Di Kampanye Sandi, Petani Gunungkidul Ini Sebut Kartu Tani Tidak Laku

Chandra Iswinarno | Suara.com

Sabtu, 06 April 2019 | 06:36 WIB
Di Kampanye Sandi, Petani Gunungkidul Ini Sebut Kartu Tani Tidak Laku
Kampanye Sandiaga Uno di Lapangan Ki Demang Wonopawiro, Wonosari Gunungkidul Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta pada Jumat (5/4/2019). [Suara.com/Sri Handayani]

Suara.com - Kampanye terbuka yang dilakukan Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno di Lapangan Ki Demang Wonopawiro, Wonosari Gunungkidul Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta pada Jumat (5/4/2019) diisi interaksi petani di wilayah tersebut.

Dalam interaksi tersebut, seorang petani di Gunungkidul, Soman, mengeluhkan Kartu Tani yang diterimanya dari Kementerian Pertanian (Kementan) tidak dapat digunakan. Akibatnya, Soman mengaku kesulitan mendapatkan pupuk.

"Saya dapat beginian, Pak," kata Soman kepada Sandiaga di atas panggung.

"Kartu Tani," kata Sandiaga sambil memperhatikan kartu yang dominan berwarna merah-putih tersebut.

"Tapi saya nggak tahu ini buat apa. Katanya buat beli pupuk, tapi di warung juga nggak laku. Kalau begitu apa namanya? Apa itu masuk kartu bohong?" kata Soman.

Sandiaga mengatakan, apabila terpilih, Pasangan Prabowo - Sandi akan menyederhanakan berbagai macam kartu yang telah dibuat pada masa pemerintahan Presiden Jokowi. Semuanya akan diintegrasikan dalam satu kartu.

"Insyaallah Prabowo - Sandi akan menyederhanakan, hanya perlu E-KTP. Tidak perlu banyak kartu lain. Hanya perlu E-KTP," kata dia.

Sandi mengatakan, banyaknya kartu hanya memperpanjang proses birokrasi. Padahal, dengan integrasi e-KTP yang telah menerapkan sistem single identification number, semua data petani bisa dikumpulkan.

Dengan E-KTP, semua program pemerintah juga bisa disalurkan. Cara tersebut, jelas Sandi, dianggap lebih terintegrasi dan meminimalisasi korupsi.

Selain itu, Sandiaga juga menyinggung adanya temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang korupsi pupuk. Indikasi korupsi tersebut dinilai sangat jelas, ditandai dengan ditemukannya 400 ribu amplop.

"Itu kan luar biasa mencederai demokrasi kita. Membodohi rakyat. Uangnya uang rakyat, dikorupsi, digunakan untuk membeli suara, melanggengkan kekuasaan," kata dia.

Cara itu, kata Sandiaga, sangat tidak terhormat. Ia berjanji akan memperbaiki sistem tersebut. Ia meminta pihak-pihak yang terkait tak saling menyalahkan dan terus berbenah.

Ia berharap, dengan E-KTP, Prabowo-Sandi akan dapat memberikan layanan terbaik untuk masyarakat.

"Insyaallah semua petani kebutuhannya kita bisa berikan secara lancar, karena petani ini adalah pejuang-pejuang swasembada pangan kita. Kita sudah janjikan, insyaallah kita akan swasembada pangan. Dan mitra kita, tentunya adalah petani. Dan petani harus di-uwongke," kata Sandiaga.

Kontributor : Sri Handayani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dengan Kartu Tani, Petani Magelang Bisa Beli Pupuk Bersubsidi

Dengan Kartu Tani, Petani Magelang Bisa Beli Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Rabu, 03 April 2019 | 07:25 WIB

Sandiaga: Sawit Anjlok, Karet Anjlok, Pendapatan Petani Rendah

Sandiaga: Sawit Anjlok, Karet Anjlok, Pendapatan Petani Rendah

Bisnis | Selasa, 02 April 2019 | 12:54 WIB

Selasa Ini, Sandiaga Kampanye di Pontianak, Bekasi dan Jakarta

Selasa Ini, Sandiaga Kampanye di Pontianak, Bekasi dan Jakarta

News | Selasa, 02 April 2019 | 08:36 WIB

Ditemani AL Kampanye, Sandiaga Minta Emak-emak Doakan Kebebasan Ahmad Dhani

Ditemani AL Kampanye, Sandiaga Minta Emak-emak Doakan Kebebasan Ahmad Dhani

News | Minggu, 31 Maret 2019 | 19:32 WIB

Kampanye di Jaksel, Sandiaga Disambut Palang Pintu

Kampanye di Jaksel, Sandiaga Disambut Palang Pintu

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 21:05 WIB

Terkini

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

Penjelasan Nadiem Soal Harta Naik Rp4,87 Triliun: Itu Nilai IPO GoTo, Bukan Korupsi Chromebook

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:49 WIB

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

Asteroid Terdeteksi Mendekat Sangat Cepat ke Arah Orbit Bumi, Jaraknya Lebih Dekat dari Bulan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:43 WIB

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

Prostitusi Berkedok Karaoke di Jakbar Terbongkar, Ada Anak di Bawah Umur

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:36 WIB

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

Dokter Stephen Kornfeld Keluar Ruang Isolasi Biokontainer Meski Hasil Tes Hantavirus Meragukan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:33 WIB

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

Momen Haru Nadiem Makarim Peluk Pasukan Ojol Usai Dituntut 18 Tahun Bui: Tuhan Tidak Diam

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:30 WIB

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:22 WIB

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:14 WIB

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 09:29 WIB

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:52 WIB

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 08:05 WIB