Saksi Sebut Ratna Sarumpaet Tak Mau Kebohongannya Tersimpan Lama

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 02 April 2019 | 15:25 WIB
Saksi Sebut Ratna Sarumpaet Tak Mau Kebohongannya Tersimpan Lama
Ratna Sarumpaet usai menjalani sidang putusan sela di PN Jakarta Selatan, Selasa (19/3/2019). (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Saharudin, karyawan terdakwa kasus penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet menceritakan detik-detik menjelang pengakuan Ratna kepada publik di persidangan. Setelah sempat bohong, Ratna akhirnya mengakui tidak dianiaya oleh dua orang tidak dikenal, melainkan operasi sedot lemak.

Pada tanggal 3 Oktober 2018, Saharudin mengaku menerima dokumen berformat pdf dari seseorang bernama Siane lewat aplikasi pesan singkat WhatsApp. Dokumen tersebut berisi hasil penyelidikan dugaan penganiyaan dari Polda Metro Jaya.

"Tanggal 3 Oktober sekitar pukul 07.00 WIB, saya terima informasi dari Ibu Siane terkait pdf yang dibuat Polda Metro Jaya," ujar Saharudin saat menjadi saksi di PN Jaksel, Ampera, Jaksel, Selasa (2/4/2019).

Mendapatkan dokumen tersebut, Saharudin mengaku langsung berlari dari kamarnya menuju kamar Ratna. Lalu ia memberitahukan ibunda dari Atiqah Hasiholan itu mengenai dokumen yang ia dapat.

Mendengar hal itu, Ratna, diceritakan Saharudin, langsung kembali ke kamarnya tanpa mengucap sepatah katapun. Tak lama, Ratna memanggil Saharudin, Ahmad Rubangi (saksi pertama), Pele, dan anaknya yang bernama Iqbal untuk menemuinya di kamarnya.

Saat ditemui, Saharudin mengatakan Ratna langsung meminta maaf karena telah berbohong mengenai penganiyaan. Menyikapi hal tersebut, Ratna meminta Saharudin untuk segera menggelar jumpa pers hari pada hari itu juga di rumah Ratna.

"Kakak (Ratna) hanya billang 'saya enggak mau kebohongan ini terlalu lama tersimpan'. Dia langsung memerintahkan untuk menggelar jumpa pers di rumahnya." kata Saharudin.

Setelah itu Saharudin membantu menggelar jumpa pers pukul 15.00 WIB. Tujuannya untuk mengklarifikasi kepada publik mengenai wajah lebam Ratna Sarumpaet tidak dianiaya dua pria melainkan karena operasi sedot lemak.

Hari ini Ratna Sarumpaet kembali menjalani sidang keenam. Agenda sidang keenam ini adalah mendengarkan kesaksian dari saksi yang dipanggil oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

baca juga

Saksi yang dihadirkan berjumlah empat orang. Tiga orang merupakan staff dan sopir Ratna, dan salah satunya juga dihadirkan Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga, Nanik Sudaryati.

Tiga karyawan ratna yang dihadirkan yakni Ahmad Rubangi, Sahrudin, dan Makmur Yulianto alias Fery.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sopir Ungkap Ratna Sarumpaet Menolak Jumpers Prabowo Sikapi Pemukulan

Sopir Ungkap Ratna Sarumpaet Menolak Jumpers Prabowo Sikapi Pemukulan

News | Selasa, 02 April 2019 | 12:20 WIB

Jaksa Hadirkan Timses Prabowo, Staff dan Sopir Ratna Sarumpaet di Sidang

Jaksa Hadirkan Timses Prabowo, Staff dan Sopir Ratna Sarumpaet di Sidang

News | Selasa, 02 April 2019 | 10:17 WIB

Sudah 71 Tahun, Ratna Sarumpaet Berharap Permohonan Tahanan Kota Dikabulkan

Sudah 71 Tahun, Ratna Sarumpaet Berharap Permohonan Tahanan Kota Dikabulkan

News | Selasa, 02 April 2019 | 09:30 WIB

Ratna Sarumpaet Jalani Sidang Keenam, JPU Hadirkan Empat Saksi

Ratna Sarumpaet Jalani Sidang Keenam, JPU Hadirkan Empat Saksi

News | Senin, 01 April 2019 | 23:02 WIB

Dahnil dan Fadli Zon Disebut di Sidang Hoaks Ratna, Ini Kata Polisi

Dahnil dan Fadli Zon Disebut di Sidang Hoaks Ratna, Ini Kata Polisi

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 15:09 WIB

Terkini

Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu

Peternak Sapi Perah Indonesia Menua, Regenerasi Jadi Tantangan Besar Industri Susu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×