Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Sandiaga: Sawit Anjlok, Karet Anjlok, Pendapatan Petani Rendah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 02 April 2019 | 12:54 WIB
Sandiaga: Sawit Anjlok, Karet Anjlok, Pendapatan Petani Rendah
Sandiaga Uno. (Antara)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno mencatat harga sawit dan karet saat ini anjlok. Selain itu kesejahteraan petani terus melorot.

Itu dikatakan Sandiaga saat melakukan kampanye nasional di GOR Pangkusuma, Pontianak di hadapan para pendukung, partai koalisi, relawan dan masyarakat menyampaikan bahwa industri pengelolaan merupakan solusi untuk mengatasi anjloknya harga sejumlah komoditas unggulan di Kalimantan Barat.

"Saat ini harga komoditas unggulan Kalbar seperti sawit anjlok, karet anjlok dan lainnya juga. Sehingga pendapatan petani rendah. Untuk itu perlu dihadirkan dan didorong industri pengelolaan atau hilir agar harga tidak anjlok seperti saat ini," ujarnya di Pontianak, Selasa (2/4/2019).

Ia menambahkan bahwa ketika terpilih Prabowo - Sandiaga, geliat ekonomi harus ditumbuhkan. Indonesia yang saat ini masih ada impor pangan, secara perlahan harus dikurangi dan bahkan ditiadakan.

"Dulu kita sebagai negara pengekspor namun kita justru kita yang impor saat ini. Kita harus berdaulat di bidang pangan, energi dan lainnya. Kita kembalikan Indonesia jadi pengekspor dan tentunya produk olahan. Kalau kita bisa memenuhi sendiri mengapa harus impor," jelas dia

Ia menambahkan perlu dihadirkan dan didukung usaha padat karya sehingga dapat menyerap tenaga kerja lebih banyak. Di luar itu, pihaknya juga telah menyiapkan program Oke Oce serta rumah siap kerja.

"Melalui program di bidang ekonomi tersebut bisa membuka peluang kerja. UMKM dan pelaku usaha jenis lainnya kita harus dampingi dan berikan insentif. Bagi pelaku usaha pada karya kita kasih intensif dengan pelatihan dan sebagainya. Bagi UMKM selama dua tahun pertama dibebaskan pajak dan dimudahkan izin serta lainnya," kata dia.

Lanjutnya, Kalbar yang memiliki daerah perbatasan tentu harus terus diperhatikan. Menurutnya pendekatan kesejahteraan atau ekonomi harus dilakukan olehnya ketika terpilih bersama Prabowo.

"Pendekatan ekonomi di perbatasan harus terus kita hadirkan. Jangan hanya pendekatan keamanan saja. Termasuk melalui Ok Oce nanti di perbatasan atau di 14 kabupaten kota di Kalbar. Kita akan menyasar daerah perbatasan juga," sebut dia.

Sandi juga berjanji ketika terpilih akan menghapus sistem kerja kontrak. Menurutnya hal itu karena bukan hanya merugikan karyawan juga pemberi kerja. Hal itu sebagaimana apa yang telah pihaknya tandatangani dari satu di antara 10 tuntutan rakyat.

"Kita akan menghapus sistem kerja kontrak dengan catatan jenis kerja yang memang tetap. Kenapa harus kontrak. Kecuali kerja yang sifatnya dalam tempo tertentu itu baru boleh yang menggunakan kontrak," jelas dia.

Tambahnya, pemerintahan yang adil dan tegas dalam segala aspek terus dihadirkan di tengah masyarakat. Hukum ditegakkan bukan hanya tajam di bawah namun menyentuh semua.

"Kita harus adil dalam berbagai aspek. Dengan adil baru makmur. Di bawa Prabowo - Sandi, kita hadirkan pangan murah, listrik murah, UMKM menggeliat, pendapatan petani tinggi dan hal lainnya. Oleh karena itu pilih kami. Mari kita juga di momen Pemilu 2019 ini dihadapi dengan riang gembira dan damai bebas dari hal yang melanggar aturan," ajak dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Foto Bareng Afgan, Sandiaga Uno : Please Banget Jangan Tertukar

Foto Bareng Afgan, Sandiaga Uno : Please Banget Jangan Tertukar

Entertainment | Selasa, 02 April 2019 | 11:45 WIB

Selasa Ini, Sandiaga Kampanye di Pontianak, Bekasi dan Jakarta

Selasa Ini, Sandiaga Kampanye di Pontianak, Bekasi dan Jakarta

News | Selasa, 02 April 2019 | 08:36 WIB

Anggota DPRD Sibuk Kampanye, Pembahasan Cawagub DKI Ditunda Usai Pemilu

Anggota DPRD Sibuk Kampanye, Pembahasan Cawagub DKI Ditunda Usai Pemilu

News | Selasa, 02 April 2019 | 03:35 WIB

PDIP Nilai Sandiaga Janji Angkat Milenial Jadi Menteri Cuma Rayuan Saja

PDIP Nilai Sandiaga Janji Angkat Milenial Jadi Menteri Cuma Rayuan Saja

News | Senin, 01 April 2019 | 12:52 WIB

Diiringi 'Kemesraan', Dua Gestur Prabowo Subianto untuk Titiek Soeharto

Diiringi 'Kemesraan', Dua Gestur Prabowo Subianto untuk Titiek Soeharto

News | Senin, 01 April 2019 | 10:05 WIB

Terkini

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

BI Sebut Kepercayaan Masyarakat Terhadap Ekonomi RI Tinggi

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:10 WIB

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Iran Tetapkan Tarif Selat Hormuz, Harga Bitcoin Malah Anjlok Parah

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 10:09 WIB

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Danantara Rebut Pengelolaan Sekuritas Himbara, Mau Bentuk Holding Baru

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:55 WIB

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Pertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan hingga Rp2,7 Miliar

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 09:33 WIB

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:00 WIB

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB