Dipecat, 6 Guru Honorer Pendukung Prabowo - Sandiaga Belum Digaji

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 26 Maret 2019 | 12:15 WIB
Dipecat, 6 Guru Honorer Pendukung Prabowo - Sandiaga Belum Digaji
PNS Banten dukung Prabowo - Sandiaga (Bantennews)

Suara.com - Enam guru honorer pendukung Prabowo - Sandiaga belum digaji. Keenam guru honorer itu dipecat karena pamer mendukung Prabowo - Sandiaga.

Dikabarkan, Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten dikabarkan bakal mengangkat kembali sebanyak 6 guru honorer SMA Negeri 9 Kabupaten Tangerang yang dipecat gegara berpose dua jari dan pamer dukung Prabowo - Sandiaga. Hanya saja sampai kini surat pemecatan belum diterima mereka.

“Dinas Pendidikan Banten akan mengangkat kembali 6 honorer pada 2 Mei 2019. Tapi sampai sekarang belum ada surat pernyataan atau pencabutan pemecatan terhadap honorer yang dipecat oleh Dindik Banten. Seharusnya kan kalau pemecatan melalui surat, pencabutan dan pengangkatan kembali juga melalui surat. Jadi bukan omongan doang,” tegas Ketua Persatuan Honorer Banten, Martin Al Kosim, Selasa (26/3/2019).

Persatuan Honorer Banten akan melakukan pertemuan dengan pihak Dindik Banten guna memperjelas nasib 6 honorer yang dipecat tersebut.

“Gaji mereka bulan Maret ini dijanjikan akan dibayar, tapi sampai tangga 17. Jadi April tidak dibayar,” terangnya.

Dia mendesak Dindik Banten agar mengeluarkan surat sebelum 28 Maret, jika tidak pihaknya sepakat menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran.

“Kalau tanggal 28 surat pencabutan pemecatan tidak dikeluarkan, kami honorer se-Banten akan menggelar aksi solidaritas, unjuk rasa di KP3B Provinsi Banten. Massa yang akan turun sekitar 5.000 orang. Bahkan di Jawa Timur, Jawa Tengah, intinya semua daerah akan aksi solidaritas untuk honorer yang dipecat,” katanya.

Terkait aksi solidaritas itu, Martin menegaskan bahwa tidak ada kaitannya dengan partai politik manapun.

“Solidaritas ini sebagai bentuk kekecewaan honorer atas pemecatan tersebut karena kami nilai tidak adil. Tidak ada aturan yang menyatakan bahwa honorer untuk netral, kecuali PNS, Polri dan TNI itu wajib netral,” ucapnya.

Terkait hal ini belum ada konfirmasi dari Dindik Banten. Wartawan masih mencoba mengkonfirmasi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo - Sandiaga Bahas DPT Bermasalah di DPR, Ada Neno dan Amien Rais

Prabowo - Sandiaga Bahas DPT Bermasalah di DPR, Ada Neno dan Amien Rais

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 11:42 WIB

TKD Jokowi - Ma'ruf Siap Tanggung Jawab Kerusakan Stadion Maulana Yusuf

TKD Jokowi - Ma'ruf Siap Tanggung Jawab Kerusakan Stadion Maulana Yusuf

Banten | Selasa, 26 Maret 2019 | 11:40 WIB

Usai Dipakai Kampanye Jokowi, Begini Penampakan Stadion Maulana Yusuf

Usai Dipakai Kampanye Jokowi, Begini Penampakan Stadion Maulana Yusuf

Banten | Selasa, 26 Maret 2019 | 11:21 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB