Suara.com - Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi menilai politikus Amien Rais sudah tidak sesuai dengan kebutuhan zaman lantaran ia merupakan politisi senior. Ancaman people power yang disuarakan oleh Amien Rais bila Komisi Pemilihan Umum bertindak tidak adil justru berdampak buruk bagi demokrasi Indonesia.
Pernyataan Dedek Prayudi ini diutarakan melalui akun jejaring sosial Twitter @uki23 yang merespons ancaman Amien Rais yang akan mengerahkan kekuatan massa atau people power bila menemui kecurangan KPU dalam Pemilihan Presiden 2019. Dedek Prayudi menilai manuver politik yang dilontarkan oleh Amien Rais sudah ketinggalan zaman.
"Mbah Amien, dengan segala hormat zaman anda sudah lewat. ANda sudah tidak sesuai kebutuhan zaman," kata Dedek Prayudi seperti dikutip Suara.com, Rabu (3/4/2019).
Menurut Dedek Prayudi, berbagai manuver politik yang diciptakan Amien Rais justru mengganggu keberlangsungan demikrasi di Indonesia. Alhasil, kontestasi politik di Indonesia tidak bisa berjalan baik lagi.
Lebih lanjut, Dedek Prayudi berpendapat kemenangan ataupun kekalahan dalam kontestasi politik merupakan sesuatu hal yang biasa. Dan itu harus dihadapi oleh para politisi dengan lapang dada.
"Saat ini gerakan, ucapan, dan manuver politik anda berdampak sangat buruk bagi tumbuh kembangnya demokrasi di negeri ini. Pak, kalah menang dalam kontestasi pemilu itu hal biasa," ungkap Dedek Prayudi.

Pernyataan Dedek Prayudi pun mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet. Banyak warganet yang menilai sosok Amien Rais hanya khawatir dan belum siap bila nanti capres yang didukung tidak memenangkan Pilpres 2019.
Untuk diketahui, Amien Rais menyatakan akan menggerakkan massa untuk melakukan aksi bila ditemui adanya kecurangan selama Pilpres 2019. Pernyataan itu disampaikan oleh Amien Rais saat Apel Siaga 313 di depan Kantor KPU, Jakarta pada Minggu (31/3/2019).