Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB
Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik
Tim Labfor Polda Jatim melakukan olah TKP di sebuah rumah yang ditempati terduga pelaku DBM di Jalan Kunir Nomor 13, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin (26/10/2026), terkait dugaan pembunuhan ibu DH (30) dan anaknya AGF (4). ANTARA/Louis Rika
baca 10 detik
  • Direktur Institut Kapal Perempuan Budhis Utami menyayangkan narasi menyudutkan terhadap korban pembunuhan DH di Madiun pada Kamis 29 Oktober 2026.
  • Budhis Utami menyatakan pemerintah seharusnya mengintervensi konten media sosial yang menyudutkan korban karena mencerminkan bias gender patriarki.
  • Pemerintah dinilai masih menunjukkan bias gender melalui kebijakan dan pernyataan pejabat yang tidak berpihak secara adil pada keselamatan masyarakat.

Suara.com - Ramainya pembahasan kehidupan pribadi DH, korban pembunuhan di Madiun oleh suaminya, disayangkan oleh aktivis perempuan.

Status DH sebagai istri siri sekaligus istri kedua justru membuat korban dapat narasi yang menyudutkan di media sosial.

Direktur Institut Kapal Perempuan, Budhis Utami, menekankan bahwa seharusnya ada intervensi pemerintah terhadap konten yang justru menyudutkan korban.

Namun, sayangnya pemerintah juga dinilai masih jadi pelaku dari cara pandang bias gender itu sendiri.

"Sebenarnya pemerintah kita juga patriarki semuanya. Jadi cara pandang, bagaimana meluruskan sebuah berita itu tidak ada. Seharusnya itu tanggung jawab yang melindungi," kata Budhis ditemui di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Upaya meluruskan pemberitaan dan percakapan publik di media sosial, ditegaskan Budhis, bukan bertujuan untuk membatasi opini publik.

Melainkan menjadi bagian dari tanggung jawab pihak yang memiliki kewenangan melindungi masyarakat dari cara pandang patriarki.

Ia mencontohkan kebijakan pemerintah China yang disebutnya melakukan intervensi terhadap konten drama pendek atau short drama.

Menurut Budhis, langkah tersebut dapat menjadi gambaran bagaimana pemerintah bisa ikut mengoreksi narasi populer yang dinilai membentuk ekspektasi tidak realistis terhadap kehidupan perempuan.

baca juga

"Contoh sederhana saja pemerintah China itu intervensi pada short dramanya. Karena cerita CEO yang tidak real, yang tidak mungkin terjadi, yang membuat perempuan terutama menunggu dilamar orang kaya, dicari orang kaya, naik status," ujarnya.

Menurut Budhis, gambaran semacam itu tidak sesuai dengan realitas kehidupan yang menuntut perempuan bekerja.

Ia menilai pemerintah seharusnya tidak hanya menangani konten bermasalah setelah viral, tetapi juga mengedukasi masyarakat mengenai cara pandang terhadap perempuan.

Namun, Budhis kembali mempertanyakan komitmen pemerintah dalam mendorong perubahan tersebut karena menilai bias gender masih terlihat dalam kebijakan maupun pernyataan pejabat.

"Tapi sekali lagi pemerintah kita mana sih yang tidak bias gender," kata dia.

Budhis kemudian menyinggung pernyataan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) saat memberikan komentar soal kecelakaan kereta di stasiun Bekasi Timur yang terjadi gerbong perempuan pada April 2026 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Soroti Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, Menteri PPPA Ungkap Alasan Pemerintah Terlihat Lamban

Soroti Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, Menteri PPPA Ungkap Alasan Pemerintah Terlihat Lamban

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 17:41 WIB

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'

Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun, DPR Singgung Pelaku 'Manusia Berjubah Iblis'

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:29 WIB

Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap

Kronologi Lengkap Pembunuhan Sadis Ibu dan Anak di Madiun hingga Pelaku Ditangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:37 WIB

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

7 Fakta Mencengangkan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun hingga Jasadnya Digiling

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:26 WIB

Terkini

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Pendapatan Indosat Tumbuh 11 Persen, Bisnis AI Cloud Bidik 100 Juta Dolar AS pada 2026

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

3 Rekomendasi Bedak Tabur Transparan Lokal, Bisa Diandalkan untuk Mengunci Makeup

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

Soroti Pengamanan Demo 28 Oktober Bundaran HI, Legislator PDIP Ingatkan Prosedur Pelibatan TNI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

Dominasi Netanyahu di Parlemen Israel Ambruk, Warga Gaza dan Timur Tengah Menanti Dampaknya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Meski Produksi Dipangkas, ESDM Tetap Serok PNBP Rp131 T dari Minerba

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:29 WIB

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Dari Aspal Kampung Ke Panggung Asia: 3 Bintang Muda Futsal AXIS 2026

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:28 WIB

×