Tanggapi Permintaan Maaf Boeing Soal Jatuhnya Lion Air, Begini Kata Menhub

Bangun Santoso

Minggu, 07 April 2019 | 11:45 WIB
Tanggapi Permintaan Maaf Boeing Soal Jatuhnya Lion Air, Begini Kata Menhub
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja ke Sumsel, Sabtu (6/4/2019). (Suara.com/Andhiko Tungga Alam)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan respons atas permintaan maaf yang dilontarkan maskapai perusahaan penerbangan Amerika Serikat, Boeing atas jatuhnya pesawat Ethiopians Airlines dan Lion Air di perairan Kawarang beberapa waktu lalu.

Budi mengatakan, jika berdasarkan dari permintaan maaf tersebut, kesalahan bukan berasal dari maskapai penerbangan, melainkan dari pesawatnya. Pasca-permintaan maaf itu pula, Kemenhub tetap akan melakukan tindaklanjut.

"Ini sebuah value bagi keselamatan penebangan di Indonesia. Negara bisa menyakinkan, jika maskapai penerbangan di Indonesia sudah cukup baik untuk perkembangan transportasi publik, khususnya dunia penerbangan," ujar Budi saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lahat, Sumsel, Sabtu (06/04/2019).

Termasuk dengan dikeluarkannya larangan untuk terbang bagi maskapai bersangkutan, menurut Budi belum perlu dilakukan. Ia menyatakan, harus menunggu sistem yang nantinya akan dikeluarkan oleh perusahaan Boeing itu sendiri.

"Kalau memang nantinya ada ujicoba, seperti apa. Atau ada rekomendasi apa yang harus dikeluarkan oleh otoritas penerbangan. Baru akan kita lakukan tindakan. Jadi, larangan (terbang) itu belum perlu rasanya," kata dia.

Menurutnya, setelah permintaan tersebut, pihaknya akan meminta penjelasan secara rinci mengenai prosedur terkait masalah yang terjadi.

"Kalau memang ada software yang harus diganti, seperti apa. Begitu pula, jika ada hardware yang harus diubah, juga seperti apa mekanismenya," ujar dia.

Untuk diketahui, pihak Boeing menyatakan permintaan maafnya atas dua kecelakaan fatal pesawat 737 Max yang menewaskan sekitar 350 orang.

Permintaan maaf ini disampaikan Pimpinan CEO Boeing, Dennis Muilenburg beberapa jam setelah temuan awal dari pemerintah Ethiopia yang memberikan sejumlah bukti baru kasus kecelakaan Boeing.

baca juga

Sebagaimana ditulis Bussines Insider, Muilenburg mengatakan, pihak Boeing "menyesal atas nyawa yang hilang" dan menyesali "tragedi yang terus membebani hati dan pikiran."

Permintaan maaf yang disampaikan pada Kamis (4/4/2019) ini merupakan tanggapan Boeing atas temuan awal penyelidikan pemerintah Ethiopia. Ethiopian Civil Aviation Authority merilis satu laporan investigasi yang menemukan bagaimana sistem anti-kios otomatis MCAS (MCAS automated anti-stall system) dalam pesawat diketahui telah menekan secara paksa hidung pesawat turun yang kemudian menyebabkan kecelakaan terjadi.

Boeing mengkonfirmasi pada hari Rabu (3/4/2019) bahwa sensor yang salah memicu sistem MCAS tersebut. Masalah yang sama juga teridentifikasi dalam laporan investigasi awal tentang kecelakaan Lion Air. Boeing mengaku, masalah perangkat lunak adalah faktor utama yang menyebabkan kecelakaan Lion Air dan Ethiopian Airlines.

Muilenburg juga mengatakan perusahaan telah bekerja untuk memastikan adanya pembaruan peranti lunaknya. Ia juga mengungkapkan hasil investigasi awal soal penyebab jatuhnya 2 pesawat 737 Max 8.

Dalam dua kecelakaan itu, Sistem Augmentasi Karakteristik Manuver, atau Manuevering Characteristics Augmentation System (MCAS), dicurigai salah membaca kondisi pesawat. Kesalahan sistem MCAS membaca sudut ketinggian 737 MAX melalui sensor yang dipasang di hidung pesawat diduga menyebabkan Lion Air Flight 610 and Ethiopian Airlines Flight 302 bergerak menukik.

Seharusnya, sistem MCAS bekerja menyeimbangkan sudut pesawat jika moncongnya terlalu tinggi. Jika moncong pesawat melayang terlalu jauh ke atas, sistem itu memanipulasi ekor untuk menjaga level pesawat.

Kontributor : Andhiko Tungga Alam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menhub Pertimbangkan Gandeng Swasta Bangun Kereta Api di Kalimantan

Menhub Pertimbangkan Gandeng Swasta Bangun Kereta Api di Kalimantan

Bisnis | Jum'at, 05 April 2019 | 18:24 WIB

Menhub Ingatkan Garuda dan Lion Tak Berikan Harga Tiket Seenaknya

Menhub Ingatkan Garuda dan Lion Tak Berikan Harga Tiket Seenaknya

Bisnis | Jum'at, 05 April 2019 | 16:50 WIB

Ponakan Jadi Korban Ethiopian Airlines, Ralph Nader Serukan Boikot Boeing

Ponakan Jadi Korban Ethiopian Airlines, Ralph Nader Serukan Boikot Boeing

News | Jum'at, 05 April 2019 | 07:53 WIB

Mengerikan! Begini Detik-detik Jatuhnya Ethiopian Airlines

Mengerikan! Begini Detik-detik Jatuhnya Ethiopian Airlines

Bisnis | Jum'at, 05 April 2019 | 06:55 WIB

Terkini

5 Pilihan Sunscreen Korea Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Terlindungi

5 Pilihan Sunscreen Korea Antioksidan untuk Kulit Glowing dan Terlindungi

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:00 WIB

Lim Yoona Perankan Ahli Forensik di Remake Korea Unnatural, Tayang 2027

Lim Yoona Perankan Ahli Forensik di Remake Korea Unnatural, Tayang 2027

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:58 WIB

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

UU Reforma Agraria Disahkan, 13 Aturan soal Konflik hingga Batas Kepemilikan Tanah Disiapkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:54 WIB

Topan Dujuan Tewaskan 2 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Rumah di Jepang

Topan Dujuan Tewaskan 2 Orang, Lumpuhkan Listrik Puluhan Ribu Rumah di Jepang

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:53 WIB

Sisi Lain Anne of Green Gables: Benarkah Dunia Anne Tak Ramah Perempuan?

Sisi Lain Anne of Green Gables: Benarkah Dunia Anne Tak Ramah Perempuan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:50 WIB

Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen

Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 12:50 WIB

Kenapa HP Cepat Panas Saat Video Call? Begini Cara Mengatasinya

Kenapa HP Cepat Panas Saat Video Call? Begini Cara Mengatasinya

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 12:49 WIB

Harga Tiket Ed Sheeran Anjlok Setelah Macklemore Dikeluarkan dari Tur

Harga Tiket Ed Sheeran Anjlok Setelah Macklemore Dikeluarkan dari Tur

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:49 WIB

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sinergi Bersama Pemprov Sumsel, Kilang Plaju Salurkan 10 Ribu Bibit Patin Dukung GSMP

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 12:46 WIB

BP BUMN Apresiasi Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional

BP BUMN Apresiasi Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:45 WIB

×