Luhut Beri Amplop ke Kiai, Tagar #AmplopLuhutAdaMaunya Trending Topic

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 03 April 2019 | 11:59 WIB
Luhut Beri Amplop ke Kiai, Tagar #AmplopLuhutAdaMaunya Trending Topic
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memberikan amplop kepada kiai (Twitter)

Suara.com - Momen saat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memberikan amplop ke kiai di Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan, Madura, Jawa Timur menjadi perbincangan warganet. Sehari setelah videonya viral, muncul tagar #AmplopLuhutAdaMaunya menjadi trending topic di media sosial.

Tagar ini langsung menduduki posisi ke-empat tema yang paling banyak dibicarakan di media sosial. Aksi pemberian amplop dilakukan agar kiai di pondok itu mau mengajak umat mengenakan baju putih keTempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019 nanti.

Video pemberian amplop oleh Luhut kepada kiai di pondok pesantren ini pertama kali diunggah oleh politisi Partai Demokrat Andi Arief. Dalam video berdurasi 1 menit 24 detik itu tampak Luhut berbisik kepada sang kiai lalu menyerahkan amplop.

"Tolong sampaikan pada tanggal 17, tolong disampaikan ke semua umat, santri pergi ke TPS pakai baju putih," kata Luhut seperti dikutip Suara.com, Rabu (3/4/2019).

Video percakapan Luhut dengan kiai hingga memberikan amplop kepada sang kiai itu pun ramai dibicarakan oleh warganet. Banyak warganet yang mengaku geram dengan sikap Luhut yang hendak menyuap para kiai.

Bahkan, pemberian amplop menjelang Pilpres berlangsung pun dianggap menjadi salah satu politik uang. Tak sedikit warganet yang kecewa dengan sikap Luhut yang menjadi pendukung capres nomor urut 01 Jokowi-Maruf itu.

"Sikap Luhut memberikan amplop kepada kiai dengan tujuan mencoblos yang baju putih, sangat menghina dan merendahkan martabat kiai. Saya sebagai umat muslim sangat tersinggung," kata @abudzaky2015.

"Wedeh yang punya negara semakin terang-terangan minta dukungan pakai amplop," ujar @silmy_afiqa.

"Mari ikuti pesan dari KPK jangan pilih pemimpin yang beri amplop," ungkap @do_ra_dong.

"Hihihi Bawaslu kemana ya, kira-kira diproses nggak ya? Itu jelas loh ada bukti videonya, alasannya apa ya?" tutur @flowmars19.

"Aduh parah euy," cuit @menakkopi.

"Ayo pak wiranto cc @wiranto1947 katanya mau ditindak to hihi," kicau @D977Tendria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beredar Video Luhut Beri Amplop ke Kiai, BPN: Siapa Luhut Sebenarnya?

Beredar Video Luhut Beri Amplop ke Kiai, BPN: Siapa Luhut Sebenarnya?

News | Rabu, 03 April 2019 | 10:05 WIB

Luhut: Jangan Pilih Pemimpin dari Berita Hoaks

Luhut: Jangan Pilih Pemimpin dari Berita Hoaks

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 17:12 WIB

Terkini

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:42 WIB

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:38 WIB

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:34 WIB

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:26 WIB

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:24 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:04 WIB

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:59 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB