Kemendagri Targetkan 80 Persen Tingkat Partisipasi Pemilu 2019

Chandra Iswinarno | Stephanus Aranditio | Suara.com

Jum'at, 05 April 2019 | 10:08 WIB
Kemendagri Targetkan 80 Persen Tingkat Partisipasi Pemilu 2019
Pelajar Sekolah Menengah Cikal Amri Cipayung melakukan simulasi Pemilu saat mengunjungi Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Kamis (19/1).

Suara.com - Tingkat partisipasi masyarakat dalam gelaran kontestasi politik yang digelar serentak pada 17 April 2019 ditargetkan mencapai 80 persen.

Target tersebut ditetaplam Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo yang optimistis masyarakat Indonesia akan memenuhi tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April 2019.

Berkaca dari Pemilu 2014, Tjahjo yakin tingkat partisipasi masyarakat pada Pemilu 2019 akan semakin meningkat hingga 78-80 persen. Ini akan menjadi tolak ukur keberhasilan penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

"Tahun 1955 saja pemilu tingkat partisipasinya 91,4 persen, kemudian 2014 mencapai 74 persen KPU dan pemerintah khususnya Kemendagri optimis bahwa bisa mencapai angka minimal 78 sampai 80 persen pemilih," kata Tjahjo saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2019).

Maka dari itu, ia mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya sebagai hak warga negara yang dilindungi oleh konstitusi

"Mari jangan golput, ini kesempatan emas kita, kesempatan warga negara kita yang diberikan hak konstitusional, MK (Mahkamah Konstitusi) juga sudah berikan banyak payung hukum," imbau Tjahjo.

Kemendagri siap mengerahkan jajarannya hingga ke tingkat linmas untuk gencar mengajak masyarakat untuk datang ke TPS pada hari pencoblosan pemilu 17 April 2019 nanti.

Tjahjo menugaskan jajarannya mulai dari Dirjen Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik hingga ke tingkat Perlindungan Masyarakat (Linmas) untuk membantu masyarakat melengkapi persayaratan pencoblosan seperti E-KTP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang Pemilu 2019, Pemilih yang Memiliki E-KTP Sudah 98 Persen

Jelang Pemilu 2019, Pemilih yang Memiliki E-KTP Sudah 98 Persen

News | Jum'at, 05 April 2019 | 09:26 WIB

Menteri Tjahjo Serukan Kampanye Anti Golput di Lingkungan Kemendagri

Menteri Tjahjo Serukan Kampanye Anti Golput di Lingkungan Kemendagri

News | Jum'at, 05 April 2019 | 08:19 WIB

Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS dari Pemilih Tuyul, TKN: Nggak Perlu Cemas

Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS dari Pemilih Tuyul, TKN: Nggak Perlu Cemas

News | Kamis, 04 April 2019 | 23:41 WIB

Di Depan Sudirman Said, Warga Sebut Menteri Susi Ibunya Nelayan

Di Depan Sudirman Said, Warga Sebut Menteri Susi Ibunya Nelayan

Jawa Tengah | Kamis, 04 April 2019 | 17:47 WIB

Luhut Beri Amplop ke Kiai, Pengamat: Bawaslu Harus Selidiki

Luhut Beri Amplop ke Kiai, Pengamat: Bawaslu Harus Selidiki

News | Kamis, 04 April 2019 | 12:11 WIB

Terkini

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:55 WIB

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:50 WIB