Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS dari Pemilih Tuyul, TKN: Nggak Perlu Cemas

Rizki Nurmansyah | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 04 April 2019 | 23:41 WIB
Prabowo Minta Pendukung Jaga TPS dari Pemilih Tuyul, TKN: Nggak Perlu Cemas
Juru Bicara TKN Jokowi - Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga, ditemui di Jakarta, Kamis (4/4/2019). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta pendukungnya menjaga semua Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pemilu 2019. Seruan itu guna mengantisipasi kecurangan saat Pemilu Serentak pada 17 April mendatang.

Terkait seruan ini, Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga meminta Prabowo tak perlu cemas.

Terlebih kekhawatiran adanya pemilih 'hantu' dan 'tuyul' yang datang ke TPS seperti yang disampaikan Prabowo saat kampenye di kawasan wisata Danau Cimpago, Padang, Sumatera Barat, Selasa (2/4/2019).

"Saksi partai itu ada, saksi koalisi dari PKS, PAN, dan Gerindra ada. Mereka jadi saksi juga dengan presidennya mereka, capres mereka. Manfaatkan itu enggak usah dikhawatirkan," ujar Arya di Resto Ajag Ijig, Jakarta, Kamis (4/4/2019).

Arya menambahkan, saat pencoblosan di TPS, akan ada banyak saksi yang akan hadir. Baik itu dari koalisi pendukung Prabowo - Sandiaga maupun Jokowi - Ma'ruf Amin.

"Dengan adanya parpol yang terlibat dalam Pemilu kali ini, koalisi kami ada 10 nanti ditambah mereka ada 5 jadi ada 15. Silakan gabungkan ini jadi saksi. Enggak ada yang perlu dikhawatirkan, karena ada saksi dari masing-masing partai dan capres. Manfaatkan itu enggak usah dikhawatirkan," ucap Arya.

Capres 02 Prabowo Subianto saat berkampanye di kawasan wisata Pantai Padang, Selasa (2/4/2019). [Covesia/ Primadoni]
Capres 02 Prabowo Subianto saat berkampanye di kawasan wisata Pantai Padang, Selasa (2/4/2019). [Covesia/ Primadoni]

Lebih lanjut, Arya meminta kubu Prabowo untuk tidak menggunakan sistem manual saat penghitungan suara dimulai. Namun menggunakan teknologi yang nantinya dapat mempercepat pengiriman informasi.

"Data dari setiap TPS, kita saja menggunakan aplikasi yang nantinya setiap lawan bisa memfoto disamping saksi kita, bisa memfoto hasil-hasil per TPS," tutur Arya.

"Walau bukan sebagai dokumen asli, tapi paling tidak jadi sebuah pembanding angka. Pembanding kalau nanti bisa dibuktikan dengan adanya saksi secara digital, kita punya alat sebagai pembanding saksi manual kita juga punya bukti akumulasi surat suara," jelasnya.

Sebelumnya, saat kampanye di kawasan wisata Danau Cimpago, Prabowo meminta semua relawan dan pendukungnya menjaga semua TPS untuk mengantisipasi kecurangan saat Pemilu pada 17 April 2019.

"Saudara-saudara semua, 17 April nanti mari jaga TPS-TPS. Jangan sampai ada hantu-hantu mau memilih, jangan sampai ada tuyul-tuyul yang datang, jangan sampai ada orang mati datang ke TPS," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

Suka Phantom Lawyer? Ini 7 Drama Korea tentang Hantu yang Tak Kalah Seru

Suka Phantom Lawyer? Ini 7 Drama Korea tentang Hantu yang Tak Kalah Seru

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 13:35 WIB

Sampaikan Laporan Akhir ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas 3.000 Halaman

Sampaikan Laporan Akhir ke Prabowo, Komisi Reformasi Polri Serahkan Berkas 3.000 Halaman

Video | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:00 WIB

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:09 WIB

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 19:55 WIB

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:33 WIB

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

Pedas! Gus Ipul Semprot Amien Rais: Saya Selalu Ingat Gus Dur, Dia Gak Bisa Dipercaya!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 14:41 WIB

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:56 WIB

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

Siap Lawan Sikap Rasis, Habib Rizieq Ingatkan Prabowo Yaman Bukan Musuh

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:44 WIB

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:39 WIB

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:38 WIB

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:33 WIB

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:20 WIB

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:18 WIB

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:09 WIB

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:57 WIB

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 14:46 WIB