Jokowi Ditagih Ongkos Kampanye di Maluku, Gerindra Sindir TKN

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 11 April 2019 | 11:03 WIB
Jokowi Ditagih Ongkos Kampanye di Maluku, Gerindra Sindir TKN
Bidik layar tulisan soal ongkos kampanye yang diunggah Kiki Nurain di akun FB pribadinya. (istimewa)

Suara.com - Partai Gerindra menyindir Tim Kampanye Nasional (TKN) karena ditagih dana kampanye Joko Widodo- Ma’ruf Amin di Maluku Utara. Sindiran tersebut disampaikan lewat cuitan akun media sosial twitter resmi Partai Gerindra, @Gerindra.

Dalam cuitannya, Gerindra menautkan pemberitaan dari salah satu media tentang tagihan dana kampanye di Maluku Utara sebesar Rp 50.000 perorang.

Akun Gerindra itu meminta kepada para pengikutnya di Twitter untuk menyampaikan berita tersebut kepada anggota TKN, Inas Nasrullah Zubir untuk segera melunasi tagihannya.

“Bagi yang tahu akun mas Inas Nasrullah, anggota TKN, tolong berita ini disampaikan, belum dibayar katanya,” cuit akun @Gerindra.

Cuitan tersebut menuai reaksi beragam dari warganet seperti yang dicuitkan @KratosGoW777 yang mengaitkan tagihan tersebut dengan kasus 400 ribu amplop Bowo Sidik. Ia mengatakan Panitia tidak bisa membayar karena uangnya sudah disita KPK.

“Jawab Panitia: enak aja kalian. Uangnya disita KPK...!!!” cuit akun @KratosGoW777

Akun @YustiawanAnas juga mencuitkan kampanye kubu Jokowi-Ma’ruf kerap menggunakan uang dalam kampanyenya.

“Wakakakakak...yang diributin kampanye 01 selalu duit melulu. Ada duit rakyat diundang, tak ada duit rakyat ditendang,” cuit akun @YustiawanAnas.

Diketahui, isu tunggakan ongkos kampanye Rp 50 ribu perorang itu beredar luas setelah sebuah tulisan diunggah Koordinator Kampanye Jokowi-Ma’ruf di Maluku Utara, Kiki Nurain melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (10/4/2019) kemarin.

baca juga

Dalam unggahan tulisan itu, Kiki mengadu kepada Jokowi lantaran merasa dipersulit soal biaya kampanye tersebut oleh sebuah organisasi massa bernama Aliansi Anak Negeri Indonesia Timur yang diketuai Iskandar Alam (Akmal).

“Pak Jokowi yang terhormat. Saya mau melaporkan Aliansi Anak Timur Maluku Utara yang mempersulit sebagian masyarakat untuk mengambil haknya dalam mengikuti kampanye Jokowi yang di bayar/orang Rp 50 ribu,” tulis Kiki.

Dia mengaku sempat dijanjikan akan dibayar seluruh biaya sebagaimana massa yang hadir dalam kampanye Jokowi di Maluku. Namun, hingga hari ini, uang kampanye yang dijanjikan itu urung dibayar. Dia mengaku sengaja mengadukan hal ini kepada Jokowi lewat media sosial karena kerap ditagih oleh masyarakat.

“Sesuai dngan janji yang saya ketahui, katanya selesai kampanye masyarakat akan mengambil haknya sesuai data yang diambil. Tetapi sampai 3 hari kmai tidak dibayar malah janji, janji dan janji. Saya bukan persoalkan rupiah tapi saya punya tanggung jawab besar kepada masyarakat sesuai janji,” jelas Kiki.

Kiki juga menyebut sempat membuat tulisan serupa mengenai dana kampanye di akun facebooknya namun tulisannya diminta untuk dihapus oleh Aliansi Anak Negeri Indonesia Timur. Ia merasa seperti diserang oleh pihak panitia kampanye.

“Bahkan saya diminta oleh Panitia Aliansi untuk menghapus postingan saya yang sebelumnya terkait dana masalah kampanye dengan alasan dapat teguran dari pusat. Saya seakan-akan diserang dari Aliansi,” tutur Kiki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi-Ma'ruf Ditagih Ongkos Kampanye Rp 50 Ribu Perorang di Maluku Utara

Jokowi-Ma'ruf Ditagih Ongkos Kampanye Rp 50 Ribu Perorang di Maluku Utara

News | Kamis, 11 April 2019 | 10:36 WIB

3 Warga Haltim Tewas Dipanah Suku Tugutil Saat Pulang Berburu di Hutan

3 Warga Haltim Tewas Dipanah Suku Tugutil Saat Pulang Berburu di Hutan

News | Senin, 01 April 2019 | 08:52 WIB

Bukan Papua, Maluku Utara Daerah Paling Rawan Konflik saat Kampanye Terbuka

Bukan Papua, Maluku Utara Daerah Paling Rawan Konflik saat Kampanye Terbuka

News | Jum'at, 29 Maret 2019 | 16:29 WIB

Warga Pulau Obi Minta Aliran Listrik Menyala 24 Jam

Warga Pulau Obi Minta Aliran Listrik Menyala 24 Jam

News | Minggu, 10 Maret 2019 | 10:40 WIB

Membelot SBY, Kader Demokrat di Malut Dukung Jokowi-Maruf

Membelot SBY, Kader Demokrat di Malut Dukung Jokowi-Maruf

News | Senin, 04 Februari 2019 | 04:55 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×