40 Persen KRL di Indonesia Sudah Tua, Penyebab Banyak Gangguan

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 11 April 2019 | 06:55 WIB
40 Persen KRL di Indonesia Sudah Tua, Penyebab Banyak Gangguan
Suasana Stasiun Jakarta Kota, Sabtu (30/4).

Suara.com - Sebanyak 40 persen unit kereta rel listrik (KRL) berusia tua. Komponen elektriknya berusia di atas 20 tahun dan merupakan salah satu penyebab gangguan.

Direktur Teknik PT Kereta Commuter Indonesia John Roberto menuturkan seri lama tersebut, yakni seri 1.000, 6.000 dan 8.000 di mana keluaran tahun 1985 dan 1993.

“Ada hampir 40 persen dari total rangkaian kereta yang kita beli,” kata John Roberto usai Sharing Session Pengelolaan Layanan KRL di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

“Ternyata yang ‘sakit’ itu seri 1.000, 6.000 dan 8.000. Komponen elektriknya elektrik umurnya sudah di atas 20 tahun,” katanya.

Untuk itu, Ia mengatakan akan menghentikan pengoperasian (grounded) sementara unit KRL yang sudah tua untuk perbaikan. John menuturkan gangguan sebelumnya juga bersumber dari permasalahan yang sama, yakni komponen elektrik yang sudah tua.

“Selama sebulan kita mencari dan akhirnya ketemu siapa yang sakit dan sakitnya apa di rangkaian mana, ketika unit yang bermasalah itu di-grounded, beres semua,” katanya.

Sementara, lanjut dia, komponen tersebut sudah tidak tersedia lagi di Jepang karena kereta berganti dengan seri baru.

“Dan sistemnya hanya boleh di-reset maksimal tiga kali, sesudah itu tidak bisa lagi,” katanya.

Untuk itu, John mengatakan saat ini PT KCI tengah memesan unit kereta dengan seri tang lebih muda, yaitu 2015.

baca juga

Tahun ini, PT KCI mengadakan total 192 unit kereta yang telah dipesan dari Jepang dari total 356 kereta dalam kontrak tahun jaman (multiyears) 2018-2020 senilai Rp190 miliar melalui penandatanganan kontrak dengan engan East Japan Railway Company (JR East).

Dengan penggantian unit KRL yang sudah tua dengan yang lebih muda diharapkan gangguan operasional akan berkurang. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KNKT Beberkan Penyebab Anjloknya KRL di Bogor

KNKT Beberkan Penyebab Anjloknya KRL di Bogor

Jabar | Kamis, 04 April 2019 | 18:27 WIB

Nanti Beli Karcis KRL di Loket Tidak Bisa Pakai Uang Tunai, Full e-Money

Nanti Beli Karcis KRL di Loket Tidak Bisa Pakai Uang Tunai, Full e-Money

News | Rabu, 03 April 2019 | 08:51 WIB

Transaksi Tiket KRL Tembus Rp 3,3 Miliar per Hari

Transaksi Tiket KRL Tembus Rp 3,3 Miliar per Hari

Bisnis | Rabu, 03 April 2019 | 03:05 WIB

LinkAja Akan Bisa Digunakan untuk Naik KRL

LinkAja Akan Bisa Digunakan untuk Naik KRL

Tekno | Rabu, 03 April 2019 | 05:05 WIB

Pintu KRL Sulit Ditutup Karena Kepenuhan, Tiba-tiba Ada Jeritan!

Pintu KRL Sulit Ditutup Karena Kepenuhan, Tiba-tiba Ada Jeritan!

News | Kamis, 28 Maret 2019 | 14:59 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×