Gus Nadir: MUI Gagal Paham Bedakan Khilafah dan Khalifah, Parah!

Rendy Adrikni Sadikin | Suara.com

Senin, 01 April 2019 | 11:04 WIB
Gus Nadir: MUI Gagal Paham Bedakan Khilafah dan Khalifah, Parah!
Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir. [Facebook]

Suara.com - Dosen sekaligus penulis buku, Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir, menanggapi selebaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait penyebutan khilafah.

Imbauan tersebut menyinggung penggunaan isu keagamaan salah satunya penyebutan khilafah yang marak disebut dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

Dalam selebaran imbauan yang dikeluarkan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsuddin pada 29 Maret 2019 itu, ada poin yang menurut Gus Nadir fatal cum keliru.

Seperti dikutip Suara.com, poin nomor 2 dalam imbauan tersebut berbunyi seperti ini:

"Walaupun di Indonesia khilafah sebagai lembaga politik tidak diterima luas, namun khilafah yang disebut dalam Al-Qur'an adalah ajaran Islam yang mulia (manusia mengemban misi menjadi Wakil Tuhan di Bumi/khalifatullah fil ardh)."

Kritik dan protes tersebut disampakan Gus Nadir melalui akun jejaring sosial Twitter miliknya, @na_dirs, Sabtu (30/3/2019). Dia juga mengunggah isi imbauan itu.

Menurut Gus Nadir, Din Syamsuddin keliru karena tidak bisa membedakan sistem khilafah dan khalifah. Tidak ada satupun ayah di Al Quran yang menggunakan istilah khilafah, melainkan khalifah.

"Pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini keliru karena tidak bisa membedakan antara sistem khilafah dengan khalifah. Point kedua amat fatal kelirunya: tidak ada satupun ayat Qur’an yang menggunakan istilah Khilafah. Yang ada itu soal Khalifah. MUI gagal paham bedakan keduanya. Parah!" cuit Gus Nadir.

Karena kritik tersebut, imbuh Gus Nadir, sejumlah tokoh Muhammadiyah dan MUI menghubunginya. Bahkan, dia juga mengaku dihubungi Din Syamsuddin. Din mengatakan tidak ada masalah terkait kritik itu.

"Saya dihubungi oleh sejumlah tokoh Muhammadiyah & MUI karena kritikan saya kepada Prof Din Syamsuddin. Bahkan Bang Din juga kontak langsung saya ke WA. Beda pendapat biasa saja. Bahkan Bang Din bilang: “la ba’sa bihi ya Akhil Mahbub” (no problem, o beloved brother)," cuit Gus Nadir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Din Syamsuddin: Jangan Pertentangkan Pancasila dengan Khilafah

Din Syamsuddin: Jangan Pertentangkan Pancasila dengan Khilafah

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 06:15 WIB

Din: Korban Penembakan Masjid Selandia Baru Semoga Jadi Syuhada

Din: Korban Penembakan Masjid Selandia Baru Semoga Jadi Syuhada

News | Jum'at, 15 Maret 2019 | 17:17 WIB

Jokowi Angkat Syafiq A Mughni Gantikan Din Syamsuddin

Jokowi Angkat Syafiq A Mughni Gantikan Din Syamsuddin

News | Sabtu, 27 Oktober 2018 | 06:29 WIB

DIn Syamsuddin: Tempat Ibadah Jangan Dipakai Kampanye Politik

DIn Syamsuddin: Tempat Ibadah Jangan Dipakai Kampanye Politik

News | Kamis, 27 September 2018 | 20:47 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!

News | Selasa, 14 April 2026 | 22:14 WIB

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:51 WIB

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:45 WIB

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!

News | Selasa, 14 April 2026 | 21:07 WIB

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:35 WIB

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:31 WIB

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati

News | Selasa, 14 April 2026 | 20:08 WIB

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB