Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Mengerikan! Begini Detik-detik Jatuhnya Ethiopian Airlines

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 05 April 2019 | 06:55 WIB
Mengerikan! Begini Detik-detik Jatuhnya Ethiopian Airlines
Ilustrasi insiden jatuhnya pesawat Boeing 737 Max 8 milik Ethiopian Airlines. [Suara.com]

Suara.com - Otoritas Penerbangan Sipil Ethiopia telah merilis laporan penyebab awal kecelakaan Ethiopian Airlines pada 10 Maret 2018 yang menewaskan 157 orang.

Kecelakaan itu adalah kecelakaan fatal kedua yang melibatkan Boeing 737 MAX 8, setelah penerbangan Lion Air jatuh di Indonesia pada Oktober lalu.

Dilansir dari Reuters, berikut laporan penyebab awal kecelakaan Ethiopian Airlines.

- Ethiopian Airlines memiliki pembacaan sensor yang salah sehingga mengindikasikan "angle of attack" yang merupakan sudut yang harus dipertahankan pesawat untuk menghindari kesalahan teknis.

- Tak lama setelah autopilot dilepaskan, hidung pesawat ditekan ke bawah secara otomatis.

- Masalah kontrol penerbangan, kapten tidak dapat mempertahankan jalur penerbangannya dan kehilangan kendali atas pesawat. Kapten memberitahukan sebanyak tiga kali dan copilot pertama mengakui ini.

- Perhitungan kecepatan udara dan ketinggian dari sistem data udara mulai menyimpang dari yang seharusnya.

- Para kru mengikuti semua prosedur yang direkomendasikan untuk menangani keadaan darurat.

- Kapten bertanya kepada petugas pertama, apakah trim atau bidang kendali penerbangan berfungsi. Petugas pertama menjawab bahwa trim tidak berfungsi dan mencobanya secara manual, tetapi masih tidak berhasil.

- Dua input trim listrik tak berfungsi sebelum akhirnya rekaman terputus.

- Kecepatan udara mencapai 500 knot (575 mph) sesaat sebelum kecelakaan. Peringatan yang menunjukan kecepatan berlebih terdengar pada perekam suara kokpit.

- Laporan tersebut merekomendasikan agar Boeing meninjau sistem kontrol penerbangan dan otoritas penerbangan memverifikasi masalah tersebut sebelum pesawat jenis Boeing 737 Max 8 diizinkan untuk terbang lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Dikibuli soal Santunan, Keluarga Korban Lion Air Bakal Tuntut Boeing

Merasa Dikibuli soal Santunan, Keluarga Korban Lion Air Bakal Tuntut Boeing

News | Kamis, 04 April 2019 | 21:53 WIB

Mantan Pilot Ini Pertaruhkan Keluarganya Demi Terbangkan Boeing 737 Max 8

Mantan Pilot Ini Pertaruhkan Keluarganya Demi Terbangkan Boeing 737 Max 8

Bisnis | Kamis, 04 April 2019 | 16:14 WIB

FAA Bentuk Tim Peninjau untuk Pastikan Boeing 737 MAX 8 Laik Terbang

FAA Bentuk Tim Peninjau untuk Pastikan Boeing 737 MAX 8 Laik Terbang

Bisnis | Kamis, 04 April 2019 | 16:02 WIB

Terkini

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB