Di Daerah Ini, Warganya Rela Ganti Hari Pasaran untuk Mencoblos

Chandra Iswinarno | Suara.com

Rabu, 10 April 2019 | 09:37 WIB
Di Daerah Ini, Warganya Rela Ganti Hari Pasaran untuk Mencoblos
Ilustrasi Pemiliu 2019. [Antara]

Suara.com - Pentingnya hak untuk memilih pada Pemilu 17 April 2019 disadari masyarakat Paraman Ampalu Kecamatan Gunung Tuleh Pasaman Barat Sumatera Barat yang rela mengganti hari pasar rakyat agar bisa berpartisipasi dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Sikap tersebut mendapat apresiasi dari Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat Misdarliah. Ia menyebut, kesepakatan mengganti hari pasar merupakan bentuk dukungan masyarakat yang positif untuk kelancaran Pemilu 2019.

"Kami salut dengan masyarakat Paraman Ampalu terutama pengurus pasar yang rela membuat kesepakatan mengganti hari pasar. Ini hal yang unik dan sangat mendukung kelancaran Pemilu," katanya dilansir Antara, Rabu (10/4/2019).

Dikemukakannya, pihaknya langsung menemui pengurus pasar, wali nagari serta Camat Gunung Tuleh saat tim sosialisasi KPU ke lapangan.

Langkah tersebut dilakukan lantran, pasar rakyat Paraman Ampalu jatuh pada hari Rabu bersamaan dengan hari pencoblosan.

Namun, pengurus pasar bersama masyarakat sepakat mengganti pasar rakyat pada hari Selasa.

"Tentu ini sangat bagus karena masyarakat sekitar dan pedagang tidak ke pasar pada Rabu dan fokus untuk pergi mencoblos," ujarnya.

Ia mengakui sebagian masyarakat ada yang berpendapat, jika memilih nasib mereka tidak ada perubahan. Namun dengan upaya sosialisasi dan meyakinkan masyarakat ada yang berubah pikiran untuk memilih.

Selain itu, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan pihak nagari atau desa agar mengeluarkan imbauan agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Hal itu terjadi di daerah Tandikek Kecamatan Kinali. Walinagari atau kepala desa bekerja sama dengan KPU mengeluarkan imbauan agar datang ke TPS dan ditempel di tempat keramaian. Ini tentu sangat membantu," sebutnya.

Meski begitu, ia menekankan pihaknya telah melaksanakan semua tahapan sosialisasi kepada masyarakat termasuk Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP).

"Tujuannya tentu masyarakat ikut menyukseskan Pemilu dengan datang ke TPS untuk melakukan pencoblosan. Tidak boleh tidak memilih atau Golput, tidak main uang atau politik uang dan datang ke TPS untuk mencoblos," katanya.

Sementara itu, Camat Gunung Tuleh, Randy Hendrawan mengakui masyarakat Paraman Ampalu Gunung Tuleh sangat antusias menyambut hari pencoblosan.

"Salah satu bentuk antusias itu pengurus pasar atau nagari sepakat mengganti hari pasar rakyat dari Rabu menjadi Selasa," ujarnya.

Ia memberikan apresiasi kepada masyarakat karena sangat mendukung suksesnya pelaksanaan Pemilu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buzzer Akan Diawasi 14-16 April, Awas Kalau Nakal! Dijerat UU ITE

Buzzer Akan Diawasi 14-16 April, Awas Kalau Nakal! Dijerat UU ITE

News | Rabu, 10 April 2019 | 06:10 WIB

BNPT Belum Endus Ada Ancaman Teroris Jelang Pencoblosan 17 April

BNPT Belum Endus Ada Ancaman Teroris Jelang Pencoblosan 17 April

News | Selasa, 09 April 2019 | 14:53 WIB

Usai Pemilu 2019, Warga Kota Depok Kembali Rayakan Pesta Demokrasi Pilkada

Usai Pemilu 2019, Warga Kota Depok Kembali Rayakan Pesta Demokrasi Pilkada

Jabar | Selasa, 09 April 2019 | 13:26 WIB

Foto Viral Korban Kampanye Tukang Kerok: Punggung Pun Jadi Baliho

Foto Viral Korban Kampanye Tukang Kerok: Punggung Pun Jadi Baliho

News | Selasa, 09 April 2019 | 12:45 WIB

Jusuf Kalla: Debat Terakhir Undecided Voters dan Swing Voters Ambil Sikap

Jusuf Kalla: Debat Terakhir Undecided Voters dan Swing Voters Ambil Sikap

News | Selasa, 09 April 2019 | 12:26 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB