Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan Diprotes, Susi: Ada Elite yang Skeptis

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Sabtu, 06 April 2019 | 18:08 WIB
Tenggelamkan Kapal Pencuri Ikan Diprotes, Susi: Ada Elite yang Skeptis
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan kebijakannya menenggelamkan kapal asing pencuri ikan kini mendapat banyak dukungan masyarakat. Tetapi Susi menyadari belum semua pejabat mendukung kebijakannya tersebut.

Susi menuturkan, pihak yang mengkritik tindakannya menenggelamkan kapal pencuri ikan paling banyak terjadi saat pertama-tama kebijakan tersebut diterapkan.

"Waktu awal saya hentikan kapal ikan asing, saya tenggelamkan kapal pencuri ikan, semua pada kritik, apriori, sentimen, tapi yang mendukung lebih banyak," ujar Susi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (6/4/2019).

Menurut Susi, pihak-pihak yang meragukan kebijakannya tersebut adalah sikap skeptis. Ia menyebut sikap seperti itu dapat menghambat pembangunan negara.

"Tapi ada elite yang skeptis. Scepticism adalah penyakit yang tak boleh ada dalam sebuah bangsa yang membangun," jelasnya.

Susi menuturkan, sikap tegas pemerintah terhadap kapal pencuri ikan di laut Indonesia telah meningkatkan produksi ikan tuna di tanah air. Selain itu, Susi mengatakan Indonesia merupakan pemasok tuna terbesar di dunia.

"Selama 4,5 tahun kita pakai komitmen tegas, disiplin, akhirnya Indonesia sebagai pemasok tuna terbesar di dunia," ucap Susi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri Susi Sebut 2030 Laut Akan Lebih Banyak Sampah Plastik daripada Ikan

Menteri Susi Sebut 2030 Laut Akan Lebih Banyak Sampah Plastik daripada Ikan

News | Kamis, 04 April 2019 | 17:55 WIB

DPR Sajikan Minuman Kemasan Plastik, Susi Pudjiastuti Protes

DPR Sajikan Minuman Kemasan Plastik, Susi Pudjiastuti Protes

Your Say | Senin, 18 Maret 2019 | 12:28 WIB

Viral Susi Pudjiastuti Nyalakan Rokok untuk Perempuan di Depan Bocah

Viral Susi Pudjiastuti Nyalakan Rokok untuk Perempuan di Depan Bocah

News | Senin, 11 Maret 2019 | 16:06 WIB

Menteri Susi Tantang RK Buat Perda Larangan Penggunaan Kantong Plastik

Menteri Susi Tantang RK Buat Perda Larangan Penggunaan Kantong Plastik

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 14:28 WIB

Menteri Susi Akan Bangun Museum Kapal Ditenggelamkan di Pangandaran

Menteri Susi Akan Bangun Museum Kapal Ditenggelamkan di Pangandaran

News | Selasa, 26 Februari 2019 | 11:56 WIB

Terkini

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

Gubernur Bank Iran: Kami Tak Wajib Beli Produk Amerika Setelah Damai

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:07 WIB

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

Deddy Sitorus soal Dugaan Suap BEM UBK: Orkestrasi Murahan, Pasti Ada Arahan dari Atas

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

Bantah Anggaran Chromebook Rp9,9 Triliun, Nadiem: Tak Sampai 1 Persen APBN di Kemendikbudristek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:50 WIB

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

Iran - AS Sepakat Bikin 4 Kelompok Kerja Khusus Bahas Teknis Perdamaian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:47 WIB

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

Nadiem Makarim Akui Cemas Saat Jadi Menteri, Rekrut Tim Inti untuk Bantu Birokrasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:45 WIB

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

Di Sidang Korupsi Chromebook, Nadiem Ungkap Ada Arahan Langsung Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:44 WIB

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

Heboh Dugaan Suap BEM UBK, Guntur Romli Singgung Modus MBG 'Mahasewa diBayar Gibran'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:36 WIB

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

Pramono Pastikan HUT Jakarta ke-499 Berlangsung Meriah, Tapi Tak Berlebihan

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:32 WIB

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

DPR Desak PLN Lindungi UMKM Terdampak Pemadaman Listrik, Minta Ada Kompensasi Kerugian

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:18 WIB

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

Desain Kawasan Suburban Dinilai Perparah Emisi, Mengapa?

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:11 WIB