Reaksi Perekayasa Video usai Dapat Sentilan Menohok dari Gus Mus

Rendy Adrikni Sadikin

Senin, 01 April 2019 | 16:43 WIB
Reaksi Perekayasa Video usai Dapat Sentilan Menohok dari Gus Mus
KH Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus berbicara dalam sarasehan membahas soal hoax di Semarang, Jateng, Kamis (20/4) [Antara/Aditya Pradana].

Suara.com - Pelaku rekayasa video milik Budayawan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, bereaksi terhadap kritik Gus Mus.

Pemilik akun @shenall.ap tersebut ingin bertemu dan meminta maaf secara langsung kepada Gus Mus atas perbuatannya melalui status terbaru Instagram miliknya.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya mbah. Bagaimana supaya saya bisa langsung berkomunikasi kepada mbah untuk melakukan klarifikasi dan permohonan maaf @s.kakung," tulis akun @shenall.ap.

Dia juga mengunggah foto permintaan maaf untuk semua orang yang kecewa dengan unggahan video rekayasa yang mengadu domba Gus Mus dan Maruf Amin.

"Buat saudara-saudaraku yang kecewa dengan postingan ana, saya minta maaf. Kalau ada yang bisa saya hubungi supaya permohonan maaf saya bisa sampai ke @s.kakung (akun Gus Mus--RED)," demikian tertulis di foto itu.

Akun Shenall.ap minta maaf ke Gus Mus. [Instagram]
Akun Shenall.ap minta maaf ke Gus Mus. [Instagram]

Sebelumnya, budayawan sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus, merasa difitnah melalui video hasil editan alias rekayasa.

Kekecewaan tersebut dilontarkan Gus Mus melalui akun jejaring sosial Instagram, @s.kakung, dan akun Twitter @gusmusgusmu, miliknya, Senin (1/4/2019).

Dalam video tersebut, terlihat hasil rekayasa seolah-olah Gus Mus menanggapi pernyataan dan orasi calon wakil presiden nomor urut 2 Maruf Amin.

Di video itu, terlihat Maruf Amin berorasi di atas panggung bahwa pemerintah sudah membuat tol darat, tol laut, tol udara hingga tol langit.

"Bahkan sekarang sudah bikin tol, tol darat, tol laut, tol udara, tol langit juga ada," ujar Maruf Amin dalam orasinya.

Adegan tersebut berganti dengan wawancara Gus Mus dengan seorang pria dengan latar dan waktu yang berbeda.

Dalam adegan itu, Gus Mus mengatakan jelas ada yang soak dan tidak waras karena berlebih-lebihan.

"Itu jelas ada yang soak. Ndak, itu karena apa? Karena berlebih-lebihan. Jangan sampean mencintai orang berlebih-lebihan dan jangan membenci orang berlebih-lebihan. Anda nanti tidak waras," ujar Gus Mus dalam video itu.

Menanggapi video tersebut, Gus Mus menegaskan bahwa itu merupakan hasil editan. Bahkan, dia menyebut si pelaku tega hanya gara-gara kepentingan politik bisa merekayasa.

"Gara-gara kepentingan politik sesaat, ada manusia yang tega membuat editan seperti ini. Rekayasa keterlaluan semacam ini sama sekali tidak sebanding dengan keuntungan politis--kalau memang ada--yang akan diperoleh dan dinikmatinya," tulis Gus Mus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Difitnah Lewat Video, Gus Mus: Ada Manusia Tega Bikin Editan Begini

Difitnah Lewat Video, Gus Mus: Ada Manusia Tega Bikin Editan Begini

News | Senin, 01 April 2019 | 16:15 WIB

Cuitan Geram Putri Gus Mus Tanggapi Omongan 'Hasrat Seksual' Tengku Zul

Cuitan Geram Putri Gus Mus Tanggapi Omongan 'Hasrat Seksual' Tengku Zul

News | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:50 WIB

Gus Mus: Jadilah Manusia, Jangan Cebong atau Kampret

Gus Mus: Jadilah Manusia, Jangan Cebong atau Kampret

News | Minggu, 27 Januari 2019 | 04:45 WIB

Terkini

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Kemenkum Tegaskan Penutupan Situs Tak Bisa Asal, Aduan Pelanggaran Hak Cipta Harus Lewati Verifikasi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

Mahasiswa Serbia Bersih-Bersih Institusi, Kepala Intelijen hingga Direktur Polisi Dipaksa Mundur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Kemenhub Ungkap 39 Persen Keterlibatan Kecelakaan Lalu Lintas Berasal dari Usia Pelajar

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:42 WIB

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:30 WIB

×