Mengerikan, 20 Orang Tewas Terpanggang Saat Bus Terbakar di Peru

Bangun Santoso

Selasa, 02 April 2019 | 09:03 WIB
Mengerikan, 20 Orang Tewas Terpanggang Saat Bus Terbakar di Peru
Penampakan bus terbakar di Peru yang menewaskan 20 orang dan 8 lainnya luka-luka. (AFP)

Suara.com - Sedikitnya 20 orang tewas dan delapan lainnya terluka saat bus bertingkat yang mereka tumpangi terbakar di ibu kota Peru, Lima pada Minggu (31/3), kata juru bicara pemadam kebakaran.

Para saksi menceritakan kebakaran bermula di mesin bus yang berada di belakang kendaraan dan dengan cepat menyebar ke bagian dalamnya, menurut juru bicara Lewis Mejia, dalam komentar yang disiarkan stasiun TV lokal Canal N.

Penyebab kebakaran bus masih dalam penyelidikan, kata dia.

Wali Kota Lima, Jorge Munoz menuturkan bus terbakar di halte yang dilarang pihak berwenang beberapa pekan lalu lantaran terletak di dekat toko ilegal penjual bahan bakar.

"Tampaknya di lantai atas bus, tempat banyak korban ditemukan, mereka sedang mengangkut bahan bakar. Itu masalah yang sangat serius," kata Munoz kepada wartawan seperti dilansir Reuters.

Petugas kepolisian Peru berjaga-jaga di lokasi terbakarnya bus yang menewaskan 20 orang. (AFP)
Petugas kepolisian Peru berjaga-jaga di lokasi terbakarnya bus yang menewaskan 20 orang. (AFP)

Delapan unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Bus tersebut hendak menuju kota pesisir Chilayo, menurut penyiar lokal RIP.

Sejumlah tayangan TV menunjukkan kerangka kendaraan yang hangus dikelilingi kerumunan orang di Distrik San Martin de Porres di pinggiran ibu kota.

Otoritas di Lima berulang kali gagal mengendalikan apa yang disebut dengan sistem transportasi "informal". Jaringan semrawut mobil van dan bus independen dan tidak resmi yang digunakan jutaan orang setiap harinya.

Pemadam kebakaran menemukan bahwa bus tersebut tidak dilengkapi alat pemadam kebakaran dan peralatan keselamatan, lapor RPP.

baca juga

Munoz berjanji akan menghukum pemilik transportasi tersebut.

"Mereka menentang perintah kota ... saya benar-benar marah". Orang-orang ini harus disingkirkan dan akan dikenakan sanksi kriminal ," kata Munoz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seorang Sopir Marah Mengamuk Bakar Bus yang Penuh Anak-anak

Seorang Sopir Marah Mengamuk Bakar Bus yang Penuh Anak-anak

News | Kamis, 21 Maret 2019 | 05:39 WIB

Mantan Presiden Peru Ditangkap karena Mabuk di Restoran

Mantan Presiden Peru Ditangkap karena Mabuk di Restoran

News | Selasa, 19 Maret 2019 | 09:33 WIB

Ritual Pengorbanan Massal, Suku Kuno Ini Membantai 137 Anak

Ritual Pengorbanan Massal, Suku Kuno Ini Membantai 137 Anak

Tekno | Jum'at, 08 Maret 2019 | 07:30 WIB

Bus Terbakar Saat Malam Tahun Baru, Penumpang Lari Berhamburan

Bus Terbakar Saat Malam Tahun Baru, Penumpang Lari Berhamburan

News | Selasa, 01 Januari 2019 | 15:39 WIB

Miris, Suami Pergoki Istrinya Selingkuh Dari Google Maps

Miris, Suami Pergoki Istrinya Selingkuh Dari Google Maps

Tekno | Sabtu, 13 Oktober 2018 | 20:15 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×