurnal internasional yang pernah ditulisnya, serta 10 tulisan di media massa.

Penghormatan kepada Prof. Dr. Ir. Hadi S. Alikodra, MS., di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019). (Dok : KLHK)
Penghormatan kepada Prof. Dr. Ir. Hadi S. Alikodra, MS., di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (23/3/2019). (Dok : KLHK)

Prof. Alikodra juga sangat intens berperan dalam seminar, loka karya dan simposium di 45 even di sepanjang kariernya, baik di dalam maupun di luar negeri.

Seluruh baktinya diawali dengan mata kuliah “Perlindungan Alam dan Pelestarian Margasatwa (PAPM)”, pada pertengahan 1980-an di Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Jurusan Konservasi Sumberdaya Hutan (KSH). Tokoh yang akrab disapa Prof. Alikodra ini, membawa konsep baru konservasi dengan istilah 3 P, yaitu Perlindungan, Pengawetan, dan Pemanfaatan secara Lestari.

Konsep ini kemudian dimotori oleh Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (Ditjen PHPA, Departemen Kehutanan pada waktu itu), yang sekarang menjadi Direktorat Jenderal KSDAE di KLHK.

baca juga

Pada kesempatan itu, Prof. Alikodra mengutarakan konsep Ecosofi, “Generasi Konservasi harus melakukan metafora, wajib mengikuti garis - garis ketentuan Allah sebagai hukum alam."

"Menyuarakan semangat konservasi alam dan lingkungan di Indonesia dapat diwujudkan bersama para pihak yang bergerak di bidang konservasi alam dan lingkungan, karena manusia, alam, sang Pencipta dalam faham ecosofi bagi lingkungan berkelanjutan," tuturnya.

Prof. Alikodra adalah pendiri Departemen Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata (dulu Jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan). Pada Februari 2019, beliau memasuki usia pensiun sebagai Pegawai Negeri Sipil di usia 70 tahun.

Beliau mengenalkan konsep “Strategi Konservasi Dunia” atau dikenal dengan World Conservation Strategy (WCS), sebagai hasil dari pertemuan internasional yang diselenggarakan oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources) pada 1980 di Gland, Swiss.

Dalam naskah aslinya, ada tiga tujuan konservasi, yaitu Maintenance of essential ecological processes and life-support systems,  Preservation of genetic diversity, dan Sustainable utilization of species and ecosystems.

Dalam mata kuliah, ia sering membahas satu bentuk kawasan konservasi yang pada waktu itu belum banyak dikenal, yaitu taman nasional. Istilah ini memang tidak ada dalam Undang Undang Nomor 5 Tahun 1967 tentang Ketentuan-ketentuan Pokok Kehutanan.

Konsep konservasi sebagaimana tersebut di atas, dalam perjalanan waktu kurang dari 10 tahun kemudian menjadi pondasi substansi dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, yang diundangkan pada 10 Agustus 1990.

Turut hadir dalam apresiasi ini, Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, MS (Menteri Riset dan Teknologi di Kabinet Indonesia Bersatu II, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia 2009-2011), Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS. (Menteri Kelautan dan Perikanan pada Kabinet Gotong Royong), Wakil Rektor II IPB Agus Purwito, Dekan Fakultas Kehutanan Dr. Rinekso, penasihat senior Menteri LHK, Dr. Efransjah, dan 150 alumni bimbingan Prof. Alikodra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Karhutla di Aceh, KLHK : Perlu Dukungan Semua Pihak

Cegah Karhutla di Aceh, KLHK : Perlu Dukungan Semua Pihak

News | Jum'at, 22 Maret 2019 | 16:31 WIB

KLHK Ambil Langkah Strategis Atasi Bencana Banjir Sentani Papua

KLHK Ambil Langkah Strategis Atasi Bencana Banjir Sentani Papua

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 20:22 WIB

Upaya Rehabilitasi, KLHK Tanam Ratusan Pohon di Bogor

Upaya Rehabilitasi, KLHK Tanam Ratusan Pohon di Bogor

News | Senin, 18 Maret 2019 | 16:32 WIB

KLHK Komitmen Tingkatkan Populasi Harimau Sumatera 2 Kali Lipat

KLHK Komitmen Tingkatkan Populasi Harimau Sumatera 2 Kali Lipat

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 10:26 WIB

Terkini

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahsiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahsiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:14 WIB

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 13:05 WIB

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:00 WIB

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Melalui Piano dan Gamelan, Iqbal Sidiq Perkenalkan Kekayaan Musik Nusantara di Istanbul

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:57 WIB

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Cara Cek Update Harga BBM Terbaru Secara Online, Praktis dan Akurat!

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 12:50 WIB

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

Tanam 500 Pohon Buah di Candi Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Lestarikan Alam

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:38 WIB

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Belajar Membatik Langsung di Trusmi, Cara Anak Muda Mengenal Warisan Budaya Cirebon

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:33 WIB

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

5 Perbedaan Lipstik Maybelline Superstay Matte dan Vinyl, Kenali Formula hingga Ketahanannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 12:32 WIB

×