Resmikan Pusat Daur Ulang Sampah, KLHK : Kini Bernilai Ekonomis

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 05 April 2019 | 09:54 WIB
Resmikan Pusat Daur Ulang Sampah, KLHK : Kini Bernilai Ekonomis
Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, saat meresmikan Pusat Daur Ulang Sampah Kota Malang, di Malang, Jawa Timur, Kamis (4/4/2019). (Dok : KLHK)

Suara.com - Pola pemikiran tentang sampah kini telah berubah, bukan lagi yang dikumpulkan, diangkut, lalu dibuang.  Kini sampah bernilai ekonomis dan mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati, saat meresmikan Pusat Daur Ulang Sampah Kota Malang, di Malang, Jawa Timur, Kamis (4/4/2019).

“Sampah menjadi bernilai bila dikelola dengan bijak dan melibatkan semua elemen masyarakat. Dahulu sampah hanya dikumpul, diangkut, lalu dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), yang akhirnya menumpuk dan berbahaya terhadap lingkungan. Namun kini, komunitas masyarakat peduli sampah terus tumbuh berkembang di berbagai kota dan mampu memanfaatkan sampah melalui prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) sehingga memperoleh manfaat ekonomi sirkular,” ujarnya.

Vivien menjelaskan, rata-rata produksi sampah per kapita Indonesia pada 2016 sebesar 0,7 kilogram atau 175.000 ton per hari. Artinya dalam satu tahun, masyarakat Indonesia memproduksi sampah hingga 64 juta ton dan komposisi sampah plastik pada 2016 mencapai 16 persen.

“Penggunaan tas belanja ramah lingkungan maupun tumbler atau botol minum yang dapat digunakan berulang kali mampu berkontribusi dalam pengurangan sampah plastik. Kini komposisi sampah plastik turun menjadi 15 persen, atau berkurang 630.000 ton per tahun. Artinya, Indonesia mampu mengurangi sampah plastiknya,” tegas Vivien.

Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional (Jastranas) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga mengamanatkan target pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah 70 persen pada 2025. Kabupaten dan kota harus mempunyai perencanaan dan aksi nyata dalam pengurangan dan penanganan sampah melalui kebijakan dan strategi daerah, sehingga terwujud kota layak huni (liveable cities).

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, saat meresmikan Pusat Daur Ulang Sampah Kota Malang, di Malang, Jawa Timur, Kamis (4/4/2019). (Dok : KLHK)
Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati, saat meresmikan Pusat Daur Ulang Sampah Kota Malang, di Malang, Jawa Timur, Kamis (4/4/2019). (Dok : KLHK)

Vivien menyebut, pemerintah daerah harus menemukan cara yang tepat untuk merangkul masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan di lingkungannya. Dengan demikian, masyarakat dapat menjadi kader lingkungan dalam upaya pengurangan dan penanganan sampah.

Vivien mencontohkan praktik-praktik sederhana yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk mengurangi timbulan sampah. Pertama, mulai dengan niat tidak membuang sampah sembarangan dan tidak membakar sampah. Selanjutnya adalah dengan memilah sampah, dengan memisahkan sampah basah dan kering atau sampah organik dan non - organik.

Tahap berikutnya, mengembangkan kreativitas untuk kemudian memanfaatkan sampah menjadi barang yang berguna dan memiliki nilai ekonomis yang cukup menjanjikan.

baca juga

Program Infrastruktur Hijau
Pusat Daur Ulang (PDU) Sampah Kota Malang didirikan oleh KLHK, dalam rangka pengembangan program infrastruktur hijau. Fasilitas daur ulang pengolahan sampah yang dimiliki PDU Kota Malang tergolong skala menengah, dengan kapasitas pengolahan 10 ton per hari.

Selain itu terdapat juga fasilitas pengomposan dengan kapasitas mencapai 10 - 30 ton per hari. Melalui PDU ini, transportasi sampah ke tempat pemrosesan akhir mampu ditingkatkan efektivitasnya.

Vivien menerangkan, pembangunan PDU merupakan wujud intervensi KLHK agar pengelolaan sampah di pemerintah daerah semakin baik.

Sebelum diresmikan dan dioperasionalkan, KLHK telah melatih 15 orang untuk manajemen dan tenaga operasional. Beberapa PDU telah dibangun di sejumlah daerah, seperti di kawasan wisata (Danau Toba dan Labuan Bajo) dan beberapa kota, seperti Surabaya, Lamongan, Tapanuli Selatan, Takalar serta di beberapa kota DAS Citarum.

“Peran aktif masyarakat menjadi kunci dalam proses daur ulang yang dilaksanakan di PDU. Selain sebagai sarana edukasi, masyarakat juga merasa terbantu dengan fasilitas yang tersedia. Kini nilai ekonomis yang diperoleh dari PDU telah banyak dirasakan oleh masyarakat”, tutur Vivien.

Selain Vivien dan sejumlah pejabat Direktorat Jenderal PSLB3 KLHK, peresmian PDU Kota Malang juga turut dihadiri Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Ridwan Hisyam dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko. Vivien berharap, kini Kota Malang semakin bersih dan sejahtera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KLHK Buka IEFE Expo 2019 di Makasar, Produk Hasil Hutan Dipamerkan

KLHK Buka IEFE Expo 2019 di Makasar, Produk Hasil Hutan Dipamerkan

News | Jum'at, 05 April 2019 | 08:32 WIB

Kasus Pencurian Satwa Liar, KLHK : Komodo Ternyata Juga Ada di Flores

Kasus Pencurian Satwa Liar, KLHK : Komodo Ternyata Juga Ada di Flores

News | Rabu, 03 April 2019 | 08:09 WIB

Kurangi Penggunaan Merkuri, KLHK Luncurkan Proyek Khusus

Kurangi Penggunaan Merkuri, KLHK Luncurkan Proyek Khusus

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 11:48 WIB

KLHK Gencarkan Penyelamatan Danau-danau di Indonesia

KLHK Gencarkan Penyelamatan Danau-danau di Indonesia

News | Rabu, 27 Maret 2019 | 08:35 WIB

Terkini

Ditemani Polwan, Momen dr Tifa Ujian S3 di Kantor Polisi usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi

Ditemani Polwan, Momen dr Tifa Ujian S3 di Kantor Polisi usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:56 WIB

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

Buru Bukti Korupsi Pajak, KPK Bidik Kembali Keterangan Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:28 WIB

Jakarta Pusat Dikepung Demo! 4.263 Aparat Jaga Ketat Monas, DPR, hingga Bundaran HI

Jakarta Pusat Dikepung Demo! 4.263 Aparat Jaga Ketat Monas, DPR, hingga Bundaran HI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 09:16 WIB

Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat

Donald Trump Sebut Perjanjian Militer dengan Iran Sebagai Penyerahan Tanpa Syarat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:57 WIB

dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!

dr Tifa Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Masih Sempat Ujian S3 FKUI dari Kantor Polisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:54 WIB

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!

Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Tim Hukum: Ini Tindakan Represif, Sarat Politik!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:39 WIB

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

'Jika Asli Tak Akan Lama!' Roy Suryo Bantah Berkas Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Sudah P21

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:07 WIB

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

Mampir usai Satu Suro, Ajudan Ungkap Suasana Akrab Didit Prabowo dan Jokowi di Solo

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:50 WIB

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB