Pengakuan AKP Sulman Aziz, Humas Polda Jabar: Dia Sedang Emosi

Chandra Iswinarno

Senin, 01 April 2019 | 19:15 WIB
Pengakuan AKP Sulman Aziz, Humas Polda Jabar: Dia Sedang Emosi
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudho Wisnu Andiko (kanan) dan mantan Kapolsek Pasirwangi, Garut, AKP Sulman Aziz saat memberikan keterangan di Mapolda Jawa Barat, Bandung, Senin (1/4/2019). [Suara.com/Aminuddin]

Suara.com - Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) membantah pernyataan mantan Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz yang menyatakan dirinya disuruh Kapolres Garut untuk menggalang dukungan kepada pasangan capres - cawapres nomor urut 01, Jokowi - Maruf Amin dalam Pilpres 2019.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudho Wisnu Andiko mengatakan mutasi yang dilakukan terhadap Sulman sesuai dengan regulasi yang diterapkan instansinya.

Ia menambahkan, mutasi tersebut rutin dilakukan demi kepentingan organisasi kepolisian di wilayah Jawa Barat.

"Mutasi sesuai dengan surat TR (telegram rahasia) 499 yang dikeluarkan Polda Jabar. Isinya rotasi mutasi rutin terhadap seluruh personel Polda Jabar jadi AKP Sulman tidak sendirian," kata Trunoyudho di Mapolda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Jawa Barat, Senin (1/4/2019).

Sulman yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Pasirwangi kemudian dipindahtugaskan menjadi Kepala Unit Seksi Pelanggaran Sub-direktorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat.

Sebelumnya, Sulman memberikan pengakuan bahwa Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Budi Satria Wiguna telah memerintahkan 22 Kapolsek di Garut untuk menggiring masyarakat agar memilih Jokowi di Pilpres nanti.

Menurut dia, perintah itu diiringi ancaman bahwa Kapolsek akan di atasi bila Jokowi kalah di wilayahnya. Pengakuan Sulman itu berlangsung di kantor Lokataru, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (31/3/2019).

Trunoyudho mengatakan pengakuan Sulman itu terbawa amarah lantaran baru saja dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolsek Pasirwangi. Meski begitu, Trunoyudho mengatakan masih akan melakukan pendalaman terkait masalah itu.

"Dalam hal ini bersangkutan sudah menyampaikan pada suatu itu sedang emosi, apa yang dilakukan sudah dijelaskan semuanya. Upaya tindak lanjut kita akan melakukan pendalaman lebih lanjut kepada bersangkutan," tukasnya.

baca juga

Menurutnya, Sulman terlanjur marah kepada atasannya Kapolres Garut, AKBP Budi Satria yang seolah ikut campur dalam proses mutasi Sulman.

Sehingga, dia memberikan pengakuan bahwa alasan mutasi atas dirinya karena dianggap telah memberikan dukungan kepada salah satu pasangan capres.

"Artinya yang bersangkutan ada secara pribadi kepada AKBP selaku Kapolres, artinya person to person," tukasnya

Kontributor : Aminuddin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngaku Diperintah Kapolres Dukung Jokowi, AKP Sulman akan Diperiksa Propam

Ngaku Diperintah Kapolres Dukung Jokowi, AKP Sulman akan Diperiksa Propam

News | Senin, 01 April 2019 | 14:42 WIB

Pengakuan Eks Kapolsek Pasirwangi, Karopenmas Polri: Tanya Polda Jabar

Pengakuan Eks Kapolsek Pasirwangi, Karopenmas Polri: Tanya Polda Jabar

News | Senin, 01 April 2019 | 14:18 WIB

Eks Kapolsek Dimutasi karena Prabowo, Demokrat: Kapolri Sedang Berjudi

Eks Kapolsek Dimutasi karena Prabowo, Demokrat: Kapolri Sedang Berjudi

News | Senin, 01 April 2019 | 14:09 WIB

PDIP Minta Kapolri Ambil Tindakan Atas Pengakuan Eks Kapolsek Pasirwangi

PDIP Minta Kapolri Ambil Tindakan Atas Pengakuan Eks Kapolsek Pasirwangi

News | Senin, 01 April 2019 | 13:08 WIB

Andi Arief: Saya Berharap Prabowo Bersikap soal Skandal Kapolres-Kapolsek

Andi Arief: Saya Berharap Prabowo Bersikap soal Skandal Kapolres-Kapolsek

News | Senin, 01 April 2019 | 12:01 WIB

Terkini

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:28 WIB

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

Penguatan Fiskal hingga Digitalisasi Layanan Masuk 10 Rekomendasi untuk Kota di Indonesia

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:39 WIB

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

Bukan Provokasi, Boikot Pajak Dinilai jadi Hak Pembangkangan Sipil

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:59 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:35 WIB

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:54 WIB

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:42 WIB

×