Menteri Susi Sebut 2030 Laut Akan Lebih Banyak Sampah Plastik daripada Ikan

Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 04 April 2019 | 17:55 WIB
Menteri Susi Sebut 2030 Laut Akan Lebih Banyak Sampah Plastik daripada Ikan
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi laut di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. [Dok KKP]

Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan laut. Susi menyebut pada 2030 sampah plastik di laut akan lebih banyak daripada ikan jika masyarkat tidak mengurangi penggunaan plastik.

"Bila dari sekarang kita tidak mengurangi penggunaan sampah plastik, tahun 2030 diprediksi di laut akan lebih banyak sampah plastik daripada ikan. Maka dari itu saya minta semua warga terlibat pengurangan limbah plastik dan jangan buang sampah di laut," kata Susi saat meninjau penanganan sampah berbasis masyarakat di Desa Tembokrejo, kawasan Pelabuhan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (4/4/2019).

Susi mengatakan kapasitas tempat pengolahan sampah sementara (TPST) di Desa Tembokrejo, Kabupaten Banyuwangi, bisa ditingkatkan dengan melatih cara pemilahan sampah, dimulai dari rumah tangga, agar semakin banyak tenaga yang bisa terlibat.

"Kalau kapasitasnya semakin besar nanti bisa jadi industri, namun yang paling penting warga terus diedukasi untuk terus menjaga lingkungannya agar selalu bersih dan terhindar dari penyakit," katanya.

Lebih jauh Susi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi pengelolaan sampah di daerah Pesisir Muncar karena dalam mengelola sampah melibatkan ribuan warga desa setempat.

Susi menerangkan, ia sudah beberapa kali melakukan kunjungan kerja ke Banyuwangi selalu menghindar untuk datang ke kawasan Pelabuhan Muncar, karena khawatir bau dan kumuh.

"Tidak mau datang ke sini karena apa? karena saya takut kalau di sini bau dan kumuh, akan tetapi Pak Bupati memaksa saya untuk kemari, akhirnya saya mau, dan ternyata TPI-nya bersih dan tidak bau seperti yang dulu saya bayangkan, sudah banyak perubahan," ujarnya.

Di kawasan pelabuhan tersebut, Susi juga sempat mengunjungi tempat pengelolaan sampah sementara yang dikelola oleh warga dengan pendampingan Pemkab Banyuwangi dan organisasi non-pemerintah (NGO) dunia yang didanai Norwegia dan institusi bisnis Borealis dari Austria, Systemiq.

"Ini upaya yang sangat baik dari pemerintah daerah. Saya berharap penanganan sampah ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya," tuturnya. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ya Allah... Paus Hamil Mati karena Ada 22 Kilogram Sampah Plastik di Perut

Ya Allah... Paus Hamil Mati karena Ada 22 Kilogram Sampah Plastik di Perut

News | Rabu, 03 April 2019 | 10:51 WIB

Paus Bunting Ditemukan Mati dengan 22 Kg Sampah Plastik dalam Perutnya

Paus Bunting Ditemukan Mati dengan 22 Kg Sampah Plastik dalam Perutnya

Tekno | Selasa, 02 April 2019 | 17:00 WIB

Tuai Pujian, Supermarket Ini Bungkus Sayuran Pakai Daun Pisang

Tuai Pujian, Supermarket Ini Bungkus Sayuran Pakai Daun Pisang

Lifestyle | Rabu, 27 Maret 2019 | 18:35 WIB

Pemprov DKI Uji Publik Wajibkan Warga Bawa Kantong saat Belanja

Pemprov DKI Uji Publik Wajibkan Warga Bawa Kantong saat Belanja

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 06:35 WIB

Jakarta Uji Publik Aturan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

Jakarta Uji Publik Aturan Kantong Belanja Ramah Lingkungan

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 00:02 WIB

Terkini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:42 WIB

Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib

Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:41 WIB

HUT ke-81 RI, Wamendagri Wiyagus Dorong Aparatur Junjung Semangat Juang dan Sportivitas

HUT ke-81 RI, Wamendagri Wiyagus Dorong Aparatur Junjung Semangat Juang dan Sportivitas

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:40 WIB

5 Fakta Menarik Ggeomeoksali: Pemberi Warna di Tengah Gelapnya Drama The East Palace

5 Fakta Menarik Ggeomeoksali: Pemberi Warna di Tengah Gelapnya Drama The East Palace

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:40 WIB

×