Survei Indo Barometer: Selisih Suara Prabowo - Jokowi 18,8 Persen

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 02 April 2019 | 18:08 WIB
Survei Indo Barometer: Selisih Suara Prabowo - Jokowi 18,8 Persen
Kedua Calon Presiden (Capres) Joko Widodo dan Prabowo Subianto mengikuti debat Capres ke-4 di Hotel Shangri La, Jakarta, Sabtu (30/3). [Suara.com/Arief Hermawan P]

Suara.com - Hasil survei Indo Barometer memprediksi selisih perolehan suara antara pasangan Jokowi - Maruf Amin dan pasangan Prabowo - Sandiaga hanya terpaut 18,8 persen. Sementara masih ada 17,2 persen orang yang merahasiakan pilihannya.

Peneliti Indo Barometer Hadi Suprapto Rusli mengatakan bahwa elektabilitas Jokowi - Maruf Amin memiliki elektabilitas sebesar 50,8 persen dan Prabowo - Sandiaga 32 persen.

"Sementara itu, sisanya 17,2 persen responden masih merahasiakan pilihannya atau tidak menandai apa pun pada kertas suara yang disodorkan," kata Hadi dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Hadi mengatakan bahwa survei tersebut juga dilakukan metode ekstrapolasi, yaitu yang tidak menandai surat suara dibagi proporsional maka Jokowi - Maruf Amin unggul dengan proyeksi 61,35 persen dan Prabowo - Sandiaga 38,65 persen.

Sementara itu, apabila dibandingkan dengan data survei Indo Barometer Februari 2019, Jokowi - Maruf Amin unggul dengan selisih 21,3 persen.

"Pada bulan Februari 2019, Jokowi - Maruf Amin unggul 50,2 persen, Prabowo-Sandi 28,9 peraen, dan yang tidak menandai pada kertas suara sebesar 20,9 persen," ujarnya.

Ia menjelaskan dari pertanyaan simulasi dua gambar capres yaitu Jokowi dan Prabowo, capres nomor urut 01 terpilih sebanyak 52,1 persen dan capres nomor urut 02 sebanyak 31,8 persen dan 16,1 persen masih merahasiakan pilihannya.

Selain itu, dari simulasi masing-masing kedua cawapres, Ma'ruf Amin memiliki elektabilitas 46,3 persen, sedangkanSandiaga 33,8 persen, dan yang belum menentukan pilihan 19,8 persen.

Survei Indo Barometer itu dilakukan pada tanggal 15-21 Maret 2019 di 34 provinsi dengan melibatkan 1.200 responden dan margin of error +/- 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metode penarikan sampel dengan multistage random sampling dengan teknik pengumpulan data adalah wawancara tatap muka dengan mengisi kuesioner. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei LSI Denny JA: Jokowi dan Prabowo Kebagian Suara FPI

Survei LSI Denny JA: Jokowi dan Prabowo Kebagian Suara FPI

News | Selasa, 02 April 2019 | 16:51 WIB

Ditantang, Yunarto Wijaya Siap Pindah ke Negara Komunis Jika Prabowo Menang

Ditantang, Yunarto Wijaya Siap Pindah ke Negara Komunis Jika Prabowo Menang

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:32 WIB

Jokowi Singgung Lagi soal Kekuatan TNI: Jangan Menjelekkan!

Jokowi Singgung Lagi soal Kekuatan TNI: Jangan Menjelekkan!

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:06 WIB

Jokowi : Yang Tak Setuju Pembangunan Tol Maju ke Depan, Awas Saja Kalau Ada

Jokowi : Yang Tak Setuju Pembangunan Tol Maju ke Depan, Awas Saja Kalau Ada

News | Selasa, 02 April 2019 | 15:00 WIB

Survei Denny JA: Jokowi - Maruf 63,2 Persen, Prabowo - Sandi 36,8 Persen

Survei Denny JA: Jokowi - Maruf 63,2 Persen, Prabowo - Sandi 36,8 Persen

News | Selasa, 02 April 2019 | 14:45 WIB

Terkini

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI

Sport | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:36 WIB

×