Wanita Diancam usai Tegur Pria Duduk di Lantai KRL, Petugas Malah Abai

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 27 Maret 2019 | 13:33 WIB
Wanita Diancam usai Tegur Pria Duduk di Lantai KRL, Petugas Malah Abai
Suasana Stasiun Jakarta Kota, Sabtu (30/4).

Suara.com - Seorang wanita mendapatkan ancaman dari seorang pria usai menegurnya yang jongkok di lantai KRL Commuterline. Ironisnya, petugas keamanan kereta justru membiarkan hal itu terjadi. Dia justru meminta si wanita bersabar.

Kisah kejadian ini pun dibagikan melalui akun Twitter @Miaaisyahp. Ia membagikan ulang cerita temannya yang menjadi saksi saat kejadian yang membuat tak nyaman di moda transportasi umum itu terjadi.

Liat instastory temen dan tergerak buat share karena makin lama makin aneh-aneh orang Indonesia. Tolong @CommuterLine ditindaklanjuti dan diedukasilah pertugas yang berjaga. Demi keselamaytan semua penumpang juga,” kata @Miaaisyahp seperti dikutip Suara.com, Rabu (27/3/2019).

Kejadian yang membuat tak nyaman para penumpang itu terjadi di KRL jalur Serpong-Rangkas Bitung. Saat itu posisi kereta sedang penuh dan nampak seorang pria jongkok di dalam kereta.

Seorang wanita yang mendapatkan kursi di kereta itu pun menegurnya agar tidak jongkok di lantai kereta karena bisa mengganggu penumpang lainnya. Namun bukannya jera, si pria itu malah berbalik memarahi si wanita.

Aksi ini pun diikuti oleh teman-teman si pria hingga wajah si wanita dipotret menggunakan telepon seluler dan diancam akan dicegat di jalan.

Wanita yang ketakutan itu pun melapor ke petugas yang ada di gerbong. Sayang, si petugas malah meminta si wanita bersabar dan melupakan kejadian itu.

Udah mba diemin aja biasa kalau anak-anak Rangkas emang begitu,” kata si petugas.

Si pria yang ditegur oleh si wanita itu pun makin semangat meledek si wanita hingga si wanita merasa ketakutan dan menangis.

baca juga

Saat kereta tiba di Stasiun Sudimara, si wanita turun dan melaporkan kejadian itu ke petugas stasiun. Namun, lagi-lagi petugas meminta si wanita melupakan kejadian itu.

Para penumpang yang melihatnya pun ikut meradang, penumpang pria lain berusaha mengejar sip ria yang mengancam itu untuk menyeretnya keluar, namun aksi itu dicegah oleh petugas dan meminta semuanya melupakan kejadian itu.

Bahkan, petugas stasiun pun memberikan perintah kepada masinis untuk segera menutup pintu gerbong dan melanjutkan perjalanan.

Aksi penumpang yang tidak beretika dan petugas yang tidak tegas itu pun menjadi pembicaraan warganet.

Banyak warganet yang ikut geram dengan aksi serupa yang ternyata sudah sering terjadi terutama di kereta rute Serpong-Rangkas Bitung.

Akun resmi KRL @CommuterLine pun membalas berbagai ungkapan kekesalan warganet. Pihaknya menegaskan akan menindaklanjuti laporan itu.

@Miaaisyahp @AnkerTwiter Selamat pagi. Terima kasi atas informasi yang diberikan. Perihal tersebut kami bantu teruskan ke Unit terkait untuk dapat dievaluasi serta ditindaklanjuti,” tulis akun resmi KRL.

Berikut unggahan warganet tersebut:

Curhat wanita diancam di KRL. [Twitter]
Curhat wanita diancam di KRL. [Twitter]

***********************************

Curhat wanita diancam di KRL. [Twitter]
Curhat wanita diancam di KRL. [Twitter]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Uji Coba Kereta Bawah Tanah dengan Teknologi Pengenalan Wajah

China Uji Coba Kereta Bawah Tanah dengan Teknologi Pengenalan Wajah

Tekno | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:09 WIB

KNKT Terjunkan Tim untuk Selidiki KRL Anjlok di Kebon Pedes, Bogor

KNKT Terjunkan Tim untuk Selidiki KRL Anjlok di Kebon Pedes, Bogor

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 15:16 WIB

Terkini

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:20 WIB

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

BEM UBK Ngaku Terima Uang, PSI Bela Gibran: Tak Mungkin Mas Wapres Main-main dengan Mahasiswa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:38 WIB

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

Skandal Suap BEM UBK Usai Bertemu Gibran di Istana, Siapa Bermain?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:35 WIB

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

2 Calon Manajer Kopdes Merah Putih Tewas saat Latihan Militer, Ini Penyebabnya

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:33 WIB

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

Teriak 'Kaki Saya Patah' saat Jaga Demo di DPR, Ternyata Ini Diagnosis Medis AKBP Adri Desas

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:32 WIB

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:04 WIB